AS umumkan bantuan COVID-19 ke Malaysia Rp11,3 miliar
Elshinta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 14:25 WIB |
AS umumkan bantuan COVID-19 ke Malaysia Rp11,3 miliar
Orang-orang berdatangan melewati pemindai suhu di dermaga di Malaysia, Kamis (16/9/2021), setelah Langkawi kembali membuka daerahnya untuk wisatawan lokal, di tengah pandemi virus corona (COVID-19). REUTERS/Lim Huey Teng

Elshinta.com - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan akan memberikan bantuan tambahan COVID-19 kepada Malaysia senilai 800.000 dollar AS (sekitar Rp11,3 miliar).

"Bantuan ini akan mendukung upaya Pemerintah Malaysia untuk memvaksinasi masyarakat yang sulit dijangkau dan rentan," kata Kedutaan Besar AS di Malaysia dalam pernyataannya di Kuala Lumpur, Jumat.

Bantuan tersebut akan mendukung fasilitas karantina yang aman bagi masyarakat, membantu dalam perlindungan Malaysia dari SARS-CoV-2, dan mendorong pemulihan ekonomi Malaysia.

"Bulan Sabit Merah Malaysia akan melaksanakan bantuan ini di Malaysia," katanya.

Sebelumnya, puteri kandung Sultan Kedah ke-28, Intan Safinaz Almarhum Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah, telah mengadakan pertemuan dengan Ketua Nasional Perhimpunan Bulan Sabit Merah Malaysia, Sekretaris Jenderal Bulan Sabit Merah Malaysia, dan Duta Besar AS di Malaysia Brian D. McFeeters.

McFeeters berterima kasih kepada mereka atas kerja berkelanjutan organisasi tersebut untuk mendukung upaya Malaysia melawan COVID-19.

Sementara itu, Intan Safinaz mengatakan saat ini pihaknya berlomba untuk mengatasi COVID-19 sekali dan untuk selamanya.

"Dana USAID ini sangat penting bagi pekerjaan kami untuk membantu kami melindungi orang-orang dari penyakit ini, terutama mereka yang paling rentan," katanya.

Pihaknya berusaha membantu pencapaian target terakhir vaksinasi di seluruh pelosok negeri dan menyatakan tidak ada yang aman sampai semua orang aman.

"COVID-19 tidak memandang ras, agama, suku, atau kebangsaan seseorang. Terima kasih kepada Duta Besar McFeeters dan USAID yang telah mendukung upaya Bulan Sabit Merah Malaysia," katanya.

Bantuan terbaru itu menambah sumbangan penanganan COVID-19 senilai lebih dari dua juta dolar AS (Rp28,3 miliar) untuk Malaysia sejak pandemi mulai merebak.

Pada 5 Juli, AS menyumbangkan satu juta vaksin Pfizer ke Malaysia serta antara lain pasokan medis, alat tes COVID-19, dan ambulans. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022
Selasa, 07 Desember 2021 - 10:33 WIB
Amerika Serikat tidak akan mengirim pejabat pemerintah untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin 2022 ...
Omicron dapat menimbulkan ancaman `signifikan` bagi ekonomi global
Jumat, 03 Desember 2021 - 08:45 WIB
Varian Omicron dari COVID-19 dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global dengan memperburuk masala...
AS belum berlakukan tes baru pada penumpang dari selatan Afrika
Senin, 29 November 2021 - 14:25 WIB
Petugas kesehatan Amerika Serikat belum memberlakukan persyaratan baru menyangkut penyaringan atau p...
Varian Omicron muncul, AS larang turis dari delapan negara Afrika
Sabtu, 27 November 2021 - 13:21 WIB
Amerika Serikat akan melarang masuknya pelancong dari delapan negara di Benua Afrika bagian selatan ...
AS ancam akan konfrontasi Iran di IAEA pada Desember
Jumat, 26 November 2021 - 16:11 WIB
Amerika Serikat pada Kamis (25/11) mengancam akan mengonfrontasi Iran di Badan Energi Atom Internasi...
Kombinasi varian COVID lahirkan varian tangguh di AS
Rabu, 24 November 2021 - 14:36 WIB
Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah varian COVID-19 `persisten` di Amerika Serikat yang muncu...
Otoritas Meksiko temukan ratusan migran asal 12 negara di dalam truk
Minggu, 21 November 2021 - 13:01 WIB
Otoritas Meksiko menemukan sekitar 600 migran dari 12 negara yang bersembunyi di belakang dua truk d...
Biden tunjuk mantan wali kota New Orleans pimpin proyek infrastruktur
Senin, 15 November 2021 - 09:22 WIB
Presiden Joe Biden telah menunjuk mantan Wali Kota New Orleans Mitch Landrieu untuk mengawasi rencan...
Peretas masuki sistem e-mail FBI, kirim ribuan pesan
Minggu, 14 November 2021 - 13:41 WIB
Peretas memasuki sistem surat elektronik (e-mail) Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) pad...
AS perpanjang larangan investasi di perusahaan terkait militer China
Rabu, 10 November 2021 - 07:59 WIB
Amerika Serikat akan melanjutkan larangan era Trump terhadap investasi AS di perusahaan-perusahaan C...
InfodariAnda (IdA)