Malaysia amankan kompleks Petronas di Sudan pascakudeta militer
Elshinta
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:58 WIB |
Malaysia amankan kompleks Petronas di Sudan pascakudeta militer
Arsip - Logo Petronas terlihat di sebuah SPBU di Kuala Lumpur, Malaysia, September 2020. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan akan melindungi kompleks Petronas di Sudan menyusul terjadinya kudeta militer di negara tersebut.

"Kementerian Luar Negeri sedang memantau secara dekat perkembangan di Sudan, berikut laporan pengambilalihan pemerintahan oleh pihak tentara di sana," ujar pernyataan Kemenlu Malaysia di Putrajaya, Selasa.

Menurut Kedutaan Besar Malaysia di Khartoum, 42 warga Malaysia, termasuk 27 pelajar, dilaporkan berada dalam keadaan selamat.

"Pegawai-pegawai kedutaan senantiasa berhubungan secara dekat dengan mereka," kata kedubes.

Kemenlu mengatakan akan terus berusaha melindungi semua kepentingan Malaysia di Sudan, termasuk Petronas Sudan Compleks yang ikut ditempati Kedubes Malaysia, badan-badan PBB dan lembaga-lembaga internasional.

Kuasa Usaha Sudan telah dipanggil oleh Kemenlu Malaysia petang ini terkait kekhawatiran terhadap keselamatan warga Malaysia di Sudan.

Sebelumnya pemerintah Malaysia merasa mengkhawatirkan isu penyitaan aset milik Petronas, termasuk Petronas Sudan Complex, di Khartoum oleh pemerintah transisi karena dianggap diperoleh secara ilegal dari pemerintahan sebelumnya.

Sejak munculnya isu tersebut pada Desember 2020, Kemenlu Malaysia telah bekerja sama dengan Petronas dan Kedubes Malaysia di Khartoum untuk menangani isu tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasukan keamanan Myanmar serang unjuk rasa di Yangon
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:23 WIB
Pasukan keamanan Myanmar menabrakkan sebuah mobil ke arah pengunjuk rasa anti kudeta di Yangon pada ...
Singapura, Malaysia buka perbatasan darat bagi pelancong sudah vaksin
Senin, 29 November 2021 - 13:03 WIB
Singapura dan Malaysia membuka kembali perbatasan daratnya pada Senin dan mengizinkan para pelancong...
Turis datang kembali, Thailand gelar festival monyet lagi
Minggu, 28 November 2021 - 20:46 WIB
Wisatawan dan warga Lopburi, Thailand tengah, menyaksikan ribuan ekor monyet berpesta dengan dua ton...
Surplus nonmigas Indonesia atas Malaysia naik hampir 200 persen
Minggu, 21 November 2021 - 08:15 WIB
Neraca perdagangan nonmigas Indonesia-Malaysia pada periode Januari-September 2021 mencatatkan surpl...
Singapura perlonggar pembatasan ketat COVID-19
Sabtu, 20 November 2021 - 20:55 WIB
Pemerintah Singapura melonggarkan sejumlah pembatasan sosial yang diterapkan secara ketat untuk mene...
Hong Kong izinkan vaksin Sinovac untuk anak 3-17 tahun
Sabtu, 20 November 2021 - 17:07 WIB
Pemerintah Hong Kong menyetujui penurunan batas usia penerima vaksin COVID-19 buatan Sinovac, China,...
Dubes RI ungkap sanksi prokes di Singapura minimal Rp3 juta
Rabu, 17 November 2021 - 06:59 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengungkapkan sanksi bagi warga yang mela...
Singapura terbuka bagi 19 negara COVID-19 rendah termasuk Indonesia
Selasa, 16 November 2021 - 18:11 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengatakan Singapura telah membuka kembal...
Singapura berencana buka perbatasan untuk WNI mulai 29 November
Selasa, 16 November 2021 - 13:00 WIB
Pemerintah Singapura berencana membuka kembali perbatasan negaranya untuk pelaku perjalanan Indonesi...
Malaysia hapus sebagian biaya COVID-19 bagi WNA di KLIA
Minggu, 07 November 2021 - 20:15 WIB
Pemerintah Malaysia menghapus biaya pengoperasian karantina COVID-19 bagi warga negara asing (WNA) ...
InfodariAnda (IdA)