Myanmar janji lebih kooperatif soal rencana perdamaian ASEAN
Elshinta
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:55 WIB |
Myanmar janji lebih kooperatif soal rencana perdamaian ASEAN
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Junta militer Myanmar pada Minggu berjanji akan bertindak kooperatif "sebisa mungkin" dalam melaksanakan rencana perdamaian yang disepakatinya dengan ASEAN.

Janji tersebut diutarakan Myanmar kendati negara itu mendapat teguran keras dari ASEAN, yang telah memutuskan menolak kehadiran pemimpin junta pada KTT ASEAN pekan ini.

Dalam pengumuman yang disampaikan media negara, Minggu, junta mengatakan pihaknya menjunjung prinsip hidup berdamping dengan negara-negara lain.

Junta juga menyatakan akan bekerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu dalam menindaklanjuti lima butir "konsensus" yang mereka sepakati pada April.

Konsensus itu didukung oleh China dan negara-negara Barat.

Para menteri luar negeri ASEAN pada 15 Oktober menolak kehadiran Ming Aung Hlaing, pemimpin militer Myanmar yang melakukan kudeta pada 1 Februari, karena dianggap gagal melaksanakan rencana perdamaian yang telah disepakati.

Konsensus mencakup penghentian permusuhan, membuka dialog, memberi akses bagi bantuan kemanusiaan, serta memberi akses penuh di Myanmar bagi utusan khusus ASEAN.

Junta pada Jumat (22/10) malam memukul balik dengan menuduh ASEAN melanggar prinsip-prinsip soal konsensus dan soal sikap tidak mencampuri urusan dalam negeri para anggotanya.

Junta menolak menyetujui pengiriman perwakilan politik dari Myanmar selain Min Aung Hlaing.

Ketua ASEAN saat ini, Brunei, belum mengomentari penolakan tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Surplus nonmigas Indonesia atas Malaysia naik hampir 200 persen
Minggu, 21 November 2021 - 08:15 WIB
Neraca perdagangan nonmigas Indonesia-Malaysia pada periode Januari-September 2021 mencatatkan surpl...
Singapura perlonggar pembatasan ketat COVID-19
Sabtu, 20 November 2021 - 20:55 WIB
Pemerintah Singapura melonggarkan sejumlah pembatasan sosial yang diterapkan secara ketat untuk mene...
Hong Kong izinkan vaksin Sinovac untuk anak 3-17 tahun
Sabtu, 20 November 2021 - 17:07 WIB
Pemerintah Hong Kong menyetujui penurunan batas usia penerima vaksin COVID-19 buatan Sinovac, China,...
Dubes RI ungkap sanksi prokes di Singapura minimal Rp3 juta
Rabu, 17 November 2021 - 06:59 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengungkapkan sanksi bagi warga yang mela...
Singapura terbuka bagi 19 negara COVID-19 rendah termasuk Indonesia
Selasa, 16 November 2021 - 18:11 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengatakan Singapura telah membuka kembal...
Singapura berencana buka perbatasan untuk WNI mulai 29 November
Selasa, 16 November 2021 - 13:00 WIB
Pemerintah Singapura berencana membuka kembali perbatasan negaranya untuk pelaku perjalanan Indonesi...
Malaysia hapus sebagian biaya COVID-19 bagi WNA di KLIA
Minggu, 07 November 2021 - 20:15 WIB
Pemerintah Malaysia menghapus biaya pengoperasian karantina COVID-19 bagi warga negara asing (WNA) ...
KTT ASEAN mengesahkan rekomendasi deklarasi yang diinisiasi Indonesia
Jumat, 05 November 2021 - 21:34 WIB
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-38 dan ke-39 mengesahkan lima rekomendasi deklarasi, termas...
Indonesia, Malaysia tanda tangani kontrak dagang 87,89 juta dolar AS
Selasa, 02 November 2021 - 19:47 WIB
Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan 18 nota kesepahaman (MoU) dan Single Purchasin...
Mahathir tidak menggunakan uang crypto
Senin, 01 November 2021 - 16:30 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan tidak menggunakan mata uang crypto, namu...
InfodariAnda (IdA)