Tiga PMI yang dideportasi dari Malaysia terpapar COVID-19
Elshinta
Jumat, 29 Oktober 2021 - 08:59 WIB |
Tiga PMI yang dideportasi dari Malaysia terpapar COVID-19
Arsip foto. Ratusan TKI/PMI yang dideportasi dari Sabah, Malaysia tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Senin (12/4). ANTARA/Rusman

Elshinta.com - Sebanyak tiga pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia terpapar COVID-19 setelah dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) kedua dalam masa karantina di Rusunawa Nunukan.

Dengan demikian, dari 193 orang PMI yang dideportasi dari Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara, pada Kamis (21/10), ada total 17 orang yang terpapar COVID-19, ungkap Kepala UPT BP2MI Nunukan AKBP FJ Ginting melalui Kasi Perlindungan PMI, Arbain, di Nunukan, Jumat.

Sedangkan sebelumnya, hasil tes PCR pertama di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan ditemukan 14 PMI yang dideportasi dari Malaysia, positif COVID-19 dan sekarang masih menjalani isolasi di RSUD Nunukan,

"Jadi ada lagi tiga orang PMI yang dideportasi yang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR kedua oleh Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan sehingga totalnya sebanyak 17 orang," kata Arbain.

Selain itu, lanjut dia, ada juga lima orang PMI yang pulang mandiri dari Sarawak, Malaysia melalui Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, yang positif COVID-19 sehingga semuanya berjumlah 22 orang.

Mengenai PMI yang dideportasi maupun pulang mandiri tersebut saat ini dalam penanganan Satgas COVID-19 untuk perawatannya. Bahkan, kata Arbain, dari 22 PMI asal Malaysia yang terpapar COVID-19 ada yang masih berusia belia (anak-anak).

Arbain mengakui, semua PMI deportasi resmi telah memiliki bukti tes PCR negatif dari Malaysia. Namun setelah dilakukan tes PCR ulang ternyata ada yang positif.

Semua PMI yang terpapar COVID-19 bersama keluarganya belum dipulangkan ke daerah asal, sebut dia.

​Satgas COVID-19 Kabupaten Nunukan masih terus memantau dan menangani para pekerja migran yang positif COVID-19 hingga benar-benar sembuh dan kembali ke rumah rumah masing-masing dalam kondisi sehat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:47 WIB
Sebanyak 28 nelayan Aceh telah dibebaskan pengadilan provinsi Phuket Thailand, setelah menerima peng...
Suu Kyi dijatuhi hukuman 4 tahun penjara
Senin, 10 Januari 2022 - 18:25 WIB
Pengadilan di Myanmar pada Senin menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada pemimpin terguling n...
Menlu: Keselamatan masyarakat Myanmar jadi perhatian Indonesia
Jumat, 07 Januari 2022 - 07:01 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat ...
Duterte tak akan minta maaf atas kematian dalam perang antinarkoba
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:57 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa (4/1) mengatakan bahwa dia tidak akan pernah meminta m...
Geramm prihatin media dipanggil polisi beritakan lembaga bencana
Selasa, 04 Januari 2022 - 15:23 WIB
Gerakan Media Marah (Geramm) menyesalkan pemanggilan wartawan dari sebuah media oleh polisi Malaysia...
MUI desak UNHCR segera selesaikan persoalan pengungsi di Indonesia
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:30 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abd...
Banjir di Malaysia renggut 27 nyawa
Rabu, 22 Desember 2021 - 11:08 WIB
Banjir besar yang melanda sejumlah negara bagian di Semenanjung Malaysia sejak hujan Jumat lalu hing...
Singapura temukan dugaan klaster Omicron di pusat kebugaran
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:42 WIB
Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan pada Senin malam bahwa tes awal sudah mendeteksi dua kasu...
KBRI Bandar Seri Begawan perkenalkan rendang Minang lewat festival
Selasa, 21 Desember 2021 - 06:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bandar Seri Begawan mempromosikan kuliner khas Ranah Min...
32.044 warga Selangor mengungsi karena banjir
Senin, 20 Desember 2021 - 15:07 WIB
Hingga Senin jam 10.00 pagi ini sebanyak 32.044 orang telah diungsikan ke 162 Pusat Penempatan Semen...
InfodariAnda (IdA)