Presiden Jokowi sebut masih ada Rp226 triliun anggaran belum terserap

Elshinta
Rabu, 24 November 2021 - 11:26 WIB |
Presiden Jokowi sebut masih ada Rp226 triliun anggaran belum terserap
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masih ada Rp226 triliun anggaran yang belum terserap oleh pemerintah daerah jelang akhir 2021.

"Para gubernur, bupati, wali kota, tadi pagi saya cek ke menteri keuangan masih ada berapa uang yang ada di bank? Ini sudah akhir November tinggal sebulan lagi (ternyata) tidak turun angkanya justru naik. Saya sudah peringatkan di Oktober seingat saya Rp170 (triliun), ini justru naik jadi Rp226 triliun," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (24/11).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat peresmian pembukaan "Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi Tahun 2021".

"Ini perlu saya peringatkan. Loh uang kita sendiri tidak digunakan kok ngejar-ngejar orang lain untuk uangnya masuk? Logikanya gak kena, uang kita sendiri dihabiskan realisasikan segera, habis waduh sudah tidak ada APBD, baru mencari investor untuk datang, logika ekonominya seperti itu," tegas Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, jumlah uang yang belum dibelanjakan sebesar Rp226 triliun tersebut terlampau banyak.

"Kalau dimiliarkan Rp226 ribu miliar, ini gede sekali! Segera dihabiskan dulu, realisasikan, baru kita bicara ke investor mana uangmu? Realisasikan juga itu jadi dampaknya dobel," tambah Presiden.

Presiden Jokowi pun menyebut bahwa saat ini defisit APBN sudah mencapai Rp548 triliun.

"Sebagian APBN itu ditranfer ke daerah sebanyak Rp642 triliun, baik ke provinsi, kabupaten, kota, uangnya ada di APBD bapak ibu semua, ada di APBD provinsi, APBD kota, APBD kabupaten artinya itu uang yang siap Rp642 triliun," ungkap Presiden.

Dengan anggaran yang besar tersebut, Presiden Jokowi mendesak agar pemerintah daerah dapat mempergunakan dana itu dengan semaksimal mungkin.

"Sekali lagi kementerian daerah dan kita semua harus menanggalkan ego sektoral. Semua harus memiliki visi yang sama, semuanya harus memiliki keinginan yang sama untuk memajukan daerahnya kabupaten, kota, provinsi dan tentu memajukan negara kita Indonesia," tambah Presiden.

Tak ketinggalan Presiden Jokowi mengapresiasi sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota yang mendapatkan anugerah untuk investasi baik realisasi investasi maupun urusan perizinan.

"Urusan pelayanan perizinan bagus seperti tadi di Jawa Tengah, tapi realisasi investasi bagus di Jawa Barat artinya belum tentu kita layani dengan baik investasi akan datang, apalagi tidak dilayani! Dilayani saja belum tentu investor datang apalagi tidak dilayani dengan baik," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi meminta agar pola-pola pelayanan lama dan "jadul" harus ditinggalkan.

"Berikan pelayanan terbaik, baik itu investor kecil, yang namanya usaha kecil juga investor, jangan keliru. Investor sedang layani baik, investor gede layani dengan baik. Investor kecil terutama itu layani dengan baik, izin diberikan semua gratis, antarkan ke rumah itu pelayanan," jelas Presiden Jokowi.

Presiden juga meminta agar gubernur, bupati, wali kota memberikan target kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam setahun.

"Misalnya memberikan 10 ribu izin usaha kecil gratis, yang kecil-kecil itu diurus, kalau mereka pegang yang namanya izin jadi bisa mudah ke lembaga keuangan karena perizinan jadi syarat selain syarat-syarat lain. Kalau pegang (izin) ini akan memudahkan, jadi sekali lagi usaha kecil juga investor, jangan hanya bayangkan investgor harus asing, gede, kecil juga investor," tambah Presiden.

Dengan adanya investor-investor di daerah maka menurut Presiden Jokowi, peredaran uang semakin banyak.

"Kalau investornya dari luar berarti membawa uang asing, artinya peredaran uang semakin besar dan itu akan menimbulkan efek ke daya beli masyarakat juga akan naik, konsumsi masyarakat naik pertumbuhan ekonomi juga akan naik, larinya ke sana," tegas Presiden.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana asing bersih sebesar 50 miliar dolar AS atau ...
Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif
Kamis, 11 Agustus 2022 - 22:35 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi RI kuartal II sangat impresif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022...
Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai
Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Presiden minta rumah tangga manfaatkan lahan pekarangan tanam cabai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya pemanfaatan lahan pekarangan di rumah tangga untuk mena...
Mendag pastikan tak ada kenaikan harga mi instan sampai 3 kali lipat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 11:48 WIB

Mendag pastikan tak ada kenaikan harga mi instan sampai 3 kali lipat

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan harga mi instan tidak akan mengalami kenaika...
Kalbar gelar pangan murah untuk jaga stabilitas harga dan HUT RI
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:38 WIB

Kalbar gelar pangan murah untuk jaga stabilitas harga dan HUT RI

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77 dengan gelar pangan murah Kalbar kembali dihadir...
Program stimulus pelaku ekraf film dibuka hingga 24 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:27 WIB

Program stimulus pelaku ekraf film dibuka hingga 24 Agustus 2022

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan program stimulus Lensa Kreatif...
Badan Pangan Nasional meluncurkan situs panel harga
Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:05 WIB

Badan Pangan Nasional meluncurkan situs panel harga

Badan Pangan Nasional (BPN) meluncurkan situs panel harga pangan untuk memberikan informasi Harga Ac...
Rupiah Kamis pagi menguat 54 poin
Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:21 WIB

Rupiah Kamis pagi menguat 54 poin

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 54 poin
IHSG Kamis dibuka menguat 49,28 poin
Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:10 WIB

IHSG Kamis dibuka menguat 49,28 poin

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat 49,28 poin
Satgas PMK imbau masyarakat tak ragu konsumsi daging
Rabu, 10 Agustus 2022 - 16:36 WIB

Satgas PMK imbau masyarakat tak ragu konsumsi daging

Satgas Penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengonsumsi da...

InfodariAnda (IdA)