Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Elshinta
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Sumber foto: A Muhtarom/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Oktober silam, Satreskrim Polres Rembang menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. 

Dari dua tersangka tersebut, salah satunya merupakan provokator kasus pemblokiran jalan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan mengatakan, penetapan kedua tersangka berawal dari penyelidikan kasus tambang ilegal di Desa Tahunan, Kecamatan Sale serta pemblokiran jalan umum menuju lokasi tambang di desa tersebut beberapa waktu lalu.

Salah seorang tersangka yang berinisial JW merupakan orang kepercayaan kepala desa yang sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka kasus tambang ilegal.

"JW juga sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemblokadean jalan menuju lokasi tambang. Dia merupakan orang kepercayaan atau bisa dibilang pengawal Kepala Desa Tahunan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tambang ilegal," terang Kapolres Dandy saat konferensi pers di Mapolres Rembang, Senin (25/10) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Muhtarom.

Dalam proses penyidikan, imbuh Kapolres Dandy, polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka JW  mempunyai senjata api.

"Kita lakukan penyelidikan dan benar kita dapatkan pada tanggal 22 Oktober 2021 kita temukan senjata api ini dikuasai oleh JW," imbuh Dandy.

Kapolres Dandy menambahkan tersangka JW mendapatkan senjata api ilegal dari tersangka S, warga Tuban, Jawa Timur.

"Kita lakukan pengembangan di Tuban di kediaman dan bengkel saudara S ini, kita temukan sejumlah butir peluru aktif, untuk diisikan ke senjata api," imbuhnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut diketahui tersangka S membeli senjata api secara online.

"Awal senjata ini adalah senjata air soft gun kemudian dia lakukan modifikasi dan peruntukkannya bisa digunakan sebagai senjata api," tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka tersebut dijerat Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal.

"Ancaman hukumannya, hukuman mati, atau seumur hidup atau penjara sementara maksimal 20 tahun," pungkas Kapolres Dandy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bidan disiram air panas karena tegur tetangga karaoke ribut
Rabu, 08 Desember 2021 - 18:45 WIB
Seorang bidan di Padang, Sumatera Barat bernama Sri Wahyuni (31) menjadi korban penyiraman air panas...
SMA Negeri 1 Oksibil dibakar OTK
Minggu, 05 Desember 2021 - 11:47 WIB
Bangunan SMA Negeri 1 Oksibil, Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Minggu dini ...
Sindikat pencurian data pribadi digulung petugas
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:34 WIB
Unit Indag dan Siber, Direktorat Reserse Khusus Polda Jabar kembali berhasil menangkap sindikat pen...
 Produksi miras, gudang milik warga Kaliwungu digrebek Polres Kudus
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:36 WIB
Aparat Polres Kudus, Jawa Tengah menggerebek tempat pembuatan minuman keras (miras) yang berada di ...
Sepuluh kali lakukan `begal` payudara, Fendi terancam lima tahun penjara
Kamis, 02 Desember 2021 - 14:58 WIB
Fendi Indra Setyawan (31) warga Dusun Buntalan Rt 002/Rw 008, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tenga...
Polda Jateng tangkap enam penggendam lintas provinsi
Rabu, 01 Desember 2021 - 12:24 WIB
Jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Jateng berhasil membekuk enam orang anggota kawanan penipuan ...
Operasi Kancil Toba 2021 ungkap 129 kasus dan amankan 147 tersangka
Selasa, 30 November 2021 - 17:10 WIB
Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan dalam waktu 21 hari Ops Kancil T...
Curi alat berat perusahaan, cakades di Purwakarta ditangkap petugas
Senin, 29 November 2021 - 20:55 WIB
Seorang cakades saat Pilkades Purwakarta yang baru lalu, dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim...
Pembunuhan disertai mutilasi di Kedungwaringin bermotif dendam
Minggu, 28 November 2021 - 21:24 WIB
Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang...
Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Minggu, 28 November 2021 - 21:11 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk 11 anggota geng motor yang menganiaya...
InfodariAnda (IdA)