Universitas Pancasila wujudkan MBKM budidaya kebun tanaman obat
Elshinta
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:11 WIB |
Universitas Pancasila wujudkan MBKM budidaya kebun tanaman obat
Sejumlah kegiatan Universitas Pancasila (UP) mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan melakukan budidaya di lahan kebun tanaman obat (KTO) Lembah Cisadane, Ciseeng, Bogor Jawa Barat. ANTARA/Humas UP

Elshinta.com - Universitas Pancasila mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka  dengan melakukan budidaya di lahan kebun tanaman obat Lembah Cisadane, Ciseeng, Bogor Jawa Barat.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat  Universitas Pancasila Riza Darma Putra dalam keterangan tertulisnya, Minggu mengatakan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi UP.

Ia menceritakan pernah terlibat dalam kegiatan Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (RISTOJA). "Indonesia sangat kaya tanaman obat, dan sangat membutuhkan pengembangan lebih lanjut," katanya.

Jenis tanaman obat yang ditanam adalah empon-empon seperti jahe merah, kencur, kunyit dan temulawak, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Kegiatan penanaman dilakukan di lahan seluas 2 hektar, yang tersedia atas kerja sama Up dengan PT Arthaguna Ciptasarana, didukung oleh program Matching Fund dari Kemendikbudristek.

Sejumlah mahasiswa dan dosen berbaur dengan masyarakat petani melakukan penanaman bibit empon-empon yang sudah berusia 30—40 hari. Bibit siap tanam tersebut, berasal dari rimpang yang telah disemai sebelumnya.

Adapun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan budidaya tanaman obat merupakan mahasiswa semester tujuh yang terlibat MBKM, dalam bentuk studi independen, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Asosiasi Pengobatan Tradisional Indonesia (ASPETRI) Al Anhar Gumay menyatakan dukungannya dalam kegiatan budidaya tanaman obat yang dilakukan UP.

Ia mengungkapkan akan membantu pemasaran hasil panen dari kebun yang dilakukan oleh mahasiswa UP.

Menurut dia kebutuhan tanaman obat cukup besar, terutama berasal dari 6000 anggota ASPETRI di seluruh Indonesia yang menggunakan ramuan tradisional untuk pengobatan. Ia mengajak mahasiswa UP untuk bergabung dalam komunitas Sahabat Aspetri.

Turut hadir Kepala Desa Putat Nutug Ciseeng Bogor, M. Darmawan menyambut baik kegiatan penanaman empon-empon di wilayah kerjanya. Ia berharap, masyarakat di Putat Nutug bisa terlibat dalam kegiatan menanam tanaman obat di lahannya masing-masing.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Literasi jadi kunci penting Indonesia maju
Selasa, 07 Desember 2021 - 15:37 WIB
Keberadaan perpustakaan kini semakin sentral di era teknologi yang kian berkembang laju. Sehingga, P...
Ikut cerdaskan bangsa, Satgas Pamtas TNI jadi pengajar di perbatasan RI-PNG
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:05 WIB
Personel Pos Waris Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC menjadi tenaga pengajar Sekolah Dasar Kanandega...
Pustakawan berperan dalam mendukung penelitian di Indonesia
Senin, 06 Desember 2021 - 21:47 WIB
Syarif Bando menyebut, pustakawan memiliki peran penting dalam mengumpulkan informasi-informasi, kem...
Siswa SMP di Temanggung gelar aksi Peduli Semeru
Senin, 06 Desember 2021 - 15:22 WIB
Para siswa, guru, dan karyawan SMP Negeri 6 Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar aksi Peduli...
Universitas Brawijaya beri penjelasan kasus pelecehan seksual NWR
Minggu, 05 Desember 2021 - 20:56 WIB
Universitas Brawijaya memberikan penjelasan terkait kasus pelecehan seksual yang dialami salah seora...
Perkembangan literasi harus diperhatikan untuk capai masyarakat informasi
Sabtu, 04 Desember 2021 - 18:14 WIB
Banyak kalangan termasuk para ahli komunikasi meyakini bahwa peradaban masa depan adalah masyarakat ...
Mahasiswi Salatiga juara lomba orasi unjuk rasa
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:12 WIB
Panas terik itu siang itu tidak menyurutkan puluhan anggota Sabhara untuk tetap berdiri menjaga romb...
21 mahasiswa pertukaran `Mahasiswa Merdeka` menimba ilmu di STIE Malangkuceswara
Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:47 WIB
STIE Malangkuceswara atau ABM menerima 21 dari 24 orang mahasiswa program pertukaran Mahasiswa Merde...
Dekranasda NTT gagas `Tenun Masuk Sekolah` untuk regenerasi penenun
Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:23 WIB
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Timur menggagas Program Tenun Masuk Sekol...
BEM minta Kemendikbudristek kaji ulang revisi statuta UI
Jumat, 03 Desember 2021 - 22:11 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia meminta agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaa...
InfodariAnda (IdA)