Austria kembali berlakukan penguncian total
Elshinta
Jumat, 19 November 2021 - 22:45 WIB |
Austria kembali berlakukan penguncian total
Para pengunjuk rasa berpakaian putih dan mengenakan topeng menghadiri demonstrasi di Wina, Austria, Sabtu (16/1/2021), ANTARA FOTO/REUTERS/Lisi Niesner/WSJ/sa.

Elshinta.com - Austria akan menjadi negara pertama di Eropa barat yang kembali memberlakukan penguncian COVID-19 total musim gugur ini untuk mengatasi gelombang infeksi baru, menurut pemerintah pada Jumat.

Mulai Februari mendatang, otoritas juga akan mewajibkan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh warga di negara tersebut. 

Sekitar dua pertiga warga Austria sudah mendapatkan vaksin COVID-19 lengkap, salah satu tingkat vaksinasi terendah di Eropa barat.

Jumlah infeksi Austria juga termasuk yang tertinggi di benua tersebut. Selama sepekan, kemunculan kasus COVID-19 tercatat 991 per 100.000 orang.

Austria pada Senin (15/11) menerapkan penguncian COVID-19 bagi orang-orang yang tidak divaksin. Namun, sejak saat itu infeksi virus corona terus mencatat rekor baru.
 
Pemerintah dua provinsi yang paling parah dihantam pandemi, Salzburg dan Upper Austria, pada Kamis (18/11) mengatakan akan menerapkan penguncian versinya sendiri, sehingga menambah tekanan terhadap pemerintah pusat untuk memberlakukan penguncian secara nasional. 

"Kami belum bisa meyakinkan cukup banyak orang untuk disuntik vaksin," kata Kanselir Alexander Schallenberg saat konferensi pers. Ia menambahkan bahwa penguncian COVID-19 mulai berlaku pada Senin dan kewajiban vaksinasi pada 1 Februari.

"Menyakitkan bahwa langkah-langkah seperti itu harus ditempuh."

Perkiraan cuaca dingin di seluruh Eropa menjelang musim dingin memaksa pemerintah untuk mempertimbangkan lagi penguncian COVID-19.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Empat negara Eropa desak Israel setop pemukiman di Yerusalem Timur
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:54 WIB
Menteri luar negeri Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol mendesak Israel untuk menghentikan pembangu...
Senat Prancis setujui langkah pembatasan terbaru, kartu vaksinasi
Jumat, 14 Januari 2022 - 14:46 WIB
Senat Prancis pada Kamis (14/1) menyetujui langkah-langkah pembatasan terbaru pemerintah untuk menga...
Presiden EU dorong peningkatan kuota perempuan di dewan perusahaan
Kamis, 13 Januari 2022 - 11:26 WIB
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan mengupayakan langkah baru untuk meningkatkan keterw...
Ketua parlemen Uni Eropa sakit parah di rumah sakit
Selasa, 11 Januari 2022 - 10:35 WIB
Presiden Parlemen Uni Eropa David Sassoli dirawat di rumah sakit di Italia sejak 26 Desember karena ...
Istana Kensington rilis foto terbaru Kate Middleton
Minggu, 09 Januari 2022 - 21:10 WIB
Untuk memperingati hari ulang tahun Kate Middleton pada 9 Januari, Istana Kensington merilis tiga po...
Jerman bujuk warga untuk divaksin dengan domba `jarum suntik`
Rabu, 05 Januari 2022 - 14:07 WIB
Seorang juru kampanye Jerman berharap daya tarik emosional dari 700 domba yang membentuk gambar jaru...
Inggris janjikan Rp 2 triliun bantu negara rentan atasi Omicron
Kamis, 30 Desember 2021 - 10:20 WIB
Inggris menjanjikan bantuan darurat sebesar 105 juta pound (sekitar Rp2 triliun) untuk membantu nega...
Mulai 31 Desember Paris wajibkan masker di luar rumah
Kamis, 30 Desember 2021 - 10:09 WIB
Pemerintah Paris akan mewajibkan pemakaian masker di luar rumah mulai 31 Desember, demikian otoritas...
Spanyol percepat masa isolasi jadi 7 hari
Kamis, 30 Desember 2021 - 09:34 WIB
Otoritas Spanyol pada Rabu (29/12) mempercepat masa isolasi COVID-19 dari 10 menjadi 7 hari, kata Ke...
Mendagri Inggris: Pelaku pelecehan rasis dilarang hadiri pertandingan
Minggu, 26 Desember 2021 - 16:51 WIB
Orang yang dinyatakan bersalah melakukan pelecehan rasisme secara online terhadap pemain sepak bola ...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI