Pelaku UMKM di Alun-alun BPR BKK siap buka gerai malam hari
Elshinta
Jumat, 19 November 2021 - 05:04 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pelaku UMKM di Alun-alun BPR BKK siap buka gerai malam hari
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Mempermudah layanan terhadap masyarakat, PT BPR BKK Boyolali pada 2022 nanti siap membuka gerai layanan pada malam hari, di Alun-alun Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.  Hal tersebut siap dilakukan mengingat di kawasan alun alun Pengging tersebut banyak pelaku UMKM yang melakukan kegiatan pada malam hari. 

“Kami sudah melakukan surve di lokasi, ternyata benar di alun alun tersebut banyak pelaku UMKM pada malam hari. Jadi kami rencanakan pada 2022 nanti,” kata Direktur Utama PT BPR BKK Boyolali Kuwat Wiyono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Kamis (18/11).

Ia mengatakan, rencana dibukanya layanan pada malam hari di alun-alun tersebut baru kali pertama di wilayah Soloraya. “Nanti prakteknya buka dari pukul 18.00 hingga pukul 21.00 WIB malam. Ya, untuk di wilayah Soloraya nanti baru pertama kali,” ujarnya.

Kuwat mengatakan, untuk memotivasi masyarakat agar gemar menabung, PT BPR BKK Boyolali melakukan undian hadiah dalam satu tahun, di laksanakan dua kali. Diawal tahun hadiah utama sejumlah sepeda motor, namun saat ini hadia utama sebuah mobil Brio. 

“Hadiah hadiah tersebut untuk memotivasi para nasabah serta masyarakat Boyolali agar gemar menabung. Kali ini kami sediakan mobil Brio,” jelasnya. 

Dikatakannya, di BPR BKK Boyolali juga memiliki tabungan arisan. Kini mencapai sekitar 9 ribu nasabah. “Kalau tabungan arisan ini setiap tiga bulanya kami undi, dan juga ada bonus bonus tertentu. Bagi mereka yang sudah dapat undian, mereka tidak perlu  nabung lagi,” kata dia. 

Kuwat menambahkan, jumlah nasabah di tahun 2021 terdapat  43.208 nasabah. Namun pada masa pandemi Covid-19 ini jumlah nasabah mengalami penurunan. Sementara pada tahun 2020 terdapat 40.611 nasabah. 

“Di masa pandemi ini memang ada penurunan. Namun penurunan ini di anggap hal wajar. Sebab, di tempat lain juga mengalami hal yang sama. Ya, turun tersebut pada tabungan dan kridit, turun hanya sekitar 2 persen saja,” katanya. 

Ia berharap, dengan adanya marketing digital  pada 2022 nanti ada peningkatan nasabah. “Ya, sekarang kan eranya digital.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kementerian Investasi dorong pelajar-mahasiswa jadi pengusaha
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:58 WIB
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong pelajar dan mahasiswa menjad...
Kembangkan UMKM, Pemda bisa buat merek kolektif
Sabtu, 15 Januari 2022 - 13:04 WIB
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Regulasi dan Pendidikan Tinggi Ahmad Ramli  m...
UMKM konveksi siap jadi pusat penyedia seragam dan tas di Surabaya
Selasa, 28 Desember 2021 - 08:45 WIB
Usaha Mikro Kecil Menengah konveksi di Kelurahan Gading, Tambaksari dan Jalan Gadukan Utara IV B, Ke...
UKM perlu pahami strategi tepat hadapi bisnis tahun 2022
Sabtu, 25 Desember 2021 - 12:15 WIB
Memasuki akhir tahun 2021, membuat para pengusaha UKM perlu memahami bagaimana strategi yang paling ...
 UKM ditantang tembus pasar global
Minggu, 19 Desember 2021 - 11:06 WIB
Platform perdagangan B2B lintas negara Madeinindonesia.com mengajak para pelaku usaha kecil dan mene...
Bertemu Dubes Indonesia untuk Tunisia, Gubernur Jateng langsung jadi sales UMKM
Sabtu, 11 Desember 2021 - 17:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berubah jadi salesman atau agen pemasaran saat menerima Duta Bes...
Bangun ketahanan UMKM, Gernas BBI siap adopsi teknologi dan program berkelanjutan 
Sabtu, 11 Desember 2021 - 14:36 WIB
Menginjak tahun kedua penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, pemerintah, pelaku i...
15 UMKM Kota Magelang terima bantuan modal senilai total Rp33 juta
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:13 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah memberikan bantuan sosial bagi pelaku usaha mikro kecil meneng...
Kemenkop: Realisasi KUR UMKM capai Rp262,95 triliun
Senin, 29 November 2021 - 21:46 WIB
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan realisasi penyaluran ...
Wali Kota Gibran dukung marketplace perluas digitalisasi pasar UKM dan IKM Surakarta
Senin, 29 November 2021 - 16:35 WIB
Kedua belah pihak akan bersinergi untuk tingkatkan kesejahteraan UKM dan IKM Surakarta melalui prose...
InfodariAnda (IdA)