UNICEF bersama Softex dukung PHBS wanita muda Indonesia
Elshinta
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:58 WIB |
UNICEF bersama Softex dukung PHBS wanita muda Indonesia
Ilustrasi gerakan #DariSaudari untuk galakan PHBS wanita muda di kawasan Indonesia Timur. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - UNICEF bersama dengan Softex menghadirkan kegiatan #DariSaudari yang dimaksudkan untuk mendukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) para wanita muda di Indonesia kawasan Timur agar bisa lebih menjaga kesehatannya ketika mengalami menstruasi.

Hingga Oktober 2021, kampanye #DariSaudari telah berkontribusi terhadap peningkatan akses PHBS yang memadai di 1.327 sekolah di 6 kabupaten maupun kota termasuk Timika, Sorong dan Kupang, lebih dari seribu remaja perempuan dapat merasakan fasilitas yang lebih bersahabat.

"Semua perempuan mengalami menstruasi, namun 1 dari 2 anak perempuan di Indonesia tidak punya cukup pengetahuan tentang manajemen kebersihan menstruasi. UNICEF berusaha mengatasi kesenjangan ini dengan berkolaborasi bersama pemerintah dan sektor swasta,” ujar Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Comini dalam keterangannya, Kamis.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa 70,1 persen remaja perempuan Indonesia usia 10-19 tahun telah mulai mengalami menstruasi.

Fakta ini semakin menunjukkan pentingnya penguatan manajemen kebersihan menstruasi, terutama di sekolah-sekolah.

Hadirnya kampanye ini pun sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan remaja dengan memastikan akses terhadap layanan informasi dan fasilitas kesehatan reproduksi seperti dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2020-2024.

Melalui kampanye sosial #DariSaudari, Kimberly-Clark Softex mendukung UNICEF Indonesia dengan bantuan finansial sebesar Rp1,5 miliar per tahun untuk program WASH dan sosialisasi aplikasi Oky.

Aplikasi edukasi terintegrasi milik UNICEF yang bisa menjadi sumber informasi kesehatan dan kebersihan menstruasi yang terpercaya.

Sejak 2019, kampanye itu bisa menghadirkan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi remaja perempuan khususnya di sekolah- sekolah berbagai wilayah pelosok di Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

Salah satu penerima manfaat dari program kesehatan dan kebersihan perempuan, Calista Inna Kii yang merupakan siswi kelas 6 SDI Lolaramo, Wewewa Barat, Nusa Tenggara Timur, mengatakan dirinya mengapresiasi kehadiran kampanye itu.

“Saya senang sekali mendapat ilmu tentang manajemen kebersihan menstruasi, di mana saya menjadi tahu apa itu menstruasi dan apa yang dapat saya lakukan ketika mengalaminya. Dulu, ketika mengalami menstruasi saya merasa lelah, pusing, malu, dan tidak nyaman. Namun setelah mengikuti kelas MHM ini, saya mendapat banyak ilmu. Kondisi sekolah pun menjadi lebih baik. Sekarang di sekolah sudah ada air bersih dan disediakan pembalut di toilet, sehingga saya bisa mengganti pembalut setiap 3 jam," ujar gadis muda itu.

Tentunya Softex mendukung agar kampanye itu bisa menyentih lebih banyak wanita muda di Indonesia Timur untuk lebih sadar melakukan PHBS khususnya ketika mengalami menstruasi agar taraf kesehatan mereka semakin baik.

“Melalui kolaborasi dengan UNICEF Indonesia, kami berupaya membantu perempuan muda dan remaja dalam mengelola kebersihan dan kesehatan mereka dengan lebih baik," ujar Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex Indonesia Hendra Setiawan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas Pamtas TNI berikan pelayanan kesehatan warga perbatasan RI-PNG 
Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:25 WIB
Personel Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Pos Waris kembali beraksi dengan memberikan pelayanan ke...
Keju yang baik kandung zat gizi seperti susu
Jumat, 03 Desember 2021 - 22:55 WIB
Ketua Indonesia Sport Nutrition Association Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes mengatakan, keju yang baik...
Remaja perlu lewati masa pubertas tanpa `baper`
Jumat, 03 Desember 2021 - 09:35 WIB
Psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Tara de Thouars, BA, M.Psi berpendapat, penting bagi par...
Dokter sarankan konsumsi serat dan Jangan mengejan agar tak kena wasir
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:35 WIB
Dokter spesialis bedah dari Universitas Udayana, dr. Heru Sutanto K, SpB menyarankan Anda tidak meng...
Dalam setahun, ODHA di Sukoharjo bertambah 47 kasus
Rabu, 01 Desember 2021 - 20:37 WIB
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mencatat terjadi penambahan kasus orang dengan HIV dan Aids (ODHA) ...
Panel FDA beri dukungan terbatas pemakaian pil COVID-19 Merck
Rabu, 01 Desember 2021 - 09:11 WIB
Sebuah panel penasihat ahli Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS pada Selasa (30/11) dala...
WHO sebut vaksin masih penting untuk lawan Omicron
Selasa, 30 November 2021 - 11:15 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksinasi masih penting untuk melawan virus corona...
Gejala omicron mirip infeksi virus pada umumnya
Senin, 29 November 2021 - 18:37 WIB
Varian baru COVID-19 yang ditemukan di Afrika, Omicron, menunjukkan gejala yang ringan seperti diala...
Moeldoko: Perlu sumber pendanaan alternatif untuk BPJS Kesehatan
Senin, 29 November 2021 - 14:45 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan diperlukannya sumber pendanaan alternatif untuk menga...
 Pemkot bertekad turunkan angka stunting di Kota Magelang
Minggu, 28 November 2021 - 13:44 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah bertekad terus menekan jumlah anak penderita stunting di wilay...
InfodariAnda (IdA)