Polda Aceh pro aktif selidiki kasus dugaan percobaan rudapaksa
Elshinta
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Polda Aceh pro aktif selidiki kasus dugaan percobaan rudapaksa
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Seiring dengan semakin liarnya pemberitaan dan isu tentang dugaan penolakan laporan yang dibuat oleh korban percobaan rudapaksa atau pemerkosaan, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, kembali menegaskan kalau pihaknya sudah melakukan penyelidikan secara proaktif terhadap kasus tersebut.

Winardy menjelaskan, langkah proaktif yang dilakukan Polda Aceh melalui Ditreskrimum adalah dengan membuat laporan polisi model "A", yaitu laporan yang dibuat oleh anggota Polri yang mengetahui peristiwa pidana.

Selain itu, sambung Winardy, petugas juga sudah melakukan interview dengan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi tersebut, petugas telah membuat sketsa wajah terduga pelaku.

Petugas juga melakukan pencarian terhadap barang bukti yang ada kaitannya dengan tindak pidana tersebut dan membuat sketsa TKP, sehingga diharapkan ada titik terang terhadap percobaan pemerkosaan yang dialami korban.

"Kita sudah melakukan interview  para saksi. Dari keterangan tersebut kita buat sketsa wajah terduga pelaku dan sketsa TKP pun sudah selesai dilakukan," terangnya melalui keterangan pers seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Minggu (24/10).

Winardy juga mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh dan telah membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk counselling dan trauma healing.

Namun sangat disayangkan, kata Winardy, belum siap langkah itu dilakukan, ada pihak yang mempengaruhi korban untuk pulang dan tidak mau dirawat di rumah sakit Bhayangkara.

"Surat keluar dari rumah sakit tersebut ditandatangani oleh pendamping hukum korban atas permintaan dari korban sendiri. Kami menilai, terkesan ada yang sengaja menutup akses korban untuk dilakukan penyelidikan," sebutnya.

"Seharusnya, semua pihak harus menghargai proses penyelidikan yang kami lakukan. Bukan malah menghambatnya dengan mempengaruhi korban. Karena untuk teknik penyelidikan itu ranah polisi," tambahnya.

"Kami sudah membawa korban ke rumah sakit untuk counselling, namun ada yang mempengaruhi sehingga korban minta pulang. Kami sangat menyayangkan hal tersebut. Karena teknik penyelidikan terhadap kasus tersebut hanya polisi yang memahaminya," ungkap Winardy.

Dalam kesempatan itu, Ia meminta kerja sama semua pihak, agar kasus ini segera terungkap dan mengetahui peristiwa pidana apa yang terjadi.

Untuk diketahui, terkait isu penolakan laporan dari korban percobaan rudapaksa, Polda Aceh melalui Ditreskrimum yang diwakili Unit PPA sebelumnya sudah mengerahkan anggotanya ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan langkah penyelidikan proaktif dengan mendatangi TKP.

Setelah diinterview dan meninjau TKP, petugas langsung membuat sketsa TKP dan wajah terduga pelaku.

Penyidik juga sudah sempat melakukan interview pelapor di rumahnya. Sehingga, sekarang kasus dugaan rudapaksa tersebut resmi ditangani Ditreskrimum Polda Aceh.

Saat ini, Unit PPA menunggu kesiapan korban setelah trauma healing untuk diambil keterangannya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kodam XVII/Cenderawasih serahkan 67 kendaraan operasional Mabes TNI AD
Rabu, 01 Desember 2021 - 07:45 WIB
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyerahkan 67 unit kendaraan oper...
Danrem 172/PWY tegaskan TNI kuasai Suru-suru
Selasa, 30 November 2021 - 14:45 WIB
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menegaskan TNI saat ini sudah menguasai Suru-suru usai pe...
TNI bagikan sembako untuk warga Jila Mimika Papua
Selasa, 30 November 2021 - 08:01 WIB
Prajurit TNI Kodim 1710/Mimika Serda Lambertus Stevanus H membagikan paket sembako di Kampung Deloa ...
Mabes Polri tegaskan soliditas sinergisitas TNI-Polri tetap terjaga
Senin, 29 November 2021 - 19:25 WIB
Salah satu pejabat di Mabes Polri menegaskan keributan yang melibatkan oknum TNI-Polri kerap terjadi...
Kapolri perintahkan periksa anggota terlibat pertikaian Tembagapura
Senin, 29 November 2021 - 16:07 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyatakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sud...
 Antisipasi banjir dan longsor, personel lalu lintas siaga
Minggu, 28 November 2021 - 17:58 WIB
Personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya...
 Begi-bagi jamu, Operasi Zebra Candi ala Satlantas Polres Kudus
Minggu, 28 November 2021 - 14:26 WIB
Puluhan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kudus, Jawa Tengah berkumpul di sisi timur kawasan Alun-a...
Satgas TNI Yonif 123 berikan bantuan tas-buku anak di perbatasan
Minggu, 28 November 2021 - 10:27 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali di bawah Kolakopsrem 174/ATW Merauke menjadi gu...
Satgas Yonif 512 bagikan pakaian untuk warga perbatasan RI-PNG
Minggu, 28 November 2021 - 09:03 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalilapar dipimpin Danpos Letda Inf Wahyu...
Kodim Polewali Mandar sisir pelosok ajak warga divaksin
Minggu, 28 November 2021 - 08:51 WIB
Kodim 1402 Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyisir pelosok desa setempat untuk mengajak ...
InfodariAnda (IdA)