Kemenpora : Kebugaran jasmani pelajar Indonesia rendah
Elshinta
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:53 WIB |
Kemenpora : Kebugaran jasmani pelajar Indonesia rendah
Tangkapan layar Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kemenpora Ary Moelyadi (kiri) dalam webinar bertajuk `PJOK dalam Pembelajaran Paradigma Baru` yang diikuti di Jakarta, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Elshinta.com - Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Ary Moelyadi menyebutkan kebugaran jasmani yang dimiliki oleh para pelajar di Indonesia masih dapat dikatakan cukup rendah.

“Dilihat dari derajat kebugaran jasmani, yang baik sekali hanya 0,14 persen. Ini kan menjadi keprihatinan kita bersama ya, kebugarannya sangat kecil sekali,” kata Ary dalam webinar bertajuk “PJOK dalam Pembelajaran Paradigma Baru” yang diikuti di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut dia menyebutkan angka pelajar yang memiliki kebugaran jasmani yang masuk dalam kategori sangat aktif hanya sebesar 2,1 persen.

Ary menegaskan angka yang rendah pada kebugaran pelajar tersebut disebabkan oleh adanya sejumlah permasalahan dalam dunia olahraga pendidikan. Seperti kenakalan remaja yang meningkat.

Selain meningkatnya kenakalan pada remaja, olahraga dianggap belum menjadi bagian dari gaya hidup yang sehat dan hanya sekadar mengikuti gaya figur publik yang disukai dalam beberapa waktu saja.

Para pelajar, kata dia, juga telah didominasi oleh kemajuan teknologi dari revolusi industri keempat sehingga lebih sering menghabiskan waktu dengan memainkan gawai.

Lebih lanjut dia menyebutkan, kurangnya aktivitas fisik yang diikuti dengan kurangnya fasilitas untuk pendidikan olahraga serta ekstrakurikuler untuk pelajar di sekolah menjadi penyebab mengapa pelajar kurang memiliki minat pada bidang olahraga.

“Apalagi dua tahun ini kita mengalami pandemi. Tentunya anak dengan malas gerak, paling tidur makan, main game online dan seterusnya. Kita harus mencoba beberapa inovasi untuk anak-anak ini bisa tetap bergerak dan aktif,” tegas dia.

Menurut Ary untuk dapat mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, pemerintah perlu menyiapkan pemenuhan hak anak untuk tumbuh kembang, kesehatan serta pendidikan karakter karena para pelajar merupakan pemimpin masa depan yang akan berkontribusi baik dalam pemerintahan maupun swasta.

“Jadi sehat, bugar, produktif, itu harapan kita.” ujar Ary.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Universitas Brawijaya beri penjelasan kasus pelecehan seksual NWR
Minggu, 05 Desember 2021 - 20:56 WIB
Universitas Brawijaya memberikan penjelasan terkait kasus pelecehan seksual yang dialami salah seora...
Perkembangan literasi harus diperhatikan untuk capai masyarakat informasi
Sabtu, 04 Desember 2021 - 18:14 WIB
Banyak kalangan termasuk para ahli komunikasi meyakini bahwa peradaban masa depan adalah masyarakat ...
Mahasiswi Salatiga juara lomba orasi unjuk rasa
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:12 WIB
Panas terik itu siang itu tidak menyurutkan puluhan anggota Sabhara untuk tetap berdiri menjaga romb...
21 mahasiswa pertukaran `Mahasiswa Merdeka` menimba ilmu di STIE Malangkuceswara
Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:47 WIB
STIE Malangkuceswara atau ABM menerima 21 dari 24 orang mahasiswa program pertukaran Mahasiswa Merde...
Dekranasda NTT gagas `Tenun Masuk Sekolah` untuk regenerasi penenun
Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:23 WIB
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Timur menggagas Program Tenun Masuk Sekol...
BEM minta Kemendikbudristek kaji ulang revisi statuta UI
Jumat, 03 Desember 2021 - 22:11 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia meminta agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaa...
Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, Perpusnas raih Predikat Terbaik II
Kamis, 02 Desember 2021 - 16:26 WIB
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI meraih penghargaan sebagai salah satu Anggota Jaringan Dokument...
 Tingkatkan kualitas, Universitas Majalengka teken MoU dengan 2 universitas di Lampung
Kamis, 02 Desember 2021 - 16:15 WIB
Universitas Majalengka Jawa Barat telah melakukan studi banding dan menandatangani MoU dengan dua Un...
 Wujudkan literasi digital, Perpusnas-STIK luncurkan website Kepustakaan Ilmu Kepolisian 
Rabu, 01 Desember 2021 - 19:56 WIB
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) R.I. dan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) berkolaborasi untuk...
Ratusan guru di Kabupaten Batu Bara dites urine
Rabu, 01 Desember 2021 - 17:10 WIB
Ratusan guru di Kabupaten Batu Bara menjalani tes urine hari ini, Rabu (1/12). Tes urin ini merupaka...
InfodariAnda (IdA)