Warga temukan bongkahan emas di aliran Sungai Are OKU Selatan
Elshinta
Minggu, 07 November 2021 - 07:23 WIB |
Warga temukan bongkahan emas di aliran Sungai Are OKU Selatan
Bongkahan emas yang ditemukan warga Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, di aliran Sungai Are. (ANTARA/HO.)

Elshinta.com - Warga Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menemukan bongkahan emas yang diduga memiliki kandungan murni di aliran Sungai Are, salah satu sungai berjeram di daerah setempat.

Warga setempat Asman (30) di Sungai Are, Sabtu mengatakan, emas tersebut ditemukan mengalir terbawa arus sungai lalu mengendap begitu saja di antara bebatuan.

“Biji emas ukuran kecil bahkan berbentuk bongkahan emas terlihat jelas diantara bebatuan,” kata dia.

Menurutnya, biji-biji emas itu dapat terlihat diduga bermula dari aktifitas pengerukan pasir dan bebatuan kali menggunakan alat berat sehingga emas keluar dari permukaan sungai.

Sebab keberadaan kandungan emas di sungai tersebut sudah diketahui sejak lama dari generasi sebelum mereka dan aktifitas pelimbangan sederhana pun sudah berlangsung sejak dulu.

“Namun seiring berjalannya waktu aktifitas tersebut berhenti. Ketika emas disana mulai jarang ditemukan,” ujarnya.

Lalu semenjak emas tersebut ditemukan kembali masyarakat sekitar mulai melakukan aktifitas melimbang lagi.

Sutarman (40) menambahkan, waktu saat emas sulit ditemukan ia dan rekan-rekan bahkan melakukan penyelaman untuk menemukan emas tersebut.

“Banyak sekali emas di sungai kami ini. Tidak terlihat dipermukaan kami cari hingga kedasar. Ketika ada aktifitas pengerukan emas itu keluar lagi,” ujarnya.

Cukup dilimbang menggunakan alat sederhana seperti kuali yang lebar atau alat khusus yang dibuat dari kayu.

Prosesnya sama seperti masyarakat umum mencari emas. Pasir bercampur batu-batu sungai diambil beberapa lalu diputar-putar dalam kuali dengan sedikit air hingga menemukan adanya emas.

Namun walaupun sudah diketahui sejak lama masyarakat belum mengetahui betul kandungan yang mereka temukan tersebut sebab selama ini belum ada riset atau uji laboratorium.

“Cenderung ramai untuk mencarinya saja. Maka kami berharap ada riset kandungan emas ini sehingga dapat menjadi penambah penghasilan bagi masyarakat di sini,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinkes Bandung catat lima orang positif hasil pelacakan omicron
Rabu, 26 Januari 2022 - 23:27 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat, mencatat ada lima orang terkonfirmasi positif COV...
Mukomuko kehabisan stok logistik untuk korban bencana
Rabu, 26 Januari 2022 - 23:03 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, saat ini kehabisan stok logistik penyangga atau ...
Erick Thohir: Kasus Garuda bukan sekedar pesawat melainkan ekosistem
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa kasus Garuda Indonesia bukan sekedar pesawat melainkan...
Produksi ikan di Agam meningkat 11.904,67 ton pada 2021
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:51 WIB
Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyebutkan produksi ikan air ta...
Yogyakarta mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:39 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta meminta fasilitator yang ada di setiap kelurahan memotivasi d...
OJK larang lembaga jasa keuangan di Sulteng perdagangkan aset kripto
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:39 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Gamal Abdul Kahar menegaskan ...
Kinerja Garuda Maintenance Facility diprediksi positif tahun ini
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:03 WIB
Kinerja PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) diprediksi positif pada 2022 seiring mul...
Kasus penyalahgunaan JKN dan BOK di Purwakarta ditingkatkan ke penyidikan
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:44 WIB
Proses hukum kasus dugaan penyalaggunaan Dana Jasa Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  dan ...
Luhut: Indonesia tak ingin lagi jadi `feeder` angkutan laut
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia ti...
Kemenkeu alokasikan SBSN untuk 880 proyek 2022 Rp29,53 triliun
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:15 WIB
Kementerian Keuangan mengalokasikan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp29,53 triliun unt...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI