TikTok rilis proyek global untuk perlindungan remaja dari hoaks
Elshinta
Jumat, 19 November 2021 - 09:57 WIB |
TikTok rilis proyek global untuk perlindungan remaja dari hoaks
Seseorang main tik tok di handphone sambil jalan di China. (REUTERS/CHINA STRINGER NETWORK)

Elshinta.com - Platform distribusi video singkat TikTok meluncurkan proyek global untuk melindungi penggunanya khususnya remaja dari challenge dan hoaks berbahaya.

Proyek ini melibatkan survei terhadap 10 ribu remaja, guru, dan orangtua di Argentina, Australia, Brazil, Jerman, Italia, Meksiko, Inggris, Amerika Serikat, Vietnam, dan Indonesia, serta berkolaborasi dengan para ahli untuk merilis hasil studi dan mengulas kembali kebijakan keselamatan remaja di TikTok.

Berdasarkan studi yang disusun oleh Dr Zoe Hilton, psikiater klinis anak Dr. Richard Graham dan ilmuwan perilaku Dr. Gretchen Brion-Meisels, Jumat, sebanyak 54 persen dari responden pengguna TikTok yang masih remaja di Indonesia menganggap challenge baru-baru ini termasuk menyenangkan, 27 persen merasa berisiko tapi masih aman, 14 persen menganggap berbahaya, sementara 3 persen berpikir sangat berisiko.

Hanya 2 persen dari responden remaja yang mengaku mengambil bagian dalam challenge tersebut. Ada beberapa cara yang mereka pertimbangkan, antara lain dengan melihat video lainnya terlebih dahulu, membaca komentar-komentar, dan membahasnya dengan teman.

Panduan untuk remaja terkait bagaimana cara menilai potensi risiko juga menjadi hal penting untuk menjaga mereka tetap aman. Sebanyak 50 persen dari responden remaja ingin mendapatkan informasi yang memadai tentang risiko challenge terlebih dulu. 

Beberapa challenge kadang memberikan informasi yang tidak benar atau hoaks, dan ini bisa membahayakan nyawa mereka ataupun mempengaruhi mental mereka hingga memiliki tendensi bunuh diri.

Sebanyak 31 persen responden yang terpapar hoaks ini mengalami dampak negatif, di mana 63 persen dari mereka merasa hal tersebut berdampak pada kesehatan mental mereka.

Hasil laporan studi oleh Dr. Hilton ini digunakan untuk meninjau kembali kebijakan keamanan di TikTok dan meningkatkan keamanan di platform. Untuk melindungi pengguna remaja dengan lebih baik, TikTok akan mulai menghapus peringatan tentang hoaks yang membahayakan diri.

Selanjutnya, TikTok akan tetap memperbolehkan adanya pembicaraan mengenai hal ini, karena dapat meredam kepanikan dan memberikan informasi yang akurat.

TikTok juga mengembangkan teknologi yang memberikan peringatan kepada tim keamanan jika tiba-tiba terjadi peningkatan konten yang melanggar panduan dan terhubung pada tagar tertentu.

Kini, TikTok memperluas teknologi ini untuk menangkap perilaku yang berpotensi berbahaya.

TikTok juga bekerjasama dengan Dr. Graham, Dr. Brion-Meisels, dan Pendiri dan Direktur Eksekutif The Net Safety Collaborative Anne Collier untuk menambah sumber daya terbaru di Pusat Keamanan, khusus tentang challenge dan hoaks.

TikTok juga mengembangkan bahasa yang digunakan di label peringatan dan mengingatkan pengguna untuk mengunjungi Pusat Keamanan sebagai acuan informasi lebih lanjut termasuk pencarian informasi tidak benar terkait bunuh diri dan melukai diri sendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prancis berhenti jual akuarium mangkuk karena membuat ikan cepat mati
Minggu, 23 Januari 2022 - 12:06 WIB
Vendor akuarium Prancis terkemuka telah memutuskan untuk berhenti menjual akuarium mangkuk ikan berb...
Chimeraland dapat sambutan baik di Malaysia hingga Thailand
Senin, 17 Januari 2022 - 13:19 WIB
Chimeraland, game fantasi open-world terbaru dan terluas yang diluncurkan oleh Level Infinite, m...
Polda Metro berharap balap jalanan resmi minimal kecelakaan balap liar
Minggu, 16 Januari 2022 - 18:13 WIB
Polda Metro Jaya berharap penyelenggaraan balap motor jalanan resmi dapat meminimalkan kecelakaan ya...
Penjualan mobil listrik-hybrid 2021, Kona dan Corolla Cross terlaris
Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:25 WIB
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah melaporkan hasil penjualan mobil bar...
Tujuh manfaat punya tanaman di dalam ruangan Anda
Senin, 10 Januari 2022 - 12:43 WIB
Menempatkan tanaman di dalam ruangan Anda bisa menjadi salah satu pilihan bermanfaat terutama di mas...
Honda Step WGN diluncurkan di Jepang dengan desain minimalis
Minggu, 09 Januari 2022 - 09:45 WIB
Honda resmi meluncurkan generasi keenam all-new Step WGN di Jepang, menjelang debut fisik kendaraan ...
VW boyong kembali Microbus, namun bertenaga listrik
Sabtu, 08 Januari 2022 - 11:31 WIB
Volkswagen akan menunjukkan versi produksi dari ID.Buzz yang telah lama ditunggu-tunggu, reinkarnasi...
Gaikindo proyeksikan penjualan mobil baru 900 ribu unit pada 2022
Sabtu, 08 Januari 2022 - 09:31 WIB
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil baru sebany...
Brand baru akan ramaikan IIMS 2022 pada Februari
Senin, 03 Januari 2022 - 17:35 WIB
Ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 akan kembali berlangsung pada ...
Huawei Aito M5 catatkan 6 ribu pesanan selama peluncuran
Sabtu, 01 Januari 2022 - 10:45 WIB
Huawei mencatatkan sebanyak lebih dari 6 ribu unit pemesanan untuk mobil SUV pintarnya, Aito M5 yang...
InfodariAnda (IdA)