Wacana pembubaran MUI, Wapres: Tuntutan tersebut tidak rasional
Elshinta
Selasa, 23 November 2021 - 22:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wacana pembubaran MUI, Wapres: Tuntutan tersebut tidak rasional
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Beberapa hari belakangan terdapat tuntutan di masyarakat untuk pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) akibat dugaan terorisme. Hal ini berawal dari adanya penangkapan tiga orang terduga teroris yang disinyalir menjadi anggota Jamaah Islamiyah (JI) oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri dimana salah satu dari kegita tersangka adalah seorang anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat menyatakan bahwa tuntutan tersebut tidak rasional. 

“Akhir-akhir ini itu banyak atau ada sekelompok yang menginginkan supaya MUI itu dibubarkan. Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat itu dengan pendapat para tokoh itu,” ungkap Wapres dalam keterangan persnya di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Selasa (23/11).

Wapres menilai, apabila ada masalah di dalam sebuah organisasi, maka yang harus segera dibenahi adalah masalahnya, bukan pembubaran organisasi.

“Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tapi ya tikusnya itulah,” tegas Wapres.

Lebih lanjut Wapres pun menguraikan beberapa wujud nyata komitmen MUI dalam pemberantasan terorisme, mulai dari pembuatan fatwa hingga menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme  (BNPT).

“Dalam kaitan dengan soal terorisme, saya kira MUI pagi-pagi sudah membuat fatwa tentang terorisme sebagai Tindakan yang haram dan tidak termasuk jihad. Fatwa inilah kemudian yang dijadikan sebagai rujukan, referensi dari berbagai upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme. Dan MUI tidak hanya membuat fatwa, tapi juga membuat lembaga yang menanggulanginya, namanya Tim Penanggulangan Terorisme (TPT), yang ketuanya juga saya sendiri. Saya sendiri yang mengetuai itu,” urai Wapres.

“Ketika itu penanggulangan terorisme negara masih dalam bentuk desk terorisme di Menkopolhukam. TPT ini bersama dengan desk terorisme itu terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme, bahkan MUI bersama dengan ormas-ormas Islam lainnya, bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menko Polhukam, menginisasi lahirnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,” tambahnya.

Menutup keterangan persnya, kembali Wapres menegaskan bahwa ia mendukung dilakukannya penegakkan hukum yang adil dan sesuai ketentuan terhadap siapapun yang melakukan tindak kejahatan, termasuk terorisme.

“MUI mendukung supaya penanggulangan atau penindakan terhadap mereka yang terlibat terorisme. Siapapun dia. Walaupun itu misalnya anggota pengurus MUI, kalau dia teroris ya harus [dihukum],” pungkas Wapres.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Agama: Semua syarat perjalanan haji harus dipenuhi
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:53 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menekankan bahwa semua syarat perjalanan haji yang ditetapkan oleh...
Tempat sakral masyarakat adat Kuri dirusak PT WS
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:29 WIB
Pembukaan jalan untuk logging dan penebangan kayu oleh PT WS di kawasan hutan Dusner Distrik Kuri ...
Presiden Jokowi: Masyarakat boleh lepas masker di area terbuka
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:05 WIB
Presiden  RI Joko Widodo mengatakan bahwa Pemerintah melonggarkan kebijakan pemakaian masker di ar...
Warga terdampak reaktivasi rel Tawang-Tanjung Emas terima santunan
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:41 WIB
Sejumlah warga yang terdampak reaktivasi jalur kereta api rute Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas...
Pedagang sapi di Malang manfaatkan media sosial untuk berjualan
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:29 WIB
Pedagang sapi yang ada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur memanfaatkan media sosial untuk menju...
Kadin: Pengusaha mulai persiapkan produksi antisipasi lonjakan inflasi
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:19 WIB
Wakil Kepala Badan Moneter Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Aviliani menilai saat ini pen...
Kelompok tani Banyumas optimistis penjualan sapi tidak terdampak PMK
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:07 WIB
Kelompok Tani Ternak \"Cablaka\" Desa Datar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, optimistis penjualan t...
Asosiasi pedagang ternak Cianjur jamin hewan ternak bebas PMK
Selasa, 17 Mei 2022 - 20:43 WIB
Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (Apddas) Cianjur, Jawa Barat, menjamin hewan ternak yan...
Kemenag ingatkan calon haji Mataram segera lunasi BPIH
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:31 WIB
Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengingatkan 401 calon haji asa...
Cegah PMK, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa cek hewan ternak warga di Banda Baro
Selasa, 17 Mei 2022 - 16:24 WIB
Cegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa kompak melakukan pengec...
InfodariAnda (IdA)