Ahok: PGE manfaatkan energi panas bumi dukung Net Zero Emission
Elshinta
Rabu, 24 November 2021 - 07:45 WIB |
Ahok: PGE manfaatkan energi panas bumi dukung Net Zero Emission
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama (ketiga kanan) melaksanakan MWT ketika mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong unit 5 dan 6 berkapasitas 2x20 megawatt (MW) dengan operator PT PGE. ANTARA/HO-PGE

Elshinta.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mengajak PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengembangkan pemanfaatan energi panas bumi untuk mendukung Indonesia mencapai target Net Zero Emission 2060.

Rilis yang diterima ANTARA Biro Sulut di Manado, Selasa (23/11) menyebutkan ajakan Ahok itu saat melaksanakan manajemen walkthrough (MWT) dalam kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong unit 5 dan 6 berkapasitas 2x20 megawatt (MW) dengan operator PT PGE.

Dalam kunjungan ke Wilayah Kerja Panas Bumi PGE Area Lahendong, Sulawesi Utara, Senin (22/11), ia didampingi Tim Komite Komisaris, Dewan Komisaris, Direksi Sub Holding Pertamina Power & New Renewable Energy (NRE) dan Direksi PGE.

Dalam kesempatan ini, rombongan berdiskusi dengan para pekerja untuk memastikan keandalan dan keamanan pengoperasian PLTP.

Basuki mengatakan PGE harus terus mengembangkan pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi sehingga bisa menjadi energi masa depan Pertamina.

“Panas bumi merupakan salah satu energi hijau dan ramah lingkungan yang dapat mendukung Indonesia menuju net zero emission sehingga perlu terus dikembangkan dan didukung sebagai energi masa depan Pertamina," ujarnya.

PGE Area Lahendong memiliki kapasitas terpasang 120 MW dan memiliki peranan penting dalam menyediakan 20 persen energi di Provinsi Sulawesi Utara. Kapasitas tersebut akan bertambah dengan dibangun PLTP Binary Organic Rankine Cycle 500 kW.

Proses pembangunan PLTP tersebut saat ini telah memasuki tahap Engineering Procurement Construction & Commissioning (EPCC). Proyek ini ditargetkan siap dioperasikan pada Desember 2021.

Pembangunan PLTP Binary Organic Rankine Cycle 500 kW mewujudkan komitmen PGE dalam memenuhi target ketujuh Sustainable Development Goals (SDGs) dalam memastikan akses energi terjangkau, dapat diandalkan, berkelanjutan, dan modern bagi semua (affordable and clean energy).

Hal ini dibuktikan dengan penggunaan fluid kerja R1233zd(E) yaitu refrigerant non-flammable yang ramah lingkungan pada instalasi pembangkit Binary berkapasitas 1x500 kW ini.

Hal itu juga komitmen PGE yang menerapkan aspek environment, social, dan governance (ESG) dalam setiap aspek menjalankan bisnis.

Direktur Operasi PGE Eko Agung Bramantyo menyampaikan apresiasi atas MWT yang dilakukan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), sedangkan pihaknya siap melaksanakan target-target dalam mengembangkan panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi PGE.

“Kami berterima kasih atas perhatian Pak Basuki terhadap energi panas bumi dengan mengunjungi PGE Area Lahendong. PGE siap untuk terus berkomitmen melakukan pengembangan energi panas bumi tidak hanya sebagai energi listrik,” katanya.

Pertamina sebagai pionir pengembangan panas bumi di Indonesia dan dilanjutkan oleh PGE telah mempunyai pengalaman 35 tahun dalam pengoperasian lapangan panas bumi.

Saat ini, Indonesia berada pada peringkat kedua pengembangan panas bumi di dunia dengan total kapasitas terpasang 2.133 M. Kontribusi dari Wilayah Kerja PGE 88 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia yang terdiri atas 672 MW yang dioperasikan sendiri dan 1.205 MW yang dilaksanakan melalui Kontrak Operasi Bersama.

Dari 672 MW yang dioperasikan sendiri oleh PGE, dibangkitkan dari dari enam area yaitu Area Lahendong, Sulawesi Utara dengan kapasitas terpasang sebesar 120 MW, Area Kamojang, Jawa Barat dengan kapasitas terpasang sebesar 235 MW, Area Ulubelu, Lampung dengan kapasitas terpasang sebesar 220 MW, Area Karaha, Jawa Barat dengan kapasitas terpasang sebesar 30 MW, Area Lumut Balai, Sumatera Selatan dengan kapasitas terpasang sebesar 55 MW, dan Area Sibayak, Sumatera Utara dengan kapasitas terpasang sebesar 12 MW.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Buya Syafii Maarif meninggal dunia
Jumat, 27 Mei 2022 - 12:15 WIB
Cendekiawan Muslim yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H. Ahmad Syafii Maarif atau B...
Legislator minta Pemkab Kotim lebih perhatikan korban banjir
Jumat, 27 Mei 2022 - 10:11 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Darmawati meminta pemerintah kabupaten...
Riset: Merek kecantikan lokal kuasai pasar e-dagang Indonesia
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:47 WIB
Perusahaan teknologi Insignia dan MarketHac melalui riset terbarunya menunjukkan bahwa merek kecanti...
KRN ekspor 7 ribu ton limbah inti sawit ke Korea Selatan
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:23 WIB
PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) mengekspor  tujuh ribu ton Palm Kernel Expeller (PKE) atau limbah...
Pemerintah Sulbar diminta tangani banjir di Majene-Mamuju
Jumat, 27 Mei 2022 - 09:11 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta segera menangani warga korban banjir di Kabupat...
Wagub Riau minta Dinsos urus ODGJ berkeliaran di jalan
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:35 WIB
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution  meminta Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau dan kabupaten/...
36 truk dikerahkan untuk angkut sampah di kompleks Metland Cibitung
Jumat, 27 Mei 2022 - 06:31 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi di Provinsi Jawa Barat mengerahkan 36 truk untuk mengangkut sampah dari ...
BKD Depok tingkatkan layanan dengan mobil keliling PBB On The Spot
Kamis, 26 Mei 2022 - 22:35 WIB
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Jawa Barat, memberikan kemudahan pelayanan pembayaran pajak ...
Jokowi sempatkan kunjungi Taman Balekambang saat pulang Solo
Kamis, 26 Mei 2022 - 22:11 WIB
Presiden Joko Widodo menyempatkan waktu untuk mengunjungi Taman Balekambang saat pulang ke Solo, Jaw...
Presiden Jokowi salurkan tambahan modal pelaku usaha di Pasar Gede
Kamis, 26 Mei 2022 - 21:23 WIB
Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan tambahan modal kepada para pedagang dan pelaku usaha kecil ...
InfodariAnda (IdA)