KY raih predikat informatif keterbukaan informasi publik
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
KY raih predikat informatif keterbukaan informasi publik
Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Komisi Yudisial (KY) berhasil meningkatkan prestasi dalam penganugerahan Keterbukaan informasi Publik 2021 kategori lembaga negara dan lembaga pemerintahan nonkementerian dengan menyandang gelar Informatif. KY memperoleh Informatif  dengan perolehan nilai 95,41.

 Penghargaan disampaikan secara virtual oleh Wakil Presiden K.H. Ma'aruf Amin kepada Wakil Ketua KY M. Taufiq HZ didampingi Sekretaris Jenderal KY Arie Sudihar dan Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi R. Adha Pamekas, Selasa (26/10) di Auditorium KY, Jakarta.

"Predikat Informatif ini merupakan kali pertama diterima oleh KY sejak penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Pusat sejak 2014. Atas penghargaan ini, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras atas capaian ini," jelas M. Taufiq H.Z.

Penghargaan ini, lanjut Taufiq, adalah bentuk implementasi KY terhadap keterbukaan informasi publik. KY juga akan lebih meningkatkan pelayanan informasi publik agar akses publik terhadap informasi semakin mudah, terbuka, dan akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sekretaris Jenderal KY Arie Sudihar menambahkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan perlindungan hak masyarakat atas informasi publik untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, KY akan memberikan inovasi dan kolaborasi dalam pelayanan informasi.

"Kami akan terus meningkatkan perbaikan tata kelola keterbukaan informasi publik yang didukung inovasi dan kolaborasi,  serta adaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi," pungkas Arie seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Bandung siapkan skema penutupan beberapa ruas jalan saat Nataru
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:20 WIB
Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021, jelang Natal 2021 dan Tahun ...
Polri sosialisasikan pengangkatan 57 eks pegawai KPK pekan depan
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:09 WIB
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mensosialsiasikan Peraturan Polri (Perpol) tenta...
Kemenkes: Pasien COVID-19 bertambah 246 orang jadi 7.632 kasus aktif
Sabtu, 04 Desember 2021 - 19:47 WIB
Kementerian Kesehatan mencatat pasien COVID-19 di Indonesia mengalami tambahan 246 orang sehingga sa...
PUPR segera perbaiki jembatan gantung penghubung dua kecamatan
Sabtu, 04 Desember 2021 - 18:56 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cianjur, Jawa Barat, segera memperbaiki jembatan gant...
Jadi wirausaha muda pemula, 12 pemuda Kota Bandung dapat apresiasi
Sabtu, 04 Desember 2021 - 18:37 WIB
Sebanyak 12 pemuda Kota Bandung memperoleh apresiasi karena dinilai mempunyai kapasitas sebagai pemu...
Vaksinasi capai 60 persen, Djarum Foundation beri apresiasi 4 sepeda motor untuk warga Semarang
Sabtu, 04 Desember 2021 - 17:24 WIB
Program vaksinasi Covid-19 kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Semarang Jawa Tengah dan Djarum fo...
Pemkot sosialisasi e-partisipasi kepada Forum RW se-Kota Bandung
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:48 WIB
Dalam rangka memberikan layanan informasi dan kemudahan bagi masyarakat dalam menghitung partisipasi...
121 pospam terpadu didirikan saat Nataru di Sumut
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:24 WIB
Sebanyak 121 pos pengamanan (Pospam) terpadu akan didirikan di sejumlah titik di Sumatera Utara, saa...
Polisi tangkap pelaku pembuangan mayat bayi baru lahir
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:06 WIB
Evi Afrida (20), warga Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan pol...
Kasus positif Covid-19 Sukoharjo bertambah diduga dibawa pendatang
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:55 WIB
Kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah cenderung bertambah sejak awal pekan ini. Setelah...
InfodariAnda (IdA)