Penjara di Nigeria diserang, 575 tahanan hilang
Elshinta
Minggu, 24 Oktober 2021 - 13:26 WIB |
Penjara di Nigeria diserang, 575 tahanan hilang
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kelompok bersenjata menyerang sebuah penjara di Negara Bagian Oyo, Nigeria, pada Jumat (22/10) malam dan secara paksa membebaskan 800 tahanan, kata lembaga pemasyarakatan tersebut, Sabtu (23/10).

Penyerbuan itu merupakan serangan besar-besaran ketiga kalinya yang terjadi sepanjang tahun ini di Nigeria.

Melalui pernyataan, pihak lapas mengatakan kelompok bersenjata berat itu saling tembak dengan para petugas keamanan lapas.

Kelompok itu, kata lapas, membobol gerbang halaman penjara dengan meledakkan dinding memakai dinamit.

Sebanyak 575 tahanan, yang semuanya sedang menunggu persidangan, hilang dan 262 lainnya yang sempat kabur sudah ditangkap lagi, kata lapas.

Lembaga pemasyarakatan tersebut mengatakan bahwa penjara itu dihuni oleh hanya 65 narapidana. Napi-napi itu tidak melarikan diri.

"Sementara semua tahanan yang sedang menunggu persidangan dipaksa keluar tahanan, sel-sel yang dihuni para narapidana maupun narapidana perempuan tidak dirusak," kata lapas.

Nigeria sedang bergulat dengan masalah keamanan di seluruh wilayah negaranya yang luas, termasuk soal penculikan terhadap kalangan murid sekolah oleh kelompok-kelompok penjahat di kawasan barat laut yang meminta tebusan.

Pemberontakan oleh sebuah kelompok garis keras di wilayah timur laut juga menjadi masalah utama negara itu.

Serangan di penjara Oyo terjadi setelah serangan serupa muncul di Negara Bagian Imo pada April. Sebanyak 1.800 tahanan dibebaskan dalam penyerbuan itu.

Di Kogi pada September, 266 tahanan dibebaskan secara paksa saat penjara diserbu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pria India dari Afsel yang positif COVID belum pasti terinfeksi Omicron
Senin, 29 November 2021 - 16:44 WIB
Seorang pria India berusia 32 tahun yang tiba di Mumbai dari Afrika Selatan dan melakukan transit di...
WHO: Belum ada bukti varian Omicron lebih menular
Senin, 29 November 2021 - 15:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (28/11) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti ten...
Varian COVID-19 Omicron terdeteksi di makin banyak negara
Senin, 29 November 2021 - 13:14 WIB
Omicron pada Minggu (28/11) menyebar di seluruh dunia dan sejumlah kasus varian COVID-19 tersebut di...
Inggris, Israel akan hadang Iran membuat senjata nuklir
Senin, 29 November 2021 - 10:23 WIB
Inggris dan Israel akan `bekerja siang dan malam` dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demik...
Dua kasus COVID-19 varian Omicron ditemukan di Australia
Minggu, 28 November 2021 - 20:10 WIB
Australia melaporkan bahwa dua penumpang pesawat yang tiba dari wilayah selatan Afrika pada akhir pe...
Pakar: WHO kelompokkan Omicron dalam kategori kewaspadaan tinggi
Minggu, 28 November 2021 - 19:55 WIB
Pakar ilmu kesehatan Universitas Indonesia Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan Organisasi Keseha...
Studi: Tiongkok akan alami wabah Covid `kolosal` jika ikuti AS, Prancis
Minggu, 28 November 2021 - 19:38 WIB
Tiongkok akan menghadapi lebih dari 630.000 kasus COVID-19 per hari jika negara itu meninggalkan keb...
Pria Guatemala sembunyi di roda pesawat, tiba dengan selamat
Minggu, 28 November 2021 - 18:46 WIB
Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airl...
 11 aktor dan tim pendukung Indonesia sukses tampilkan drama teater `Electra` di Jepang
Minggu, 28 November 2021 - 18:35 WIB
Lima laki-laki bercelana pendek dan topi hitam, duduk di kursi roda sebagai pasien rumah sakit jiwa.
Anggota DPR Selandia Baru naik sepeda ke RS untuk melahirkan
Minggu, 28 November 2021 - 16:04 WIB
Anggota parlemen (DPR) Selandia Baru Julie Anne Genter pada Minggu dini hari berangkat ke rumah saki...
InfodariAnda (IdA)