China berupaya keras stabilkan harga batu bara
Elshinta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:47 WIB |
China berupaya keras stabilkan harga batu bara
Arsip-Kapal mengangkut batu bara untuk keperluan listrik di sepanjang Kanal Besar Beijing-Hangzhou di Kota Huai\'an, Provinsi Jiangsu, China Timur, Minggu (10/1/2021). ANTARA FOTO/Oriental Image via Reuters/rwa.

Elshinta.com - China sedang berupaya keras menstabilkan harga batu bara dan menjaga pasokan.

Harga batu bara di China terus meroket karena terjadi kesenjangan antara pasokan dan permintaan.

Sampai saat ini harga batu bara masih tidak rasional, demikian Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC), Kamis.

Sebagai sumber daya utama energi, batu bara sangat erat kaitannya dengan ekonomi nasional dan hajat hidup orang banyak sehingga harus ada kontrol harga sesuai undang-undang yang berlaku, demikian lembaga perencanaan pembangunan nasional China itu.

Regulator pasar akan meningkatkan penegakan hukum dan memberantas praktik-praktik ilegal, seperti menyebarkan informasi palsu, menaikkan harga dan menimbun persediaan batu bara.

Pemerintah akan menjamin suplai energi tetap terjaga dan harga energi tetap stabil, demikian NDRC.

Sejak akhir September tambang batu bara di China telah diizinkan beroperasi. Pada 18 Oktober, China telah memproyeksikan produksi 11,6 juta ton batu bara dalam satu tahun.

NDRC pekan lalu mengumumkan mekanisme penetapan harga yang sesuai dan berorientasi pasar untuk pembangkit listrik tenaga uap.

Kisaran harga pasar energi listrik disesuaikan dengan fluktuasi 20 persen yang menurut NDRC lebih baik daripada pagu saat ini sebesar 10 persen.

Harga jual energi listrik berbasis batu bara untuk kalangan industri tidak dibatasi oleh pagu fluktuasi 20 persen itu.

Namun NDRC menginstruksikan semua pemerintah daerah lebih memprioritaskan pasokan listrik dengan harga murah kepada masyarakatnya dan khususnya petani.

Selain dari dalam negeri, kebutuhan batu bara di China juga dicukupi oleh pasokan dari negara lain, termasuk dari Indonesia sebagai negara pengekspor terbesar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KBRI Nairobi dorong UMKM Indonesia jajaki peluang ekspor ke Afrika
Sabtu, 04 Desember 2021 - 17:10 WIB
Duta Besar RI Nairobi, Mohamad Hery Saripudin mengatakan, peluang perdagangan ke Afrika sangat terb...
China-Laos terhubung jalur kereta api 1.035 kilometer
Sabtu, 04 Desember 2021 - 08:01 WIB
China dan Laos terhubung jalur kereta api sepanjang 1.035 kilometer yang secara resmi mulai difungsi...
WHO minta Asia-Pasifik bersiap hadapi lonjakan kasus COVID
Jumat, 03 Desember 2021 - 15:24 WIB
Negara-negara Asia-Pasifik harus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan mereka dan memvaksin popul...
Singapura: Dua pelancong ke Sydney tertular Omicron transit di Changi
Selasa, 30 November 2021 - 12:14 WIB
Kementerian kesehatan Singapura mengatakan dua pelancong dari Johannesburg yang dites positif varian...
Australia tinjau pembukaan perbatasan setelah kasus Omicron ditemukan
Senin, 29 November 2021 - 14:58 WIB
Australia akan meninjau rencana untuk membuka kembali perbatasan bagi pekerja migran terampil dan pe...
Cegah varian Omicron, Australia uji penumpang pesawat
Minggu, 28 November 2021 - 11:35 WIB
New South Wales pada Minggu melakukan uji COVID-19 terhadap pendatang setelah dua pelaku perjalanan ...
Pakar China yakin vaksinasi COVID-19 mampu atasi Omicron
Sabtu, 27 November 2021 - 17:25 WIB
Pakar pernapasan terkemuka di China Prof Zhong Nanshan meyakini vaksin COVID-19 yang beredar di pasa...
Zhejiang University mendadak `lockdown`dua WNI terjebak
Kamis, 25 November 2021 - 23:41 WIB
Kampus Zhejiang University di Kota Hangzhou, China, mendadak dikenai lockdown (penguncian) pada Ka...
China protes AS atas sanksi 12 perusahaan
Kamis, 25 November 2021 - 22:41 WIB
Kementerian Perdagangan China (Mofcom) memprotes tindakan Amerika Serikat yang menjatuhkan sanksi te...
Australia tetapkan The Base dan Hizbullah sebagai organisasi teroris
Rabu, 24 November 2021 - 16:58 WIB
Pemerintah Australia pada Rabu menetapkan organisasi neo-Nazi, The Base, dan partai politik Syiah Le...
InfodariAnda (IdA)