Huang: pendidikan tinggi di China mulai kompetitif
Elshinta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:12 WIB |
Huang: pendidikan tinggi di China mulai kompetitif
Pintu utama Museum Nasional di objek wisata Kota Terlarang, Beijing, bersolek pada peringatan berdirinya Republik Rakyat China tanggal 1 Oktober 2018. (ANTARA/M. Irfan)

Elshinta.com - Direktur ChineseRd Indonesia, Ceacillia Huang, mengatakan pendidikan tinggi di China kini mulai kompetitif dibandingkan dengan perguruan tinggi di negara-negaa Asia Pasifik.

"Hal ini tentunya bisa menjadi alternatif bagi calon mahasiswa dari Indonesia untuk melanjutkan pendidikan," ujar Ceacillia Huang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Programme for International Student Asssassment (PISA) dalam laporannya di tahun 2018 pernah menyebutkan bahwa pencapaian kualitas pendidikan di China mengalami peningkatan yang signifikan.

Di tahun 2020, lanjut dia, Quacquarelli pemeringkat universitas yang berbasis di Inggris melansir data yang menempatkan 4 universitas di China mampu berada di Top 10 Asia untuk perguruan tinggi terbaik.

Saat ini, lanjut dia, ada sekitar 15.000 mahasiswa Indonesia yang mengambil pendidikan tinggi di China.

"Angka ini kami perkirakan akan terus tumbuh di waktu mendatang,” ungkap lembaga pendidikan bahasa mandarin yang berbasis di Shenzhen, China.

Huang menambahkan, minat mahasiswa dari Indonesia untuk mengambil pendidikan tinggi di China, tentunya harus dibekali dengan pemahaman bahasa yang baik.

Perguruan tinggi di China, selain menggunakan Bahasa Inggris, juga menggunakan Bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar perkuliahan.

"Untuk itu, calon mahasiswa dari Indonesia sebaiknya mempersiapkan diri dengan kemampuan Bahasa Mandarin yang baik, sehingga dapat mengikuti kegiatan perkuliahan dengan maksimal," kata Huang.

ChineseRd Indonesia, sebuah lembaga pendidikan Bahasa Mandarin yang berbasis di Shenzhen China, telah melakukan kerjasama dengan 10 perguruan tinggi di China, yaitu Nanjing University, Central China Normal University, South China University of Technology, East China University of Science and Technology, Xi'an Jiaotong University, Guangxi University, Guangxi Normal University, Jilin University, Northwestern Polytechnical University, serta Lanzhou University.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan kerjasama dengan perguruan tinggi di China yang masuk Top 10 besar dunia.

Dengan program ini, mahasiswa dari Indonesia dapat mengikuti perkuliahan di China secara gratis melalui program beasiswa. Kerjasama ini melibatkan beberapa perguruan tinggi terbaik di China.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengadilan Myanmar tangguhkan putusan pertama dalam sidang Suu Kyi
Rabu, 01 Desember 2021 - 10:10 WIB
Suatu pengadilan di Myanmar yang dikuasai militer pada Selasa (30/11) menangguhkan hingga 6 Desember...
Jepang konfirmasi kasus pertama COVID Omicron
Selasa, 30 November 2021 - 16:35 WIB
Pemerintah Jepang mengonfirmasi kasus pertama COVID-19 varian Omicron, demikian laporan Kantor Berit...
Seni budaya RI pukau wali kota dan warga Shizuoka di Waiwai World Fair 2021
Selasa, 30 November 2021 - 13:45 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan PPI Shizuoka berpartisipasi dalam...
Gucci isyaratkan tindakan hukum untuk film `House of Gucci`
Selasa, 30 November 2021 - 12:48 WIB
Pewaris rumah mode Gucci telah menyoroti film `House of Gucci` karya sutradara Ridley Scott dan meng...
Ajang promosi Indonesia, KBRI Tokyo ikut dalam `10th International Friendly Run`
Senin, 29 November 2021 - 19:04 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo (KBRI) Tokyo telah berpartisipasi dalam kegiatan 10th “Int...
Pria India dari Afsel yang positif COVID belum pasti terinfeksi Omicron
Senin, 29 November 2021 - 16:44 WIB
Seorang pria India berusia 32 tahun yang tiba di Mumbai dari Afrika Selatan dan melakukan transit di...
WHO: Belum ada bukti varian Omicron lebih menular
Senin, 29 November 2021 - 15:12 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (28/11) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti ten...
Varian COVID-19 Omicron terdeteksi di makin banyak negara
Senin, 29 November 2021 - 13:14 WIB
Omicron pada Minggu (28/11) menyebar di seluruh dunia dan sejumlah kasus varian COVID-19 tersebut di...
Inggris, Israel akan hadang Iran membuat senjata nuklir
Senin, 29 November 2021 - 10:23 WIB
Inggris dan Israel akan `bekerja siang dan malam` dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demik...
Dua kasus COVID-19 varian Omicron ditemukan di Australia
Minggu, 28 November 2021 - 20:10 WIB
Australia melaporkan bahwa dua penumpang pesawat yang tiba dari wilayah selatan Afrika pada akhir pe...
InfodariAnda (IdA)