Studi: Vaksin Pfizer beri perlindungan jangka panjang pada remaja
Elshinta
Selasa, 23 November 2021 - 12:37 WIB |
Studi: Vaksin Pfizer beri perlindungan jangka panjang pada remaja
Dr. Mayank Amin memberikan vaksin penyakit virus corona (COVID-19) Pfizer-BioNTech pada Evan Schuster (7) di Collegeville, Pennsylvania, AS, Sabtu (6/11/2021). REUTERS/Hannah Beier

Elshinta.com - Perusahaan Pfizer pada Senin (22/11) mengeklaim bahwa vaksin COVID-19 buatannya memberikan perlindungan kuat jangka panjang dalam studi tahap akhir yang melibatkan remaja berusia 12-15 tahun.

Vaksin dua dosis itu ampuh 100 persen melawan virus corona, dihitung tujuh hari sampai empat bulan setelah pemberian dosis kedua, kata pihak perusahaan.

Data jangka panjang tersebut akan mendukung rencana pengajuan izin penuh vaksin pada kelompok usia tersebut di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Pfizer dan BioNTech akan mengajukan permohonan vaksin dosis 30 mikrogram untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Vaksin COVID-19 produksi Pfizer/BioNTech pada Mei mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk usia 12-15 tahun.

Kemudian pada Agustus, vaksin tersebut mendapatkan persetujuan penuh untuk usia 16 tahun ke atas.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus kematian akibat COVID-19 di Australia meningkat
Senin, 24 Januari 2022 - 13:48 WIB
 Australia mencatat peningkatan kasus kematian akibat COVID-19 pada Senin (24/1) ketika varian Omic...
Studi Israel: Vaksin ke-4 COVID tingkatkan daya tahan lansia 3x lipat
Senin, 24 Januari 2022 - 08:59 WIB
Dosis ke-4 vaksin COVID-19 yang diberikan kepada lansia di Israel meningkatkan daya tahan mereka tig...
Mahathir sudah bisa berinteraksi dengan keluarga
Minggu, 23 Januari 2022 - 22:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (96) yang saat ini masih dirawat di Institut Jantun...
Indonesia jadi importir terbesar kurma dari Mesir
Minggu, 23 Januari 2022 - 18:35 WIB
Indonesia mendapat apresiasi sebagai importir terbesar kurma dari Mesir, yang ditandai dengan peneri...
 Dubes Heri Akhmadi resmi lantik Konsul Kehormatan RI untuk Nagoya, Jepang
Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:12 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi melantik Sugimoto Hideo sebagai K...
Gempa 6,2 magnitudo guncang Alaska
Sabtu, 22 Januari 2022 - 15:24 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang selatan Unalaska di Alaska pada Jumat (21/1), menurut Pusat G...
WHO imbau penggunaan vaksin Pfizer untuk anak 5-11 tahun diperluas
Sabtu, 22 Januari 2022 - 12:59 WIB
Panel penasihat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (21/1) mengimbau agar penggunaan dosis r...
Sekjen PBB kutuk serangan udara koalisi pimpinan Saudi di Yaman
Sabtu, 22 Januari 2022 - 12:23 WIB
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh k...
Brazil setujui vaksin Coronavac untuk usia 6-17 tahun
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:03 WIB
Otoritas kesehatan Brazil Anvisa pada Kamis (20/1) menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Cor...
Brazil pertimbangkan tutup Telegram jelang pemilu
Jumat, 21 Januari 2022 - 10:52 WIB
Otoritas elektoral TSE Brazil sedang mempertimbangkan untuk melarang aplikasi perpesanan Telegram me...
InfodariAnda (IdA)