Garuda Indonesia tanggapi putusan penolakan PKPU
Elshinta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 00:11 WIB |
Garuda Indonesia tanggapi putusan penolakan PKPU
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Yogyakarta. ANTARA/Ahmad Wijaya/am.

Elshinta.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menanggapi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menolak gugatan perkara tuntutan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh My Indo Airlines (MYIA) selaku kreditur.

"Selanjutnya Garuda akan tetap berfokus pada upaya restrukturisasi kewajiban usaha dan operasinya, serta menjamin operasi penerbangan untuk angkutan penumpang dan kargo berjalan normal," demikian tertulis dalam rilis Garuda Indonesia yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Seperti diketahui, My Indo Airlines memasukkan gugatan ke PN Jakarta Pusat pada Jumat, 9 Juli 2021, dengan registrasi perkara Nomor: 289/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.

MYIA mengajukan gugatan karena Garuda Indonesia menunggak pembayaran sejumlah kewajiban kepada perusahaan.

My Indo mengajukan PKPU terhadap Garuda Indonesia atas klaim kurang dari 700.539 dolar AS yang terkait dengan kesepakatan kargo 2019.

Dalam menghadapi permohonan PKPU ini, emiten berkode saham GIAA telah menunjuk kuasa hukum dari Kantor Advokat Assegaf Hamzah & Partners.

Berdasarkan salinan berkas gugatan yang diperoleh permohonan PKPU tersebut diajukan oleh Direktur Utama My Indo Airlines Mohamed Yunos bin Mohamed Ishak dan Direktur My Indo Airlines M. Ridwan.

Hubungan bisnis My Indo dengan Garuda selaku Termohon awal mulanya terjalin berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Kapasitas Kargo sejak Januari 2019.

Pemohon selaku pemberi sewa, sedangkan Termohon sebagai penyewa atas satu unit pesawat Boeing B737-300 freighter.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Yogyakarta gelar vaksinasi malam hari sasar warga rentan sosial
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:11 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Puskesmas Gedongtengen menggelar vaksinasi pada malam hari untuk ...
Kasus masih proses di pengadilan, KPMH sebut seruan Rizieq tak pantas
Minggu, 05 Desember 2021 - 18:18 WIB
Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid memberikan respon t...
Kepala BNPB: Segera bentuk posko terpadu tanggap darurat erupsi Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 15:10 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto meminta segera di...
Pasien rawat inap Wisma Atlet hari ini berkurang empat orang
Minggu, 05 Desember 2021 - 14:06 WIB
Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, pe...
Satgas Covid-19 Kota Bandung lakukan pengetatan selama PPKM Level 3 Nataru
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:26 WIB
Jelang libur panjang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota...
Pemkot Bandung siapkan langkah strategis tekan angka pengangguran
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:13 WIB
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Darto memastikan telah menyiapkan sejumlah la...
Tanah sehat untuk mencegah bencana
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:07 WIB
Pada Sabtu ini, 5 Desember 2021, komunitas ilmu tanah dunia tengah merayakan Hari Tanah Dunia (World...
Pertamina jamin ketahanan stok BBM dan elpiji pasca erupsi Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:47 WIB
PT Pertamina Parta Niaga menjamin ketahanan stok BBM dan elpiji serta memastikan penyaluran kedua je...
BPBD Lumajang: 102 korban luka akibat letusan Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat data sementara korban terdampak letusan...
10 warga belum bisa dievakuasi dari dusun yang terdampak letusan Semeru
Minggu, 05 Desember 2021 - 11:35 WIB
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa masih ada 10 warga yang belum bisa dievakua...
InfodariAnda (IdA)