Wali Kota Bandung minta santri sukseskan program vaksinasi Covid-19
Elshinta
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wali Kota Bandung minta santri sukseskan program vaksinasi Covid-19
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para santri agar lebih mencintai bangsa dan Tanah Air dengan cara mengikuti vaksinasi Covid-19. Pesan itu Yana sampaikan saat upacara Peringatan Hari Santri di Balai Kota Bandung, Jumat (22/10). 

“Mudah-mudahan peringatan ini bisa terus meningkatkan rasa nasionlisme, sehingga kebangsaan semangat terus bisa dijaga,” tutur Yana.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Siaga Jiwa raga”. Lewat peringatan ini diharapkan membentuk sikap santri Indonesia yang selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian. 

“Siaga jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegangan teguh pada akidah, nilai dan ajaran islam rahmatan lil alamin,” tutur Yana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Sabtu (23/10). 

Menurutnya, saat ini santri tidak pernah memberikan celah masukanya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatun Indonesia. 

“Siaga raga berarti badan, tubuh, tenaga dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu satri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia,” kata Yana membacakan sambutan Menteri Agama.  

“Jadi siaga jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak. Melainkan juga tazkiyatun nafs yaitu mensucikan jiwa melalui berbagai tirakat lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan,” bebernya. 

Yana menambahkan, tema tahun ini penting dan relevan di era pandemi Covid-19. Kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan. 

“Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan bangsa Indonesia,” tutur Yana.  

Masyarakat patut mengapresiasi beberapa pesantren yang berhasil mencegah, mengendalikan, dan menangani Covid-19. Hal ini bukti nyata bahwa pesantren memiliki kemampuan untuk menghadapi covid-19 di berbagai keterbatasan. 

“Modal utamanya adalah kedisiplinan dan sikap hati-hati yang selama ini diajarakan oleh para pimpinan pesantren kepada santrinya. Keteladanan juga berkontribusi untuk mendorong santri bersedia ikut divaksin,” ujar Yana.  

Perlu diketahui, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri. 

Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya resousi jihad yang berisi fatwa kewajiban demi mempertahankan kemerdekaan indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang diperingati sebagai hari pahlawan. 

Sementara itu, salah satu santri, Abdullah Nashih Ulwan merasa bangga menjadi santri. 

“Alhamdulilah meskipun pandemi ini, kita bisa berkumpul bertemu para santri,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahasiswi Salatiga juara lomba orasi unjuk rasa
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:12 WIB
Panas terik itu siang itu tidak menyurutkan puluhan anggota Sabhara untuk tetap berdiri menjaga romb...
21 mahasiswa pertukaran `Mahasiswa Merdeka` menimba ilmu di STIE Malangkuceswara
Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:47 WIB
STIE Malangkuceswara atau ABM menerima 21 dari 24 orang mahasiswa program pertukaran Mahasiswa Merde...
Dekranasda NTT gagas `Tenun Masuk Sekolah` untuk regenerasi penenun
Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:23 WIB
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Timur menggagas Program Tenun Masuk Sekol...
BEM minta Kemendikbudristek kaji ulang revisi statuta UI
Jumat, 03 Desember 2021 - 22:11 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia meminta agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaa...
Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, Perpusnas raih Predikat Terbaik II
Kamis, 02 Desember 2021 - 16:26 WIB
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI meraih penghargaan sebagai salah satu Anggota Jaringan Dokument...
 Tingkatkan kualitas, Universitas Majalengka teken MoU dengan 2 universitas di Lampung
Kamis, 02 Desember 2021 - 16:15 WIB
Universitas Majalengka Jawa Barat telah melakukan studi banding dan menandatangani MoU dengan dua Un...
 Wujudkan literasi digital, Perpusnas-STIK luncurkan website Kepustakaan Ilmu Kepolisian 
Rabu, 01 Desember 2021 - 19:56 WIB
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) R.I. dan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) berkolaborasi untuk...
Ratusan guru di Kabupaten Batu Bara dites urine
Rabu, 01 Desember 2021 - 17:10 WIB
Ratusan guru di Kabupaten Batu Bara menjalani tes urine hari ini, Rabu (1/12). Tes urin ini merupaka...
Program GIZ sarat manfaat bagi pendidikan di Batubara
Rabu, 01 Desember 2021 - 16:05 WIB
Bupati Batubara H Zahir berterima kasih kepada Pemerintah melalui Kemendikbud dan Ristek atas keperc...
Peringati Hari Guru Nasional, Wali Kota Magelang apresiasi peran guru
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:55 WIB
Upacara peringatan Hari Guru Nasional ke-27 dan HUT ke-76 PGRI di Kota Magelang menjadi momentum bag...
InfodariAnda (IdA)