Sudah 6 juta lebih atau 70% warga aglomerasi Jakarta ikut Vaksinasi Merdeka tahap III
Elshinta
Sabtu, 06 November 2021 - 19:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Sudah 6 juta lebih atau 70% warga aglomerasi Jakarta ikut Vaksinasi Merdeka tahap III
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya Mohammad Fadil Imran beserta jajaran memberikan arahan  percepatan capaian vaksinasi di wilayah penyangga DKI Jakarta dengan inovasi metode vaksinasi merdeka kerelawanan dan kedermawanan yang sebelumnya telah sukses dilakukan di wilayah DKI Jakarta pada Agustus 2021.

Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka (VM) tahap III yang berlangsung 22-31 Oktober 2021 di 5 wilayah penyangga DKI Jakarta yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan telah mencapai 70 persen. 

"Kehadiran Vaksinasi Merdeka telah membantu capaian vaksinasi wilayah aglomerasi menjadi 6.449.016 juta warga yang telah tervaksin," ujar Kasatgas VM Kombes Pol Herukoco dalam keterangannya, dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Sabtu (6/11).

Berdasarkan data Kemenkes, wilayah aglomerasi ditargetkan mampu mencapai herd immunity (kekebalan komunal) ketika sudah terdapat 8.599.879 juta warga yang tervaksin. 

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Wakasatgas VM Kombes Pol Didiet Setioboedi mengatakan pada VM tahap III ini pihaknya  menurunkan 630.083 dosis vaksin yaitu, Sinovac sekira 485.164 dan Astrazeneca sekira 144.919 dengan jumlah vaksinasi harian yang dilakukan sebanyak 57.280 dosis. 

Kalakhar VM Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menjelaskan jumlah warga di kawasan aglomerasi yang belum tervaksinasi sekitar 2.150.863 warga yaitu sekitar 25,01 persen dari keseluruhan target pencapaian kekebalan komunal wilayah aglomerasi atau penyangga.

Kaposko VM, Kompol Supriyanto menambahkan masyarakat luas selalu menyambut baik pelaksanaan VM, termasuk pada tahap aglomerasi lanjutan, yang diserbu 9.733 calon relawan yang mendaftarkan diri, yang terdiri atas 3.018 calon relawan tenaga kesehatan dan 6.715 calon relawan nontenaga kesehatan. 

"Kehadiran VM tahap III ini berhasil memberikan kontribusi kenaikan laju vaksinasi di Kawasan Aglomerasi minimal 70 persen, bahkan hingga 90 persen di Tangerang Kota hingga hanya sekitar 145.027 warga yang belum tervaksinasi. Demikian juga dengan di Tangerang Selatan, hanya sekitar 21,6 persen warga yang belum tervaksin yaitu sekitar 232.286," tambah Supriyanto. 

Supriyanto mengatakan  kali ini jumlah gerai yang dibuka sebanyak 198 gerai, yang terdiri atas 162 gerai statis dan 36 gerai bergerak (mobile). Target awal harian seluruh gerai ialah 43.550 individu tervaksin. Namun selama pelaksanaannya melebihi target menjadi 81.882 vaksin per hari. 

Sementara itu Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka (SVM) Devie Rahmawati menjelaskan pada tahap ketiga ini, pelaksanaan VM terus menggunakan Platform Digital Vaksinasi Merdeka, karya PT Telkom Indonesia, yang dapat diakses secara real time. 

Dari jumlah calon relawan sebanyak 9.733 calon ini, dengan menggunakan platform dengan presisi dapat langsung dibagi berdasarkan kebutuhan wilayah dan juga kebutuhan posisi menjadi hanya 990 relawan yang terpilih. 

Proses ini hanya membutuhkan waktu 3 (tiga) hari dari mulai rekrutmen, seleksi berkas, hingga penentuan penempatan relawan. Pada saat pelaksanaan, seluruh relawan melakukan pelaporan absensi dan kondisi gerai melalui aplikasi Platform Vaksinasi Merdeka yang dapat di akses melalui saluran aplikasi terpercaya di App Store. 

"Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini juga terus memastikan bahwa penyelenggaraan kegiatan vaksinasi bisa sangat hemat dengan hasil yang terukur. Vaksin yang disediakan oleh VM memang seluruhnya gratis," katanya 

Namun, dalam penyelenggaraan kegiatannya, Vaksinasi Merdeka lanjutan ini semakin efisien, dimana untuk menyuntikkan 1 individu hanya Rp1.000 hingga maksimal Rp5.000. Penyelenggaraan kegiatan vaksinasi paling efisien terjadi di Bekasi Kabupaten yaitu Rp1,027 per individu per suntik. 

Berdasarkan studi yang kami lakukan biaya penyelenggaraan vaksinasi bisa mencapai Rp 100 ribu – Rp500 ribu per suntik untuk setiap individu. 

"Biaya tersebut terdiri dari sewa gedung, pendingin ruangan (AC), pembayaran petugas di gerai, serta biaya logistik lainnya," seru Devie Rahmawati, yang juga pengajar tetap di Vokasi Universitas Indonesia. 

"Pelaksanaan VM selalu mendapatkan dukungan dari para mitra dermawan yang ingin memastikan para relawan yang diberikan insentif Rp100 ribu per hari ini, dapat semakin nyaman dan aman bertugas selama 10 hari penuh. Gojek, kembali memberikan dukungan transportasi gratis bagi relawan," katanya.

Pengurus Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka Mila Viendyasari mengatakan hal ini menjadi sebuah pola sinergi antara relawan dan dermawan dalam sebuah pelaksanaan vaksinasi kolosal VM. 

Gojek telah memberikan dukungan transportasi gratis kepada lebih dari 10 ribu pejuang kemanusiaan di Vaksinasi Merdeka tahap 1-3. Tidak hanya itu, seluruh pembayaran kepada 10 ribu relawan VM, bersifat transparan dan akuntabel dengan menggunakan platform Go-Pay. 

Penutupan Vaksinasi Merdeka tahap III berlangsung secara online dan offline, dihadiri oleh para Kaposko dari lima Polres Kawasan Aglomerasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Jaksel buka 31 gerai di 10 Kecamatan untuk percepat vaksin anak
Rabu, 19 Januari 2022 - 22:31 WIB
Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (Polres Jaksel) membuka 31 gerai vaksin di 10 kecamatan untuk...
350 KK di Tangerang terendam banjir akibat luapan sungai
Rabu, 19 Januari 2022 - 22:07 WIB
Sebanyak 350 kepala keluarga (KK) di Kampung Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupate...
BPBD DKI mendata titik banjir di Ibu Kota meluas menjadi 102 RT
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:57 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mendata titik banjir di Ibu Kota hingga pukul...
Puskesmas Menteng tambah lokasi vaksin booster di GPIB Paulus
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:27 WIB
Puskesmas Kecamatan Menteng menambah lokasi vaksin penguat  (booster) di Gereja Protestan Indonesia...
Banjir di wilayah Tangerang ganggu aktifitas ekonomi warga
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:39 WIB
Banjir yang melanda 18 titik di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, sejak Selasa (18/1) hingga ...
Wagub Riza: DKI jadi prioritas vaksinasi `booster`
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:03 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Ibu Kota kini menjadi salah satu provinsi pr...
Jalan Kamal Raya Jakbar masih tergenang pasca hujan deras dini hari
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:58 WIB
Kawasan Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Cengkareng Barat sampai saat ini masih tergenang air dengan ke...
Kasus COVID-19 di Tangerang kembali melonjak
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:47 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Banten menyebut an...
Anies klaim banjir Ibu Kota ditangani cepat dan senyap
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeklaim penanganan banjir di Ibu Kota beberapa hari terakhir ...
Polda Metro: Kegiatan balap jalanan efektif kurangi balap liar
Rabu, 19 Januari 2022 - 14:23 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebutkan kegiatan balap jalanan (street race) yang digela...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI