Ratusan pelajar di Lhokseumawe ikuti sosialisasi pencegahan narkotika
Elshinta
Jumat, 19 November 2021 - 16:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Ratusan pelajar di Lhokseumawe ikuti sosialisasi pencegahan narkotika
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh Bersama Bank Indonesia Launching Generasi Emas Teman Sebaya (GETS), Rabu (17/11). Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Brigjen Pol Heru Pranoto saat konferensi pers dengan sejumlah wartawan mengatakan hal tersebut sebagai upaya dukungan untuk pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat melalui wadah generasi Emas Teman Sebaya (GETS) untuk para pelajar dalam pemberantasan narkoba di Aceh,

"GETS bertujuan untuk memberdayakan pelajar melalui sosialisasi/edukasi dan capacity building agar dapat berperan aktif dalam rangka pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan sebagai agen untuk diseminasi wawasan terkait Program Bank Indonesia. Kolaborasi ini menargetkan siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) yang duduk di Kelas 1 sehingga memiliki masa keikutsertaan yang panjang," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Jumat (19/11). 

Kata dia, dalam rangka upaya untuk mendukung Program P4GN, KPwBI Lhokseumawe berkolaborasi dengan BNN Provinsi Aceh dan BNN Kota Lhokseumawe untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui wadah Generasi Emas Teman Sebaya (GETS). 
Program GETS secara resmi diluncurkan di Aula Lt. 3 Gedung Utama Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kegiatan ini dihadiri di antaranya Brigjend Heru Pranoto selaku Kepala BNNP Aceh, Pak Achris Sarwani, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh  yang hadir secara virtual, Sekretaris Daerah Lhokseumawe, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, dan unsur Forkopimda lainnya.  

Sebagai pembukaan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo dalam sambutannya mengatakan, Program GETS bertujuan untuk menyiapkan generasi muda yang berwawasan luas, produktif, memiliki moral yang baik dan tentu saja bebas dari Narkoba.

"Hal tersebut dinilai penting mengingat Indonesia akan memiliki bonus demografi di tahun 2030 hingga 2045 sebagai puncaknya, dimana pada rentang waktu tersebut usia produktif menyumbang 65-70% dari total populasi. Generasi-generasi tersebut yang harus dijaga," katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan arahan Achris Sarwani, Achris menyampaikan terdapat 3 hal penting yg menjadi perhatian BI terhadap pembentukan GETS Aceh.

"Ada tiga poin yang kita inginkan dalam hal ini yaitu 1. Mewujudkan generasi emas yg berkualitas utk Indonesia Maju 2045 di tingkat SMA (remaja) yg SEHAT (karena bebas yang merusak - obat/narkoba dll), 2. BI berusaha untuk memperluas mitra/stakeholders, saat ini BI baru memiliki di level Perguruan Tinggi. Melalui GETS maka BI akan memiliki mitra/stakeholders binaan di level remaja SMA yang menjadi target untuk pengenalan CBP, skill ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan mendorong terbentuknya optimisme dan budaya produktif sejak dini.
3. Inisiasi model Program GETS yg dimulai dari Aceh (ujung barat NKRI) dapat menjadi embrio bagi daerah lain serta nasional untuk bersama secara serentak di seluruh Indonesia menyiapkan generasi yg berkualitas untuk menyongsong Indonesia Maju," jelasnya. 

Selanjut nya,Dalam arahannya Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Heru juga menekankan bahwa Program GETS merupakan program yang berkelanjutan. 

Kata fia, GETS sangat penting,mengingat anak-anak SMA merupakan usia yang rawan dalam penyalahgunaan Narkoba

"Para Mitra GETS yang hadir saat ini merupakan anak-anak pilihan yang terpilih dari seluruh SMA/K sederajat dari Aceh. Para Mitra GETS diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing," tambahnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Satgas Yonif 126/KC berikan pembekalan ilmu kesehatan pada pelajar di perbatasan
Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:06 WIB
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Somografi memberikan pembekalan ilmu kesehatan kepada Siswa SD...
UIN Palu: Kuliah tatap muka hanya bagi mahasiswa semester dua-empat
Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:57 WIB
Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, memberlakukan kuliah tatap...
Opsi kurikulum prototipe diyakini bantu pulihkan `learning loss`
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:16 WIB
Opsi kebijakan kurikulum prototipe yang ditawarkan Kemendikbudristek diyakini bisa membantu untuk pe...
Siswa terpapar Covid-19,  MAN 2 Kota Malang kembali lakukan pembelajaran online 
Kamis, 20 Januari 2022 - 16:45 WIB
Pasca seorang siswa kelas XII positif terpapar Covid-19, pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota M...
Pemkot Tangerang kaji PTM terkait ditemukannya kasus Omicron
Kamis, 20 Januari 2022 - 10:16 WIB
Pemerintah Kota Tangerang, Banten melakukan kajian dan pembahasan terkait kegiatan Pembelajaran Tata...
Mendikbudristek sebut seleksi PPPK terkendala UU ASN
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:15 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut ...
Perpusnas dan Duta Baca Indonesia sinergi kolaborasi membumikan literasi
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:05 WIB
Seringkali ranah publik mendebatkan hasil riset/kajian yang dilakukan dunia internasional yang menya...
Anak usia SD di Kota Medan mulai divaksin
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:25 WIB
Badan Intelijen Negara Daerah Sumatera Utara (Binda Sumut) turut berkolaborasi dalam mensukseskan pr...
Mendikbudristek pantau efektivitas PTM 100 persen di Kota Bandung
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:06 WIB
Untuk melihat efektivitas dan evaluasi lainnya terkait PTM 100 persen, Menteri Pendidikan, Kebudayaa...
Kemendikbudristek sosialisasikan kurikulum prototipe di Banten
Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:55 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mensosialisasikan kurik...
InfodariAnda (IdA)