Polresta Surakarta serahkan SPDP dan SP2HP keluarga korban Gilang
Elshinta
Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:47 WIB |
Polresta Surakarta serahkan SPDP dan SP2HP keluarga korban Gilang
Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol. Ade Safri Simanjutak (kanan) saat menyerahkan SPDP dan SP2HP kepada orang tua korban, Sunardi (kiri), di rumah korban, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Elshinta.com - Polres Kota Surakarta menyerahkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) kepada keluarga korban mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra (23) yang meninggal setelah mengikuti Diklatsar Menwa di Jurug Jebres Solo.

Penyerahan SPDP dan SP2DP sekaligus tali asih tersebut dilakukan oleh Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol. Ade Safri Simanjutak dan diterima oleh orang tua korban, Sunardi, di rumahnya, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis.

Kapolresta mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya secara transparan untuk mengungkap kasus kematian mahasiswa semester tiga D-4  jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja UNS tersebut.

Menurut dia, pihaknya mendatangi rumah korban tersebut menyampaikan SPDP dan SP2HP kepada keluarga untuk mengungkap adanya dugaan kekerasan yang terjadi. Tim penyidik saat ini terus bekerja efektif untuk mengungkap kasus ini, mulai dari meminta keterangan para saksi hingga mengumpulkan barang bukti.

"Status penyelidikan ditingkatkan jadi penyidikan sejak Senin (25/10)," kata Kapolresta.

Menyinggung soal dugaan adanya pelaku kekerasan, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya akan secepatnya menggelar perkara setelah hasil outopsi keluar untuk mengarah kepada tersangka.

Polisi nanti akan meng-update kembali secepatnya akan gelar perkara mengarah kepada tersangka.

Sementara itu, ayah korban, Sunardi, berharap kasus bisa segera terungkap dengan transparan, jujur, dan lancar. Kejadian yang menimpa anaknya menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi kejadian yang sama di kemudian hari.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan tali asih kepada keluarga korban. Kapolres yang didampingi keluarga korban juga melakukan ziarah dan tabur bunga di makam almarhum Gilang Endi Saputra yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Sebelumnya, penyidik Polres Kota Surakarta memeriksa 26 saksi dalam perkara kematian mahasiswa UNS Gilang Endy Saputra setelah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar Resimen Mahasiswa (Diklatsar Menwa) di Jurug Jebres Solo.

Menurut Kapolresta, pihaknya pada Selasa (26/10) malam telah memeriksa tiga saksi, kemudian pada hari Rabu (27/10) memeriksa lima saksi. Sebelumnya, sebanyak 18 saksi yang dimintai keterangan sehingga total menjadi 26 saksi.

Delapan saksi tambahan yang diperiksa tersebut terdiri atas tiga anggota panitia Diklatsar Menwa dan lima peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Untuk pengembangan lebih lanjut, tim penyidik Satreskrim Polresta Surakarta telah melakukan koordinasi efektif dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Dari penyidik akan mengirimkan surat ke LPSK.

Hal tersebut, lanjut Kapolresta, untuk memberikan pendampingan perlindungan terhadap para saksi yang dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap kasus ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tangkap dua pencuri spesialis rumah indekos di Medan
Rabu, 01 Desember 2021 - 08:45 WIB
Aparat kepolisian menangkap dua pelaku pencurian spesialis pembobol rumah indekos yang kerap beraksi...
Kemenkumham dan BNNP Sumbar geledah Lapas Pariaman
Rabu, 01 Desember 2021 - 07:15 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar) menggeledah serta memeriksa kamar w...
KPK masih pelajari vonis Nurdin Abdullah
Selasa, 30 November 2021 - 18:23 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum memutuskan apakah akan menerima atau mengajukan bandi...
Kominfo dorong penegakan hukum yang adil pada kasus pelecehan di KPI
Selasa, 30 November 2021 - 17:23 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung proses penegakan hukum yang tegas, adil d...
Bea Cukai Surakarta musnahkan 1.811.592 batang rokok ilegal
Selasa, 30 November 2021 - 16:56 WIB
Kantor Bea Cukai Kota Surakarta memusnahkan rokok ilegal sebanyak 1.811.592 batang dan jenis lainn...
Bandar narkoba penabrak polisi diringkus di Kendal Jateng
Selasa, 30 November 2021 - 10:29 WIB
Bandar narkoba berinisial J yang menabrak Iptu JM saat pengejaran di Cirebon, Jawa Barat, diringkus ...
KPK limpahkan berkas perkara Azis Syamsuddin ke pengadilan tipikor
Selasa, 30 November 2021 - 10:06 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa mantan Wakil Ketua DPR RI Azi...
Polisi tangkap buronan kasus mutilasi di Bekasi
Selasa, 30 November 2021 - 09:39 WIB
Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi telah meringkus buronan kasus pembunuhan beren...
Pemerintah akan masukkan revisi UU Cipta Kerja ke Prolegnas prioritas
Senin, 29 November 2021 - 18:46 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menyam...
Satu korban penembakan Bintaro masih jalani perawatan di RS Polri
Senin, 29 November 2021 - 17:30 WIB
Satu korban dugaan penembakan di Exit Tol Bintaro, Jumat (26/11) hingga saat ini masih menjalani pe...
InfodariAnda (IdA)