Polres Kerinci temukan ladang ganja di Sungai Penuh
Elshinta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 22:23 WIB |
Polres Kerinci temukan ladang ganja di Sungai Penuh
Ilustrasi - daun ganja. ANTARA/Shutterstock/am.

Elshinta.com - Anggota Satresnarkoba Polres Kerinci menemukan ladang ganja seluas satu hektare yang berlokasi di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.

Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho, saat dihubungi di Jambi, Kamis mengatakan, anggota Satresnarkoba awalnya mendapatkan informasi dari warga, ada penemuan ladang ganja pada tanggal Rabu (20/10), sekira pukul 13.00 WIB, di KM 10 Puncak, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.

Setelah mendapat informasi tersebut, Polres Kerinci menurunkan personil untuk langsung menuju ke Lokasi yang diinfomasikan tersebut.

"Setiba dilokasi tersebut, awalnya di sana anggota polisi menemukan atau terdapat kurang lebih 100 (seratus) batang narkotika golongan 1 jenis tanaman ganja, dan 1 (satu) plastik warna hitam yang berisikan narkotika golongan 1 jenis ganja dengan berat 105 gram," kata Agung.

Kemudian dikembangkan kasusnya dan dari hasil pengembangan, sekira pukul 16.00 WIB, petugas berhasil mengamankan satu orang wanita berikut dengan barang bukti satu bungkus narkotika jenis ganja yang terjemur di pondok Ladang KM 10 puncak.

"Pada saat dilakukan penggerebekan satu orang berhasil melarikan diri, hanya satu wanita yang diamankan berinisial FY (40)," kata Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho.

Selanjutnya kata Kapolres, tersangka FY berhasil diamankan sedangkan suaminya yang melarikan diri diduga menjadi pemilik ladang ganja seluas satu Hektar tersebut.

Lanjut Kapolres, setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas juga dilakukan pengecekan di sekitar lahan dan ditemukan banyak tanaman ganja siap panen dengan ketinggian sekitar dua meter di lahan seluas satu hektar dan tersangka dan barang bukti di amankan ke Polres Kerinci untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

Untuk menuju ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas harus memerlukan perjalanan selama satu jam jalan kaki, dengan lokasi jalan tebing miring, dimana saat itu kondisi cuaca hujan dan mengakibatkan jalan licin dan dari pengakuan para pelaku, mereka ini sudah melakukan bisnis ini selama lima bulan terakhir.

Polres Kerinci kini sedang mengembangkan lagi kasus itu untuk membongkar sindikat peredaran narkoba jenis ganja yang ditanam di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LPSK ingatkan lindungi kebutuhan anak korban perkosaan di pesantren
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:42 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengingatkan berbagai kebutuhan anak-anak yang menjadi ...
Polres Magetan tangkap komplotan penipu menyamar petugas COVID-19
Kamis, 09 Desember 2021 - 06:31 WIB
Petugas Kepolisian Resor (Polres) Magetan, Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap komplotan penipu yang ...
Kasus Asabri, Pakar hukum nilai tuntutan pidana mati terhadap Heru Hidayat tidak tepat
Rabu, 08 Desember 2021 - 20:36 WIB
Guru Besar Hukum Pidana Universitas Airlangga Nur Basuki Minarno menilai tuntutan pidana hukuman mat...
Kemenpan-RB penuhi panggilan Komnas HAM soal alih status 35 PTNB
Rabu, 08 Desember 2021 - 16:09 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memenuhi panggilan K...
Polri sita Rp1,7 miliar dari saksi kasus dugaan korupsi JIP
Rabu, 08 Desember 2021 - 14:33 WIB
Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri menyita uang senilai Rp1,7 miliar dar...
KPK panggil mantan istri Zumi Zola
Rabu, 08 Desember 2021 - 14:09 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, memanggil Sherin Tharia, mantan istri Zumi Zola, bersama...
Sri Mulyani: Korupsi akan turunkan kinerja ekonomi dan demokrasi
Rabu, 08 Desember 2021 - 12:23 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berpendapat korupsi akan menurunkan kinerja ekonomi dan demokr...
KPK dalami aliran dana kasus pengurusan DID Kabupaten Tabanan
Rabu, 08 Desember 2021 - 10:47 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya aliran dana terkait kasus dugaan korupsi ...
Jaksa Agung ingatkan jaksa hati-hati gunakan kewenangan menyadap
Rabu, 08 Desember 2021 - 07:15 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengingatkan jajarannya untuk hati-hati menggunakan kewenangan mela...
 Kapolda Sumut perintahkam 306 tahanan inkrah dipindahkan 
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:48 WIB
Sebanyak 306 tahanan berstatus inkrah atau sudah berkekuatan hukum tetap yang selama ini ditahan di...
InfodariAnda (IdA)