Akademisi: Pemerintah harus terus tekan dan kendalikan penyebaran Covid-19
Elshinta
Sabtu, 20 November 2021 - 19:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Akademisi: Pemerintah harus terus tekan dan kendalikan penyebaran Covid-19
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah akan memperketat mobilitas saat penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 selama libur Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Namun, pemerintah tidak melakukan penyekatan lalu lintas selama kebijakan tersebut diterapkan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Ari Fahrial Syam mengatakan pada prinsipnya penanganan wabah COVID-19 di Indonesia memang terkendali. Padahal, negara di dunia kasus virus corona kembali naik dengan istilah gelombang keempat atau gelombang kelima.
 
"Kuncinya, saat ini kondisi di dalam negeri kita bilang stabil. Kita tidak menghadapi kondisi dimana April, Mei, Juni dan Juli yang tidak terkendali. Dari hasil surveilance yang ada saat ini di Indonesia, kita ketahui ternyata tidak ditemukan varian baru yang memang berbahaya," kata Ari, Sabtu (20/11).
 
Menurut dia, pemerintah harus menekan dan mengendalikan terus penyebaran virus corona sampai akhirnya hilang kasusnya. Kuncinya, bagaimana menjaga pintu-pintu masuk ke Indonesia secara ketat. Jangan sampai, kata dia, ada lagi virus varian baru yang masuk ke Indonesia nantinya.
 
"Misalnya, orang yang masuk ke Indonesia itu harus PCR dan dilakukan karantina selama 5 hari, itu harus ditegakkan dulu. Terpenting, protokol kesehatan harus diperhatikan. Syarat standar naik pesawat misalnya, sekarang bicara Jawa-Bali tidak perlu pakai PCR tapi swab antigen. Yang penting itu tegak dan PeduliLindungi," ujar Pakar Kesehatan UI ini.
 
Jadi, kata dia, pemerintah harus konsisten menegakkan aturan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menekan laju penyebaran kasus corona lagi. Misalnya, dalam PeduliLindungi ketika belum vaksin dua kali itu harus ditegaskan tidak boleh berangkat.
 
"Intinya adalah law enforcement dan pengawasan protokol kesehatan harus konsisten, kalau tidak konsisten jebol kita. Kalau itu tidak dijaga dengan baik, ya jebol terutama pintu-pintu masuk ke Indonesia. Jangan sampai ada varian baru masuk. Selama pintu-pintu masuk dijaga ketat, Insya Allah kasus-kasus yang dicurigai itu tidak masuk di Indonesia," jelas dia.
 
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah strategis guna menekan potensi lonjakan kasus diakibatkan meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di antaranya, penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022. Pemerintah menekankan, masyarakat tetap dapat merayakan Nataru namun dengan menaati aturan-aturan yang berlaku. 
 
Terkait penerapan PPKM Level 3 tersebut, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, bahwa aturan tersebut diberlakukan bukan karena situasi COVID-19 di Indonesia yang mewajibkannya. Kebijakan tersebut ditetapkan dengan tujuan mengatur mobilitas masyarakat pada Nataru agar gelombang ketiga tidak terjadi. 
 
"Secara umum, kondisi penanganan COVID-19 kita sangat baik, bahkan apresiasi luar negeri sangat bagus terhadap Indonesia, dan kondisi ini harus kita pertahankan," ujar Muhadjir.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Korban dugaan kekerasan seksual di Manado meninggal karena leukimia
Senin, 24 Januari 2022 - 20:35 WIB
Seorang perempuan berinisial CT yang dirawat di RS Kandou Malalayang sejak 29 Desember 2021, yang di...
Langsung Cair, begini cara klaim JHT melalui JMO
Senin, 24 Januari 2022 - 20:29 WIB
Pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketena...
Kasus suap Bupati PPU, Sekjen DPC Demokrat Balikpapan mangkir dari pemeriksaan KPK 
Senin, 24 Januari 2022 - 19:58 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan Syamsudin alias ...
Erick Thohir: BUMN komit lakukan hilirisasi baru bara
Senin, 24 Januari 2022 - 19:47 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan BUMN berkomitmen penuh dalam melakuk...
Solo kirim 32 sampel WGS menyusul merebaknya Omicron
Senin, 24 Januari 2022 - 18:56 WIB
Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, mengirimkan sebanyak 32 sampel whole genome sequence (WGS) ke B...
Menag: Karantina di Asrama Haji Jakarta ringankan pembiayaan jamaah
Senin, 24 Januari 2022 - 17:57 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi upaya Komisi VIII DPR yang telah mendorong agar Asra...
Luhut minta warga tidak masuk tempat umum yang tak ada PeduliLindungi
Senin, 24 Januari 2022 - 16:20 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan ...
PPKM Jawa-Bali diperpanjang, pemerintah nilai kasus masih terkendali
Senin, 24 Januari 2022 - 15:04 WIB
Pemerintah memperpanjang penerapan PPKM di Jawa dan Bali hingga 31 Januari 2022 dan menilai peningka...
Kementerian PUPR berencana bangun tol bawah air di IKN
Senin, 24 Januari 2022 - 14:55 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR berencana untuk membangun tol bawah air di...
 Sambut imlek, anggota DPRD Medan bagikan sembako dan angpao
Senin, 24 Januari 2022 - 14:36 WIB
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan perayaan imlek, anggota DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan bers...
InfodariAnda (IdA)