Polresta Malang Kota tangani kasus penganiayaan anak di bawah umur
Elshinta
Senin, 22 November 2021 - 20:11 WIB |
Polresta Malang Kota tangani kasus penganiayaan anak di bawah umur
Foto arsip. Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto pada saat memberikan keterangan kepada media. (ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota)

Elshinta.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur, tengah menangani kasus penganiayaan seorang anak yang dilakukan sejumlah rekannya di daerah ini.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto di Kota Malang, Senin, mengatakan bahwa video penganiayaan dan persekusi berdurasi 2 menit dan 29 detik yang beredar viral di media sosial memang terjadi di wilayah Kota Malang.

"Iya (benar). Masih diminta keterangan," kata Budi saat dikonfirmasi ANTARA.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Tim Penyidik Polresta Malang Kota. Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, korban penganiayaan dan persekusi yang berjenis kelamin perempuan tersebut dilaporkan masih berusia kurang lebih 13 tahun.

Dalam video yang tersebar, korban yang terlihat masih menggunakan baju seragam tersebut dianiaya sejumlah rekannya. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada 18 November 2021.

Sementara itu, kuasa hukum korban Leo Angga Permana saat dikonfirmasi menyatakan bahwa ia telah melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polresta Malang Kota pada 19 November 2021 atau satu hari setelah kejadian.

Rencananya, ia akan mendampingi pihak keluarga untuk melaporkan kasus pencabulan yang dialami korban. Informasi yang diterima dari kuasa hukum sebelum korban dianiaya, ia diduga mengalami pencabulan di tempat kejadian perkara yang berbeda.

"Kejadian pada 18 November 2021, ada dua TKP. Pertama pencabulan kemudian ada persekusi dari teman-temannya. Untuk laporan pertama sudah kami lakukan terkait kekerasan. Rencananya orang tua korban akan melapor terkait pencabulan dan pengeroyokan," ujarnya.

Tim kuasa hukum telah menyerahkan barang bukti kepada penyidik Polresta Malang Kota berupa rekaman video kejadian penganiayaan dan persekusi. Korban juga telah menjalani visum yang dilakukan tim dokter.

"Barang bukti yang kami serahkan video yang beredar. Visum sudah dilakukan oleh tim dokter, tapi hasilnya masih belum keluar," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan direktur keuangan Jasindo divonis empat tahun penjara
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:34 WIB
Direktur Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jasa Indonesia Persero (Jasindo) 2008-2016 Sholihah divo...
Polda - DJBC Sulut tingkatkan sinergitas cegah penyelundupan dan perdagangan ilegal
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:56 WIB
Kapolda Sulut, Irjen Pol Mulyatno menerima kunjungan audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direk...
Ardhito jalani asesmen di BNNP
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:21 WIB
Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika, artis Ardhito Pramono, menjalani asesmen di Badan Narkoti...
Guru ngaji di Tarakan diduga cabuli lima murid laki-laki
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:48 WIB
Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tarakan, Kalimantan Utara, mengamankan seorang oknum guru mengaji...
Kapolda Jateng copot Kasat Reskrim Polres Boyolali
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:25 WIB
Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi mencopot Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat ...
Polda - Kejati Sulut bahas sinergitas penegakan hukum dan vaksinasi Covid-19
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:47 WIB
Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno menerima kunjungan audiensi Pelaksana Tugas (Plt.)...
Komisi III DPR apresiasi tuntutan mati Herry Wirawan
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:11 WIB
Anggota Komisi III DPR bidang Hukum mengapresiasi Kejaksaan Agung yang menuntut mati terdakwa pemerk...
Kejagung periksa tiga saksi kasus korupsi proyek satelit Kemhan
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:35 WIB
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa tiga saksi terkait kasus du...
Komisi III DPR minta Kejagung usut mafia tanah dan pupuk
Senin, 17 Januari 2022 - 23:11 WIB
Sejumlah anggota Komisi III DPR RI meminta Kejaksaan Agung mengusut kasus dugaa mafia tanah dan mafi...
KPK: Perkara Wali Kota Bekasi berkemungkinan dijerat pasal TPPU
Senin, 17 Januari 2022 - 22:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucia...
InfodariAnda (IdA)