Kombinasi varian COVID lahirkan varian tangguh di AS
Elshinta
Rabu, 24 November 2021 - 14:36 WIB |
Kombinasi varian COVID lahirkan varian tangguh di AS
Ilustrasi - Seseorang memegang tabung uji berlabel `COVID-19 Test Positive` di depan tulisan `COVID-19 Delta variant` . (ANTARA/Reuters/as)

Elshinta.com - Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah varian COVID-19 "persisten" di Amerika Serikat yang muncul setelah dua varian berbeda virus corona menyatu dan berbagi karakteristik, surat kabar The Independent melaporkan.

Setelah menganalisis urutan genetik sebuah varian yang disebut B1628, peneliti dari Universitas Oxford menyimpulkan bahwa varian itu muncul setelah terjadi rekombinasi antara dua varian berbeda, yakni B1631 dan B1634.

Ketika virus itu semakin menyebar dan membentuk keragaman genetika yang lebih besar, muncul kekhawatiran bahwa peristiwa rekombinasi tersebut dapat menjadi lebih kentara dan menghasilkan subvarian yang membawa karakteristik mengkhawatirkan, menurut surat kabar itu.

Kejadian rekombinasi "jelas menimbulkan kekhawatiran" dan memiliki "potensi untuk menjadi sumber varian super yang baru", kata Profesor Lawrence Young, ahli virologi dari Universitas Warwick seperti yang dikutip harian tersebut.

Sumber: Xinhua

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
CDC peringatkan warga Amerika tak bepergian ke Peru, Kuwait, UAE
Selasa, 25 Januari 2022 - 10:38 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyaran...
AS peringatkan warga agar tidak kunjungi Rusia
Senin, 24 Januari 2022 - 09:46 WIB
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Minggu (23/1) memperingatkan warga AS untuk tidak melaku...
AS berkomitmen terus dukung penyediaan air bersih
Selasa, 18 Januari 2022 - 23:31 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Lembaga Pembangunan Internasional AS (United States Agency f...
CDC sebut masker kain tak efektif tangkal Omicron
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:56 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut masker kain sudah tak efek...
Maskapai AS peringatkan 5G bisa membawa petaka penerbangan
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:58 WIB
Sejumlah maskapai penerbangan besar Amerika Serikat pada Senin memperingatkan bahwa `bencana` penerb...
Warga AS disarankan tidak bepergian ke Kanada
Selasa, 11 Januari 2022 - 10:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (10/1) menyarankan warga...
Rusia: Tak ada konsesi di bawah tekanan AS terkait krisis Ukraina
Senin, 10 Januari 2022 - 10:07 WIB
Rusia mengatakan pada Minggu (9/1) bahwa pihaknya tidak akan membuat konsesi di bawah tekanan Amerik...
Kebakaran apartemen di New York tewaskan 19 orang, termasuk 9 anak
Senin, 10 Januari 2022 - 09:10 WIB
Sembilan belas orang tewas, termasuk sembilan anak, dan belasan lainnya terluka ketika kebakaran mel...
AS dakwa pria Kolombia bersekongkol membunuh Presiden Haiti
Rabu, 05 Januari 2022 - 11:19 WIB
Badan-badan berwenang Amerika Serikat pada Selasa (4/1) mendakwa seorang pria Kolombia melakukan kon...
CDC AS tetap sarankan isolasi COVID 5 hari, tak perlu tes lagi
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:45 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Selasa mempertahankan panduan yang dirilisn...
InfodariAnda (IdA)