Film Nussa bisa bangkitkan industri animasi berbasis edukasi di Indonesia

Elshinta
Senin, 01 November 2021 - 11:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Film Nussa bisa bangkitkan industri animasi berbasis edukasi di Indonesia
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Film animasi Nussa garapan Visinema Pictures menuai respon positif dari Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri. Menurutnya, di tengah arus industri film Barat, India dan Korea melanda layar bioskop dalam negeri, idealisme para sineas Indonesia untuk terus memproduksi film edukasi ternyata tetap tinggi. Film Nussa yang sarat dengan nilai-nilai moral ternyata mendapatkan animo yang tinggi dari masyarakat, terlihat dari jumlah tiket yang terjual sejak film ini ditayangkan.

“Di Indonesia ini banyak animator-animator mumpuni yang kualitasnya tidak jauh beda dengan industri film di negara-negara lain, termasuk Hollywood dan Bollywood. Bedanya terletak pada nilai yang diangkat. Para sineas dan animator kita berorientasi pada edukasi, bukan sekedar mengikut tren. Mereka ini value-based, bukan market-based. Keberhasilan film Nussa ini menunjukkan bahwa tidak selamanya idealisme dan konsumerisme bertentangan, karena masih banyak masyarakat yang lebih memilih film yang sarat nilai daripada sekedar sarat efek,” tuturnya saat selesai acara nobar PKS bersama media di Jakarta, Minggu (31/10).

Menurut tokoh yang akrab dipanggil Doktor Salim ini, film animasi Nussa ini sangat realistis menggambarkan sosok anak sekolah dasar di Indonesia dengan segala problematika yang dihadapi di sekolah, rumah dan lingkungan bermainnya.

“Sifat keegoisan anak kecil, kecemburuan ketika tidak menjadi perhatian orang tua, adalah murni khas anak-anak. Film ini bukan film fantasi namun film yang dekat dengan keseharian kita. Sesuatu yang relevan dengan kehidupan masyarakat biasanya akan lebih disukai karena down to earth.”

Film ini, tambah Menteri Sosial RI tahun 2009-2014 tersebut, mengajarkan nilai-nilai universal kemanusiaan yang bisa diterima oleh segmen manapun dan mampu memperkaya khazanah animasi anak Indonesia sehingga tidak lagi bergantung pada film-film animasi luar.

“Tentu ada kesenjangan budaya antara anak Indonesia dengan film animasi produksi Barat dan Jepang, Film Nussa ini justru menurut saya tidak ada sekat karena memang dekat sekali dengan keseharian anak-anak kita.”

Doktor Salim pun mengajak keluarga Indonesia untuk sama-sama menonton film ini karena memiliki keluhuran universal yang sesuai dengan budaya Indonesia.

“Kita dukung sineas dan animator lokal Indonesia untuk terus berkarya. Saya berharap ke depannya akan banyak lagi film-film seperti ini agar industri animasi berbasis edukasi terus tumbuh dan memainkan peran penting di kancah industri perfilman dunia," tandasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Netflix umumkan daftar film dan serial terbaru
Minggu, 25 September 2022 - 20:44 WIB

Netflix umumkan daftar film dan serial terbaru

Elshinta.com, Netflix mengumumkan berbagai tayangan menarik dari para pemainnya langsung dalam acara...
Menyegarkan kembali ingatan terhadap film `Avatar`
Minggu, 25 September 2022 - 12:15 WIB

Menyegarkan kembali ingatan terhadap film `Avatar`

Elshinta.com, Menyambut kehadiran `Avatar: The Way of Water` pada Desember, 20th Century Studio kemb...
Penonton film Indonesia torehkan sejarah baru
Jumat, 23 September 2022 - 11:39 WIB

Penonton film Indonesia torehkan sejarah baru

Elshinta.com, Industri film Indonesia menorehkan sejarah baru dengan mendapat jumlah penonton film l...
`Andor`, sajian kisah epik dan berbeda di semesta `Star Wars`
Rabu, 21 September 2022 - 13:28 WIB

`Andor`, sajian kisah epik dan berbeda di semesta `Star Wars`

Elshinta.com, Karakter Cassian Andor (diperankan oleh Diego Luna) mungkin tidak se-terkenal Obi-Wan ...
`The Fabelmans` karya Steven Spielberg menang hadiah utama TIFF
Senin, 19 September 2022 - 09:19 WIB

`The Fabelmans` karya Steven Spielberg menang hadiah utama TIFF

Elshinta.com, Film baru karya sutradara Steven Spielberg yang sangat personal berjudul `The Fabelman...
Julie Taymor pimpin dewan juri Festival Film Tokyo 2022
Jumat, 16 September 2022 - 14:22 WIB

Julie Taymor pimpin dewan juri Festival Film Tokyo 2022

Elshinta.com, Sutradara teater dan penulis AS Julie Taymor dipilih menjadi ketua dewan juri Kompetis...
Mitos Rabu Wekasan di balik film horor `Inang`
Kamis, 15 September 2022 - 08:39 WIB

Mitos Rabu Wekasan di balik film horor `Inang`

Elshinta.com, Sutradara Fajar Nugros menjelaskan alasannya mengangkat mitos Rabu Wekasan di film \"...
`Ngeri-Ngeri Sedap` wakili Indonesia di Oscar
Selasa, 13 September 2022 - 12:57 WIB

`Ngeri-Ngeri Sedap` wakili Indonesia di Oscar

Elshinta.com, Film `Ngeri-Ngeri Sedap` terpilih mewakili Indonesia mengikuti kompetisi Academy Award...
`One Piece Film Red` rilis di AS mulai 4 November
Selasa, 13 September 2022 - 10:23 WIB

`One Piece Film Red` rilis di AS mulai 4 November

Elshinta.com, Chrunchyroll akan merilis film `One Piece Film Red` pada 4 November 2022 di Amerika Se...
Film Kazunari Ninomiya `Arashi` buka Festival Film Tokyo ke-35
Senin, 12 September 2022 - 12:33 WIB

Film Kazunari Ninomiya `Arashi` buka Festival Film Tokyo ke-35

Elshinta.com, Film perang `Fragments of the Last Will` yang dibintangi Kazunari Ninomiya dari grup i...

InfodariAnda (IdA)