Sinergi pemerintah daerah dan Bakamla RI untuk optimalisasi pembangunan laut NTT
Elshinta
Rabu, 10 November 2021 - 21:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Sinergi pemerintah daerah dan Bakamla RI untuk optimalisasi pembangunan laut NTT
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima audiens  Tim Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI yang dipimpin oleh Direktur Badan Kerjasama Keamanan Laut RI, Laksamana Pertama Sandy Latief, di Kupang.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT menyampaikan, bahwa  Indonesia memiliki garis pantai terpanjang nomor dua dunia dengan status negara kepulauan terbesar di dunia namun perlu optimalisasi  dalam implementasi pembangunan kelautan.

"Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dengan luas perairan laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang merupakan 71 persen keseluruhan wilayah Indonesia dan memiliki jumlah pulau sebanyak 17.504. Hal ini membuktikan laut merupakan penopang kehidupan kita bahkan anak dan cucu kita nanti. Untuk itu negara mesti hadir dan bertanggungjawab untuk memberikan keamanan di wilayah laut melalui penjaga pantai dan laut (Sea and Coast Guard)," ungkap Viktor seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Rabu (10/11).

Politisi partai NasDem itu menjelaskan, kondisi NTT saat ini, secara geopolitik dan geostrategi, memiliki garis pantai sepanjang 5.700 dan berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Australia dan RDTL. Sehingga sangat diperlukan desain dan fasilitas keamanan laut yang strategis, karena batas  laut dengan Australia tidak ada masalah. "Akan tetapi batas laut dengan RDTL, perlu adanya kesepakatan antar dua negara karena regulasi internasional tidak dapat dipakai untuk menetapkan batas laut tersebut," tegas Gubernur.

Gubernur NTT itu menghendaki optimalisasi peran Bakamla RI yang ada di NTT sebagai Sea and Coast Guard yang tidak hanya fokus pada Pulau Timor saja melainkan peran tersebut ada di Pulau Sumba, Pulau Flores dan Kabupaten Kepulauan lainnya.

"Stasiun Peringatan Dini Keamanan dan Keselamatan perairan yang akan dibangun oleh Bakamla RI di Kabupaten Kupang, harapanya terdapat juga di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Alor dengan kelengkapan fasilitas standar dunia," harap Viktor.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Sandy Latief menyampaikan bahwa Bakamla RI bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan keamanan dan keselamatan diwilayah perairan Indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

"Sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden, fungsi kami tidak hanya sebagai etalase keamanan negara, melainkan juga sebagai pertahanan kedaulatan negara dengan langkah nyata yang dilakukan pembangunan Stasiun SPD di beberapa Provinsi termasuk di NTT," ungkap Sandy.

"Pak Gubernur, tentunya sinergi, kolaborasi dan arahannya menjadi masukan bagi kami dalam mengimplementasikan tugas pengabdian kami di Indonesia dan khususnya di NTT, " jelas Latief.

Turut hadir dalam audiens tersebut, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Staf Ahli Gubernur, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Maritim Timur, Laksamana Pertama Bakamla Arif Sumartino, Kepala Stasiun Bakamla Kupang, Mayor Yeanny bersama tim.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pembangunan JIS capai 94,6 persen pada pekan kedua Januari
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:58 WIB
Perkambangan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok Jakarta Utara hingga p...
Menteri PUPR: Jembatan gantung bantu akses warga perdesaan
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:47 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa kehadiran...
Menteri PUPR targetkan penghijauan infrastruktur Bali selesai Februari
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:32 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan penghijauan sejuml...
Belum satu bulan diresmikan, Jembatan KW6 Karawang rusak
Senin, 17 Januari 2022 - 13:44 WIB
Belum genap satu bulan diresmikan, Jembatan KW6 di Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat...
Pengamat yakin Jokowi bisa tuntaskan pembangunan 57 bendungan
Minggu, 16 Januari 2022 - 17:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada 57 bendungan di seluruh Indonesia yang akan dirampungk...
Jawa Tengah selesaikan pembangunan 755 ribu rumah sehat layak huni
Rabu, 12 Januari 2022 - 09:56 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyelesaikan pembangunan 755 ribu rumah sehat layak huni dari...
`Kitorang Basudara` Satgas Yonif 126/KC jalin kebersamaan dengan warga perbatasan
Senin, 10 Januari 2022 - 20:23 WIB
Satgas Pamtas Yonif 126/KC mempererat hubungan dengan warga binaannya melalui anjangsana di wilayah ...
Banyak tuai keluhan, Bobby Nasution sidak pengerjaan drainase Sei Belutu 
Minggu, 09 Januari 2022 - 14:05 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau langsung pengerjaan drainase di Jalan Sei Belutu Kecamatan M...
 Kodim 0103/Aut gotong royong bersama warga perbaiki tanggul jebol
Kamis, 06 Januari 2022 - 16:55 WIB
Peltu Suprianto bersama Babinsa Koramil 26/Bdb Kodim 0103/Aut, dan warga bahu membahu memperbaiki ke...
Pakar: Pembangunan infrastruktur di Kota Bandung jadi tantangan besar
Kamis, 06 Januari 2022 - 15:37 WIB
Pakar Kebijakan Publik, Yogi Suprayogi Sugandi mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandun...
InfodariAnda (IdA)