PFI dorong spesialis penyakit tanaman bisa jadi dokter tanaman
Elshinta
Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PFI dorong spesialis penyakit tanaman bisa jadi dokter tanaman
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Perhimpunan Fitopatologi  saat ini tengah mendorong agar spesialis soal penyakit tanaman diakui sebagai dokter tanaman.

“Kalau selama ini dokter manusia ada, dokter hewan ada maka sudah saatnya ada dokter tanaman yang masuk dalam profesi,” kata Prof. Dr.Ir.Ahmadi Priyatmojo M.sc selalu Sekretaris Jenderal Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris di sela -sela seminar ilmiah internasional dan kongres PFI ke XXVI  yang digelar di Universitas Brawijaya, Kota Malang.

Pengakuan profesi ini sangat penting seiring dengan perkembangan dari berbagai penyakit tanaman. “Inilah yang tengah didorong oleh para peneliti, akademisi terkait penyakit tanaman apalagi tanaman berkaitan dengan kehidupan manusia,” ujarnya.

Ahmadi memaparkan penyakit tumbuhan bisa juga berpengaruh pada kehidupan manusia. “Jika di tanaman ada penyakit tanaman  atau patogen dan tanaman dikonsumsi  manusia maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan penyakit seperti kanker,” jelasnya seraya mengingatkan karena itulah pentingnya keberadaan dokter tanaman.

“Ini merupakan amanah dari kongres terdahulu dimana ada kewajiban untuk mensosialisasikan secara terstruktur namun untuk itu fitologi tidak bisa sendiri harus berkolaborasi dengan profesi lain,” tandas Ahmadi.

Ketua Pelaksana Kongres PFI XXVI, Dr. Ir. Mintarto Martusudiro mengungkapkan peran perhimpunan Fitopatologi  sudah memberikan kontribusi yang tidak sedikit. “Penyelenggaran kongres di Jawa Timur itu sudah 4 kali, 3 kali di Malang dan 1 kali di Surabaya dan selalu di UB,” akunya.

Terkait konggres ini akan dihadiri 5 orang kaynote speaker dari luar negeri maupun dalam negeri yang merupakan pakar di bidang pitologi.

“Dan saat ini ada 160 makalah dan dihadiri 200 lebih peserta yang digelar secara online,” ujar Mintarto. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Jakarta Selatan targetkan kurangi 345 ton sampah per hari
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:27 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menargetkan dapat mengurangi produksi sampah sekitar...
Jawa Barat gandeng Waste4Change atasi sampah di tiga daerah
Senin, 24 Januari 2022 - 18:21 WIB
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi bersama lembaga swadaya masyarakat Waste4Change...
Cegah banjir dan produksi air PDAM lancar, Kali Harapan Indah Bekasi dinormalisasi 
Senin, 24 Januari 2022 - 18:10 WIB
Guna memaksimalkan proses produksi melalui air baku. Pengerukan atau normalisasi Kali Sekunder Harap...
Penanaman mangrove di Lubuk Kertang warnai peringatan HUT PDIP ke 49 
Senin, 24 Januari 2022 - 10:55 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Langkat, Sumatera...
Enam truk dikerahkan untuk angkut sampah di kawasan Ahuru Ambon
Senin, 24 Januari 2022 - 10:46 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan mengerahkan enam truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk d...
Komunitas pecinta alam tanam 1.000 pohon di lereng Sindoro
Minggu, 23 Januari 2022 - 15:46 WIB
Puluhan komunitas pecinta alam menanam 1.000 pohon di lereng Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, J...
Selamatkan konservasi mata air, DPC PDIP Kediri tanam 500 pohon dan lepas 10 ribu benih ikan  
Minggu, 23 Januari 2022 - 14:06 WIB
Seluruh struktur elemen Partai DPC PDI- Perjuangan Kota Kediri, Jawa Timur serentak turun ke jalan m...
Pemkab Subang-Korsel jajaki kerjasama penanganan masalah lingkungan
Minggu, 23 Januari 2022 - 10:47 WIB
Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan, di Rumah Din...
BRIN: Anggrek kantung terancam kelestariannya di Indonesia
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:38 WIB
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan dua penyebab utama yang mengancam kelestarian ang...
Satgas Yonif RK 751/VJS dan santri `sulap` lahan kosong jadi kebun sayur
Senin, 17 Januari 2022 - 14:45 WIB
Pesantren Al-Istiqomah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Papua tepatnya di Distrik W...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI