Hari Sumpah Pemuda, momen generasi muda tingkatkan kecerdasan karakter
Elshinta
Kamis, 28 Oktober 2021 - 16:43 WIB |
Hari Sumpah Pemuda, momen generasi muda tingkatkan kecerdasan karakter
Koordinator Bidang Penyebaran Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Rusprita Putri Utami dalam jumpa pers virtual bersama TikTok pada Kamis (28/10/2021). (ANTARA/TL/Arnidhya Nur Zhafira)

Elshinta.com - Koordinator Bidang Penyebaran Penguatan Karakter, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Rusprita Putri Utami mengatakan perayaan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober dapat dimaknai sebagai momen bagi generasi muda untuk terus meningkatkan wawasan dan kecerdasan karakter.

"Hari Sumpah Pemuda ini adalah bentuk ikrar kita sebagai pemuda Indonesia bahwa kita satu Tanah Air, satu bangsa dan satu bahasa. Kita memiliki dasar negara Pancasila, dan ini menjadi landasan kita bersama sebagai pergerakan yang dimotori pemuda-pemudi Indonesia di zaman dahulu dan diteruskan di zaman sekarang," kata Rusprita dalam jumpa pers virtual, Kamis.

"Kami memiliki satu visi yaitu Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Pendidikan karakter ini diimplementasikan dari pendidikan dasar hingga tinggi," ujarnya menambahkan.

Saat disinggung mengenai tantangan dalam upaya penguatan kecerdasan karakter bagi generasi muda di Indonesia, Rusprita mengatakan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah bagi pemerintah, yang dirangkum dalam tiga isu kritis yang tengah dialami di dunia pendidikan.

Ketiga isu tersebut adalah intoleransi, perundungan, serta kekerasan seksual. Ia mengatakan, Kemendikbudristek memberikan perhatian lebih kepada ketiga isu kritis itu.

"Kami di kementerian sangat concern untuk memerangi tiga isu kritis yang kita akui bersama masih terjadi di dunia pendidikan," kata Rusprita.

"Namun, ini tidak mungkin bisa dilakukan oleh Kemdikbudristek sendiri, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak juga, termasuk media dan penyedia aplikasi teknologi. Kami perlu menyesuaikan dengan media-media yang efektif dan banyak digunakan para generasi muda (untuk sampaikan pesan ini," imbuhnya.

Bicara soal media dan platform media sosial, Rusprita mengatakan pihaknya aktif untuk mengembangkan konten kampanye dengan nilai Pancasila dan kebergaman.

Upaya ini diharapkan bisa memperkuat karakter generasi muda Indonesia, serta dapat mengembangkan generasi muda untuk meningkatkan kompetensi melalui platform daring seperti misalnya diskusi virtual yang merangsang pemikiran kritis dan kreatif.

Ia berpesan kepada generasi muda Indonesia untuk tetap semangat belajar, bukan hanya dari sisi akademis, namun juga toleransi, empati, dan nilai-nilai lainnya yang tertuang di visi Pelajar Pancasila.

"Pada 93 tahun yang lalu, pemuda Indonesia punya semangat kesatuan sebagai warga negara. Dan sekarang, tongkat estafetnya ada di kita. Peran kita sangat dibutuhkan untuk menawarkan solusi nyata bagi negara kita untuk bangkit dari pandemi," kata Rusprita.

"Ini adalah solusi untuk agar kita bisa menjadi bangsa yang besar dan kuat. Generasi muda, dan kita semua, semoga saat ini pun memiliki semangat belajar untuk memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat," ujarnya menambahkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jenis email yang harus segera dihapus
Minggu, 05 Desember 2021 - 10:43 WIB
Pelaku kejahatan siber sudah sejak lama mengincar kotak pesan surat elektronik, terutama untuk email...
KPI harap konten lokal edukatif & inspiratif dominasi media penyiaran
Senin, 29 November 2021 - 10:00 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat berharap konten lokal edukatif, insipiratif serta ramah anak ...
Spotify akan buat fitur video singkat seperti TikTok
Jumat, 26 November 2021 - 22:45 WIB
Platform musik Spotify sedang menguji coba video singkat seperti TikTok, yang akan tampil di linimas...
Kominfo imbau waspada hoaks COVID-19
Jumat, 26 November 2021 - 12:15 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat mewaspadai hoaks tentang COVID-19 yang mas...
Kampanye Makan Tanpa Sisa, sampah makanan berkurang 20 ton tahun ini
Kamis, 25 November 2021 - 11:48 WIB
Bank DBS Indonesia mengadakan kampanye #MakanTanpaSisa yang digulirkan pada tahun 2020 untuk membang...
Kiat dari Kominfo cegah data pribadi tak tersebar di media sosial
Rabu, 24 November 2021 - 09:34 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan beberapa kiat bagi masyarakat agar bisa ...
Kiat memakai IG Reels untuk kebutuhan bisnis
Sabtu, 20 November 2021 - 10:39 WIB
Semenjak pertama kali diluncurkan hampir satu tahun yang lalu, Instagram Reels telah memikat banyak ...
Grab alami gangguan layanan di Asia Tenggara
Selasa, 16 November 2021 - 12:27 WIB
Perusahaan teknologi Grab mengumumkan layanannya mengalami gangguan di kawasan Asia Tenggara terutam...
3 cara perkuat koneksi dengan diri sendiri sebelum kencan
Minggu, 14 November 2021 - 20:59 WIB
Pandemi COVID-19 dalam dua tahun terakhir rupanya memberi dampak baik untuk meningkatkan kesadaran m...
Siberkreasi bagikan enam kiat kenali pinjaman online ilegal
Minggu, 14 November 2021 - 08:55 WIB
Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, Yosi Mokalu, mengungkapkan enam hal...
InfodariAnda (IdA)