Puluhan saksi diperiksa soal jenazah wanita dan bayi di proyek SPAM
Elshinta
Jumat, 26 November 2021 - 11:27 WIB |
Puluhan saksi diperiksa soal jenazah wanita dan bayi di proyek SPAM
Dokumentasi Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Rishian Krisna B, didampingi Kepala Polres Kupang Kota, AKBP Satrya (kanan), memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Elshinta.com - Penyidik dari Polres Kupang Kota sudah memeriksa 24 saksi dari kasus penemuan jenazah wanita dan bayi yang merupakan ibu dan anak di dalam lokasi penggalian saluran pipa SPAM Kali Dendeng, Kupang, NTT, yang terkubur dengan balutan kantong kresek.

"Hingga saat ini sudah ada 24 saksi yang sudah kita periksa untuk mengungkap siapa pelaku di balik meninggalnya AESN dan anaknya," kata Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Rishian Krisna B, kepada wartawan, di Kupang, Jumat.

Hal ini dia katakan usai penyerahan jenazah kepada keluarga korban di RS Bhayangkara Titus Ully di Kupang usai hasil tes DNA terungkap.

Polisisudah berhasil mengungkap identitas dari kedua korban itu. Korban perempuan bernama Astri Evita Seprini Manafe (AESN) yang berusia sekitar 30 tahun, dan Lael Maccabe (LM), bayi berusia satu tahun. Keduanya merupakan ibu dan anak. Korban merupakan warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.

Ia menyatakan, ke-24 saksi itu adalah berasal dari berbagai pihak yang berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dinilai dapat memberikan keterangan yang bisa mengungkapkan kasus itu.

"Saksi-saksi itu adalah mereka yang diduga keras oleh penyidik dapat memberikan keterangan terkait pengungkapan dari kasus ini nantinya," tambah dia.

Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap apakah kedua korban itu meninggal karena dibunuh atau alkibat apa. "Kalau ada info selanjutnya akan kami ungkap lagi, karena memang harus kumpulkan keterangan-keterangan saksi yang ada dan pemeriksaan di laboratorium," tambah dia.

Polisi, kata dia, tidak ingin mengambil langkah-langkah secara gegabah dalam mengungkap kasus itu karena kasus ini juga menyedot perhatian khalayak.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga Sampang laporkan Edy Mulyadi ke polisi
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:45 WIB
Warga yang tergabung dalam `Taretan Berbuat Madura` mendatangi Mapolres Sampang, Jawa Timur, untuk ...
Bareskrim bongkar praktik produksi obat keras ilegal di Bogor
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:31 WIB
Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Jawa Barat dan Polres Bogor membongkar praktik produksi obat ker...
Polda Jatim bongkar kasus pengadaan alat kesehatan fiktif Rp30 miliar
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:51 WIB
Unit I Subdit III Jatanras Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar kasus pe...
Polres Indramayu bongkar jaringan penadah sepeda motor curian
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:39 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, membongkar jaringan penadah sepeda motor curian den...
Satgas Madago Raya musnahkan puluhan detonator milik warga Poso
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:15 WIB
Puluhan detonator milik warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, berinisial MT dimusnahkan oleh Satua...
KPK: Rekrutmen 61 jaksa mendesak untuk selesaikan berbagai perkara
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:03 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut rekrutmen 61 jaksa sangat mendesak untuk menyelesaikan b...
Erick: Penuntasan kasus Jiwasraya beri solusi ke pihak yang dirugikan
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:15 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa penuntasan kasus mega skandal Jiwasraya memberikan sol...
Kejagung: Ekstradisi permudah penanganan DPO Kejaksaan
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:27 WIB
Kejaksaan Agung RI menyambut baik penandatanganan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia ...
Kemenkeu benarkan satu pegawai DJKN palsukan surat aset jaminan BLBI
Rabu, 26 Januari 2022 - 19:15 WIB
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban membenarkan adanya satu orang...
Jaksa Agung RI: Perlu kaji ulang frasa `pengulangan tindak pidana`
Rabu, 26 Januari 2022 - 18:51 WIB
Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa para pembentuk undang-undang da...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI