Singapura perlonggar pembatasan ketat COVID-19
Elshinta
Sabtu, 20 November 2021 - 20:55 WIB |
Singapura perlonggar pembatasan ketat COVID-19
Sejumlah orang berlatih menari di Merlion Park, Singapura, Jumat (8/10/2021). Kasus harian COVID-19 di Singapura terus mengalami kenaikan dan tembus 3.577 kasus pada Rabu (6/10). ANTARA FOTO/NurPhoto via Reuters/Suhaimi Abdullah/rwa

Elshinta.com - Pemerintah Singapura melonggarkan sejumlah pembatasan sosial yang diterapkan secara ketat untuk menekan penyebaran COVID-19.

Langkah itu diambil setelah tingkat infeksi di negara kota itu stabil dalam sebulan terakhir.

Mulai Senin (22/11), pembatasan interaksi sosial dan makan di luar rumah akan diperlonggar menjadi lima orang, menurut menteri-menteri kabinet, Sabtu.

Sebelumnya, maksimal hanya dua orang yang sudah divaksin yang boleh melakukan kegiatan itu.

Pemerintah mengatakan secara keseluruhan jumlah infeksi dan kondisi rumah sakit sudah stabil dan bertambah baik.

"Kita sekarang sedang transit menuju hidup bersama COVID-19," kata Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong kepada wartawan.

"Saya tahu banyak orang atau beberapa pihak menginginkan pembukaan dilakukan lebih cepat, namun kita harus melakukannya dengan sangat hati-hati dan bertahap," kata dia.

"Artinya, kita akan melonggarkan beberapa aturan, mengamati, memantau, dan memastikan situasi ini dapat terus dikendalikan dan distabilkan sebelum pelonggaran lebih lanjut," kata Yong.

Rata-rata kasus harian COVID-19 di Singapura telah turun di bawah angka 3.000. Kasus infeksi pada Jumat (19/11) tercatat 1.734, jauh di bawah rekor harian tertinggi pada akhir Oktober yang mencapai 5.324 kasus.

Negara itu telah memvaksinasi 85 persen dari 5,45 juta penduduknya.

Kegiatan bisnis di Singapura sedang menggeliat lagi.

Pekan ini, negara itu menjadi tuan rumah sejumlah konferensi yang dihadiri para petinggi perusahaan-perusahaan global terkemuka.

Perkembangan tersebut menandai kembalinya kehidupan normal secara bertahap, kontras dengan pesaingnya Hong Kong, yang masih menerapkan aturan karantina paling ketat di dunia.

Meski demikian, dibandingkan dengan Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat, Singapura masih memiliki pembatasan COVID-19 yang ketat, termasuk mewajibkan pemakaian masker di ruang publik.

"Kita akan memantau situasinya dalam beberapa pekan mendatang dan jika secara keseluruhan tetap stabil, sistem kesehatan kita stabil, kita bisa mempertimbangkan langkah-langkah berikutnya, katakanlah sekitar akhir Desember," kata Menteri Keuangan Lawrence Wong.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Unjuk rasa tangkap Ketua KPK Malaysia berlangsung di Kuala Lumpur
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:35 WIB
Sekitar 150 orang dari sejumlah organisasi dan aktifis partai politik melakukan unjuk rasa di Kuala ...
Menhan: Perlu penguatan kerja sama pertahanan dengan negara ASEAN
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:50 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan atensi tentang pentingnya penguatan kerja sa...
Imigrasi Malaysia akan tindak nelayan asing tanpa PLKS
Rabu, 19 Januari 2022 - 22:19 WIB
Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) menginformasikan pihaknya akan menindak semua nelayan asing yang ...
28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:47 WIB
Sebanyak 28 nelayan Aceh telah dibebaskan pengadilan provinsi Phuket Thailand, setelah menerima peng...
Suu Kyi dijatuhi hukuman 4 tahun penjara
Senin, 10 Januari 2022 - 18:25 WIB
Pengadilan di Myanmar pada Senin menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada pemimpin terguling n...
Menlu: Keselamatan masyarakat Myanmar jadi perhatian Indonesia
Jumat, 07 Januari 2022 - 07:01 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat ...
Duterte tak akan minta maaf atas kematian dalam perang antinarkoba
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:57 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa (4/1) mengatakan bahwa dia tidak akan pernah meminta m...
Geramm prihatin media dipanggil polisi beritakan lembaga bencana
Selasa, 04 Januari 2022 - 15:23 WIB
Gerakan Media Marah (Geramm) menyesalkan pemanggilan wartawan dari sebuah media oleh polisi Malaysia...
MUI desak UNHCR segera selesaikan persoalan pengungsi di Indonesia
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:30 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abd...
Banjir di Malaysia renggut 27 nyawa
Rabu, 22 Desember 2021 - 11:08 WIB
Banjir besar yang melanda sejumlah negara bagian di Semenanjung Malaysia sejak hujan Jumat lalu hing...
InfodariAnda (IdA)