Produk alternatif 50 persen efektif kurangi kecanduan nikotin
Elshinta
Minggu, 07 November 2021 - 10:36 WIB |
Produk alternatif 50 persen efektif kurangi kecanduan nikotin
Ilustrasi (Pixabay)

Elshinta.com - Penggunaan produk tembakau alternatif dinilai 50 persen lebih efektif dalam mengurangi ketergantungan pada rokok konvensional daripada melakukan terapi pengganti nikotin, menurut studi University of Queensland, Australia.

Riset lain yang dilakukan University College London (UCL) menemukan bahwa penggunaan produk alternatif bisa membantu sekitar 50 ribu perokok setiap tahunnya untuk meninggalkan kebiasaan menghisap tembakau.

"Saya pikir adil untuk mengatakan bahwa menggunakan produk tembakau alternatif yang memenuhi standar konsumen saat ini adalah jauh lebih tidak berbahaya daripada merokok. Perokok yang mencoba berhenti dapat mencoba produk ini,” kata Profesor Emeritus Toksikologi Imperial College London, Alan Boobis dilansir dari laman CBS, Minggu (7/11).

Untuk itu, perokok yang berniat untuk mengurangi atau berhenti bisa menggunakan produk alternatif, misalnya vape, yang sudah mendapatkan lisensi dari otoritas kesehatan di tiap-tiap negara.

Pasangan suami-istri asal Australia, Dylan dan Tash Barlow kepada laman ABC Australia menyatakan bahwa mereka akhirnya terlepas dari jerat rokok setelah keduanya menggunakan produk alternatif.

"Begitu menggunakan vape, saya tidak membutuhkan rokok lagi. Kami masih memperoleh nikotin dan secara bertahap dapat menguranginya juga,” kata Tash seperti dikutip dari ABC.net.

Sebelum beralih ke produk tembakau alternatif, Tash mencoba berbagai cara untuk berhenti merokok semisal mengunyah permen maupun berolahraga. Namun hasrat merokok tetap ada sehingga ia gagal berhenti.

Ketika ia menggunakan produk alternatif, kebutuhan untuk mendapatkan nikotin tetap terpenuhi, namun lebih rendah risiko ketimbang menggunakan rokok konvensional yang dibakar dan menghasilkan residu asap (TAR) sebagai penyebab kanker.

Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Dr. drg Amaliya, M.Sc, PhD mengatakan, menggunakan produk tembakau alternatif sebagai pengganti rokok memang bukan berarti sepenuhnya terbebas dari risiko.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa risiko yang ditimbulkan penggunaan produk tembakau alternatif jauh lebih rendah dibandingkan dengan rokok.

"Jika mengedepankan data, produk tembakau alternatif lebih rendah risiko dibandingkan rokok yang dibakar. Memang tidak 100 persen bebas risiko kesehatan, namun produk ini bisa menjadi alternatif bagi perokok dewasa yang masih ingin mendapatkan akses mengonsumsi nikotin,” kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Renault bermitra dengan Geely
Sabtu, 22 Januari 2022 - 11:47 WIB
Raksasa otomotif Prancis, Renault Group, bermitra dengan Geely Holding Group China untuk mengembangk...
Twitter blokir miliarder Meksiko karena berperilaku kasar
Kamis, 20 Januari 2022 - 10:38 WIB
Twitter mengatakan bahwa mereka telah memblokir akun miliarder Meksiko Ricardo Salinas Pliego karena...
Kelola keuangan saat pandemi, buat tiga pos utama untuk pengeluaran
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:39 WIB
Pandemi COVID-19 membuat sebagian orang mengalami penurunan pemasukan, tak sedikit juga yang kondisi...
Mengenal kepribadian diri dari warna pakaian
Selasa, 18 Januari 2022 - 23:45 WIB
Kepribadian seseorang tidak hanya terlihat dari sifat yang dimiliki, tetapi juga bisa tergambarkan d...
Shell Indonesia hadirkan solar berstandar Euro 5
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:45 WIB
Shell Indonesia menghadirkan bahan bahar solar V-Power Diesel berstandar Euro 5 yang menyasar penggu...
Ketahui bahaya swafoto KTP-el menjadi NFT
Selasa, 18 Januari 2022 - 09:35 WIB
Head of TokoMall Thelvia Vennieta mengatakan fenomena swafoto dengan identitas (KTP) untuk ditransak...
Instagram uji coba unggahan `vertical stories`
Jumat, 14 Januari 2022 - 09:38 WIB
Anak perusahaan Meta, Instagram, dikabarkan sedang menguji coba tampilan baru untuk unggahan storie...
Rolls-Royce Motor Cars capai rekor penjualan dalam 117 tahun
Senin, 10 Januari 2022 - 22:35 WIB
Rolls-Royce Motor Cars menyampaikan bahwa hasil penjualan tahunan pada 2021 mencapai yang tertinggi ...
Pelanggan perempuan dominasi TikTok Shopping di 2021
Sabtu, 08 Januari 2022 - 16:11 WIB
TikTok mencatat pelanggan perempuan mendominasi acara belanja akhir tahun yang diselenggarakannya pa...
Hari terakhir BlackBerry beroperasi
Selasa, 04 Januari 2022 - 07:31 WIB
Pelopor ponsel keyboard QWERTY, BlackBerry mengumumkan mulai 4 Januari, sistem operasi BlackBerry OS...
InfodariAnda (IdA)