OJK gandeng ITS luncurkan program `digital financial literacy` 2021
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:25 WIB |
OJK gandeng ITS luncurkan program `digital financial literacy` 2021
Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi saat membuka Program Digital Financial Literacy 2021 di Surabaya, Selasa (26/10/2021). ANTARA/HO-OJK Regional 4 Jatim

Elshinta.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan Program Digital Financial Literacy 2021, guna memperkenalkan model bisnis dan pemanfaatan Inovasi Keuangan Digital (IKD) kepada generasi milenial.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi di Surabaya, Selasa, mengatakan, program peluncuran yang dikemas dengan mengusung tema How to be financially literate: An eye opener for new generation tersebut, juga bertujuan memberikan pemahaman terkait risiko yang melekat pada penggunaan IKD dan layanan keuangan digital lainnya.

Bambang mengakui, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK tahun 2019, tingkat inklusi keuangan digital dan tingkat literasi keuangan digital masyarakat Indonesia masih di kisaran 31,26 persen dan 36 persen.

"Ketimpangan antara perkembangan layanan keuangan digital dengan rendahnya tingkat literasi keuangan digital di masyarakat ini berpotensi menimbulkan dampak negatif," katanya.

Bambang menjelaskan, dampak itu di antaranya perencanaan keuangan yang tidak baik, tidak adanya tujuan untuk mengelola keuangan, penempatan instrumen investasi yang tidak tepat, dan terjebak oleh praktik investasi bodong atau Ponzi scheme.

Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital, Imansyah mengakui, dalam kondisi pandemi COVID-19, teknologi finansial (fintech) memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan literasi dan percepatan inklusi keuangan.

"Hadirnya fintech memberikan dampak positif yang begitu besar untuk masyarakat, namun juga memuat risiko yang perlu kita pahami dan mitigasi dengan bijak agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar," katanya.

Untuk menjawab tantangan itu, kata dia, OJK sebagai regulator jasa keuangan berinisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan digital dengan berbagai cara, antara lain membuat kurikulum terkait keuangan digital bagi pelajar dan mahasiswa, serta meningkatkan fungsi Fintech Center (OJK Infinity) dalam meningkatkan kapasitas SDM Sektor Jasa keuangan.

"Kami juga memfasilitasi konsultasi terkait dengan inovasi keuangan digital, dan membuat modul literasi keuangan digital," katanya.

Sementara itu, program literasi keuangan digital ini merupakan inisiatif berkesinambungan dari OJK yang ditujukan untuk memberikan edukasi dan literasi terkait layanan keuangan digital yang dikemas secara interaktif, menarik dan mudah dipahami dalam bentuk media buku, e-book, video animasi, dan e-games.

"Target utama yang disasar dari program Digital Financial Literacy (DFL) ini adalah generasi milenial yang memiliki potensi sebagai pengguna terbesar layanan keuangan digital," tuturnya.

Hadir dalam peluncuran itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Dino Milano Siregar, dan Advisor Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Widyo Gunadi, serta influencer kenamaan Reza Pahlevi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Yogyakarta gelar vaksinasi malam hari sasar warga rentan sosial
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:11 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Puskesmas Gedongtengen menggelar vaksinasi pada malam hari untuk ...
Kasus masih proses di pengadilan, KPMH sebut seruan Rizieq tak pantas
Minggu, 05 Desember 2021 - 18:18 WIB
Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid memberikan respon t...
Kepala BNPB: Segera bentuk posko terpadu tanggap darurat erupsi Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 15:10 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto meminta segera di...
Pasien rawat inap Wisma Atlet hari ini berkurang empat orang
Minggu, 05 Desember 2021 - 14:06 WIB
Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, pe...
Satgas Covid-19 Kota Bandung lakukan pengetatan selama PPKM Level 3 Nataru
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:26 WIB
Jelang libur panjang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota...
Pemkot Bandung siapkan langkah strategis tekan angka pengangguran
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:13 WIB
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Darto memastikan telah menyiapkan sejumlah la...
Tanah sehat untuk mencegah bencana
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:07 WIB
Pada Sabtu ini, 5 Desember 2021, komunitas ilmu tanah dunia tengah merayakan Hari Tanah Dunia (World...
Pertamina jamin ketahanan stok BBM dan elpiji pasca erupsi Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:47 WIB
PT Pertamina Parta Niaga menjamin ketahanan stok BBM dan elpiji serta memastikan penyaluran kedua je...
BPBD Lumajang: 102 korban luka akibat letusan Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat data sementara korban terdampak letusan...
10 warga belum bisa dievakuasi dari dusun yang terdampak letusan Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 11:35 WIB
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa masih ada 10 warga yang belum bisa dievakua...
InfodariAnda (IdA)