Australia tetapkan The Base dan Hizbullah sebagai organisasi teroris
Elshinta
Rabu, 24 November 2021 - 16:58 WIB |
Australia tetapkan The Base dan Hizbullah sebagai organisasi teroris
Arsip - Orang-orang mendengarkan pidato pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah lewat layar di sebuah acara yang menandai Hari Perlawanan dan Pembebasan di Lembah Bekaa, Lebanon, Mei 2017. (ANTARA/Reuters/as)

Elshinta.com - Pemerintah Australia pada Rabu menetapkan organisasi neo-Nazi, The Base, dan partai politik Syiah Lebanon yang juga kelompok milisi, Hizbullah, sebagai organisasi teroris.

Setiap orang yang menjadi anggota The Base atau Hizbullah akan dianggap melanggar hukum dan akan dijatuhi vonis hingga 25 tahun penjara.

"Tidak ada ruang sedikit pun di Australia untuk ekstremisme kekerasan. Tidak ada alasan 'agama atau ideologi' yang bisa membenarkan pembunuhan orang-orang tak bersalah," kata Menteri Dalam Negeri Karen Andrews pada konferensi pers di Canberra.

Hizbullah diyakini tidak beroperasi di Australia, kendati pihak berwenang telah mengatakan The Base gencar berupaya memperluas jaringannya.

Andrews menolak menjelaskan secara rinci seberapa banyak anggota The Base yang bersembunyi di Australia.

The Base merupakan kelompok supremasi kulit putih yang dibentuk pada 2018 di Amerika Serikat dan terdaftar sebagai organisasi teroris di Kanada dan Inggris.

Sekutu AS, Australia, menyatakan status siaga tinggi usai terjadi serentetan serangan oleh pelaku tunggal (lone wolf) dalam beberapa tahun belakangan ini.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengadilan Australia segera rilis alasan putusan kasus visa Djokovic
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:27 WIB
Pengadilan Federal Australia akan mengumumkan alasan penolakan banding hukum bintang tenis Novak Djo...
Australia bersiap hadapi lebih banyak kematian akibat COVID-19
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:42 WIB
Australia harus bersiap menghadapi lebih banyak kematian akibat COVID-19 dalam beberapa pekan ke dep...
Jepang minta warga enam prefektur mengungsi akibat peringatan tsunami
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:31 WIB
Ratusan ribu warga Jepang disarankan untuk mengungsi pada Minggu (16/1) karena gelombang lebih dari ...
Jernang Aceh, bahan obat herbal yang dicari-cari di China
Minggu, 16 Januari 2022 - 06:31 WIB
Buah jernang dari Provinsi Aceh menjadi bahan baku obat herbal yang menjadi incaran di China.
Sejumlah siswa di Jepang ditusuk saat ujian seleksi perguruan tinggi
Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:41 WIB
Sejumlah siswa SMA di Jepang terluka akibat ditusuk saat mengikuti ujian seleksi perguruan tinggi di...
Korea Selatan perpanjang larangan berpergian ke 6 negara
Minggu, 09 Januari 2022 - 12:31 WIB
Korea Selatan akan memperpanjang larangan bepergian ke enam negara di Timur Tengah dan Afrika, serta...
Wabah Omicron Sydney diperkirakan capai puncaknya akhir Januari
Jumat, 07 Januari 2022 - 17:16 WIB
Wabah Omicron di negara bagian terpadat di Australia dapat mencapai puncaknya pada akhir Januari, me...
Australia akan buka lagi ekonomi meski kasus COVID melonjak
Senin, 03 Januari 2022 - 15:15 WIB
Pemerintah Australia mengatakan dampak lebih ringan dari varian Omicron membuat negara itu dapat mel...
Satelit `kayu` pertama direncanakan diluncurkan di Jepang pada 2023
Minggu, 02 Januari 2022 - 09:11 WIB
Sebuah rencana sedang berjalan di Jepang untuk meluncurkan satelit `kayu` pertama di dunia pada tahu...
Kim Jong Un sebut pangan rakyat dalam pidato, bukan nuklir
Sabtu, 01 Januari 2022 - 14:35 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandai 10 tahun berkuasa dengan berpidato, yang lebih banyak meny...
InfodariAnda (IdA)