Indonesia, Malaysia tanda tangani kontrak dagang 87,89 juta dolar AS
Elshinta
Selasa, 02 November 2021 - 19:47 WIB |
Indonesia, Malaysia tanda tangani kontrak dagang 87,89 juta dolar AS
Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan 18 nota kesepahaman (MoU) dan Single Purchasing Statement (SPS) antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang di Malaysia senilai 87,89 juta dolar AS. ANTARA Foto/Ho-KBRI Kuala Lumpur. (1)

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan 18 nota kesepahaman (MoU) dan Single Purchasing Statement (SPS) antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang di Malaysia senilai 87,89 juta dollar AS.

"Penandatanganan ini meliputi komoditas makanan dan minuman, palm acid oil, kopi, teh, bumbu, minuman herbal, dan busana muslim. (Acara) penandatanganan dilakukan Senin (1/11) secara virtual," ujar Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Deden Muhammad Fajar Shiddiq di Kuala Lumpur, Selasa.

Penandatanganan kontrak dagang tersebut berlangsung di ahad kedua pelaksanaan pameran dagang Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI–DE) 2021 yang berlangsung pada 21 Oktober hingga 4 November 2021.

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi yang hadir virtual mengapresiasi perwakilan Indonesia di Malaysia dan para pelaku usaha yang berupaya meningkatkan kinerja ekspor ke Malaysia melalui kontrak dagang tersebut.

Dia menilai penandatanganan kontrak dagang ini menunjukkan kebangkitan perdagangan Indonesia dan Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

"Di periode Januari–Agustus tahun ini, total perdagangan Indonesia dan Malaysia sudah mencapai USD 13,4 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, peningkatannya luar biasa yaitu 49,3 persen. Ini capaian yang luar biasa. Kita patut mengapresiasi upaya perwakilan dalam membantu perbaikan kinerja ekspor perdagangan kita ke Malaysia," kata Didi.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono yang turut hadir menyaksikan penandatanganan mengatakan kondisi perekonomian di Malaysia saat ini sudah mulai pulih.

Hal ini ditunjukkan dengan bergeliatnya berbagai sektor ekonomi seiring pelonggaran kebijakan pembatasan sosial oleh Pemerintah Malaysia.

"Berbagai sektor ekonomi sudah mulai berjalan di Malaysia, ini memberikan efek langsung terhadap meningkatnya permintaan berbagai produk khususnya dari Indonesia. Kita mengharapkan kondisi ini terus berkembang sehingga bisa kembali ke kondisi ekonomi pra-COVID-19," ungkap Hermono.

Pada Januari–Agustus 2021, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar 2,01 miliar dolar AS.

Surplus tersebut dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar 7,68 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar 5,67 miliar dolar AS.

Jika dibandingkan dengan periode Januari–Agustus 2020, total perdagangan Indonesia dengan Malaysia tercatat sebesar 9 miliar dolar AS.

Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar 593 juta dolar AS, yang dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar 4,79 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar 4,20 miliar dolar AS.

Penandatanganan turut disaksikan oleh Konsul Jenderal RI di Penang Bambang Suharto, Konsul RI di Tawau Heni Hamidah dan Atase Perdagangan Kuala Lumpur Deden Muhammad Fajar Shiddiq.

"Penandatanganan ini meliputi komoditas makanan dan minuman, palm acid oil, kopi, teh, bumbu, minuman herbal, dan busana muslim. (Acara) penandatanganan dilakukan Senin (1/11) secara virtual," ujar Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Deden Muhammad Fajar Shiddiq di Kuala Lumpur, Selasa.

Penandatanganan kontrak dagang tersebut berlangsung di ahad kedua pelaksanaan pameran dagang Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI–DE) 2021 yang berlangsung pada 21 Oktober hingga 4 November 2021.

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi yang hadir virtual mengapresiasi perwakilan Indonesia di Malaysia dan para pelaku usaha yang berupaya meningkatkan kinerja ekspor ke Malaysia melalui kontrak dagang tersebut.

Dia menilai penandatanganan kontrak dagang ini menunjukkan kebangkitan perdagangan Indonesia dan Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

"Di periode Januari–Agustus tahun ini, total perdagangan Indonesia dan Malaysia sudah mencapai USD 13,4 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, peningkatannya luar biasa yaitu 49,3 persen. Ini capaian yang luar biasa. Kita patut mengapresiasi upaya perwakilan dalam membantu perbaikan kinerja ekspor perdagangan kita ke Malaysia," kata Didi.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono yang turut hadir menyaksikan penandatanganan mengatakan kondisi perekonomian di Malaysia saat ini sudah mulai pulih.

Hal ini ditunjukkan dengan bergeliatnya berbagai sektor ekonomi seiring pelonggaran kebijakan pembatasan sosial oleh Pemerintah Malaysia.

"Berbagai sektor ekonomi sudah mulai berjalan di Malaysia, ini memberikan efek langsung terhadap meningkatnya permintaan berbagai produk khususnya dari Indonesia. Kita mengharapkan kondisi ini terus berkembang sehingga bisa kembali ke kondisi ekonomi pra-COVID-19," ungkap Hermono.

Pada Januari–Agustus 2021, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar 2,01 miliar dolar AS.

Surplus tersebut dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar 7,68 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar 5,67 miliar dolar AS.

Jika dibandingkan dengan periode Januari–Agustus 2020, total perdagangan Indonesia dengan Malaysia tercatat sebesar 9 miliar dolar AS.

Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar 593 juta dolar AS, yang dihasilkan dari ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar 4,79 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Malaysia sebesar 4,20 miliar dolar AS.

Penandatanganan turut disaksikan oleh Konsul Jenderal RI di Penang Bambang Suharto, Konsul RI di Tawau Heni Hamidah dan Atase Perdagangan Kuala Lumpur Deden Muhammad Fajar Shiddiq.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia-Singapura sepakati perjanjian ekstradisi
Selasa, 25 Januari 2022 - 16:00 WIB
Pemerintah Indonesia dan Singapura menyepakati perjanjian ekstradisi antara kedua negara.
Unjuk rasa tangkap Ketua KPK Malaysia berlangsung di Kuala Lumpur
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:35 WIB
Sekitar 150 orang dari sejumlah organisasi dan aktifis partai politik melakukan unjuk rasa di Kuala ...
Menhan: Perlu penguatan kerja sama pertahanan dengan negara ASEAN
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:50 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan atensi tentang pentingnya penguatan kerja sa...
Imigrasi Malaysia akan tindak nelayan asing tanpa PLKS
Rabu, 19 Januari 2022 - 22:19 WIB
Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) menginformasikan pihaknya akan menindak semua nelayan asing yang ...
28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:47 WIB
Sebanyak 28 nelayan Aceh telah dibebaskan pengadilan provinsi Phuket Thailand, setelah menerima peng...
Suu Kyi dijatuhi hukuman 4 tahun penjara
Senin, 10 Januari 2022 - 18:25 WIB
Pengadilan di Myanmar pada Senin menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada pemimpin terguling n...
Menlu: Keselamatan masyarakat Myanmar jadi perhatian Indonesia
Jumat, 07 Januari 2022 - 07:01 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat ...
Duterte tak akan minta maaf atas kematian dalam perang antinarkoba
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:57 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa (4/1) mengatakan bahwa dia tidak akan pernah meminta m...
Geramm prihatin media dipanggil polisi beritakan lembaga bencana
Selasa, 04 Januari 2022 - 15:23 WIB
Gerakan Media Marah (Geramm) menyesalkan pemanggilan wartawan dari sebuah media oleh polisi Malaysia...
MUI desak UNHCR segera selesaikan persoalan pengungsi di Indonesia
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:30 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abd...
InfodariAnda (IdA)