BI NTT targetkan perluas QRIS untuk retribusi semua pasar Kota Kupang
Elshinta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:35 WIB |
BI NTT targetkan perluas QRIS untuk retribusi semua pasar Kota Kupang
Seorang pedagang di Pasar Oebobo Kota Kupang, NTT, saat menunjukkan QR Code yang digunakan dalam sistem transaksi elektronik berbasis digital melalui Qiuck Response Indonesian Standar (QRIS). (ANTARA/Kornelis Kaha)

Elshinta.com - Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan memperluas transaksi elektronik pemerintah menggunakan Quick Response Indonesian Standar (QRIS) untuk retribusi pada semua pasar tradisional di Kota Kupang.

"Perluasan transaksi pemerintah lewat kanal digital QRIS telah diimplementasikan pada retribusi di Pasar Oebobo Kota Kupang, target selanjutnya untuk semua pasar lain di Kota Kupang," kata Kepala Perwakilan BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Kamis.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan implementasi transaksi elektronik pemerintah menggunakan QRIS pada pasar tradisional di Kota Kupang.

Ariawan menjelaskan pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Kota Kupang, serta Telkom-Qren dan Perusahaan Daerah Pasar Kota Kupang dalam mengimplementasikan transaksi elektronik menggunakan QRIS di pasar tradisional.

Penggunaan QRIS telah diimplementasikan untuk retribusi di Pasar Oebobo dan selanjutnya menyasar semua pasar lain di Kota Kupang seperti Oeba, Naikoten, dan sebagainya.

BI NTT, kata dia terus mendorong perluasan penggunaan QRIS baik dari sisi supply (jumlah merchant yang menggunakan QRIS) maupun sisi demand (kesadaran masyarakat bertransaksi secara nontunai melalui QRIS).

Pihaknya mencatat hingga Juni 2021, sebanyak 37.450 merchant yang tersebar di seluruh NTT telah menggunakan QRIS sebagai alternatif transaksi.

Ariawan mengatakan untuk mendorong perluasan transaksi elektronik keuangan pemerintah, BI NTT telah membentuk 12 TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) tingkat kabupaten/kota.

Perluasan TP2DD akan terus dilakukan dengan target pembentukan pada tingkat provinsi serta 10 kabupaten lain pada akhir 2021.

Dengan penggunaan QRIS akan memberikan manfaat dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta mendorong dan mengakselerasi ekonomi keuangan digital, katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti: Perkecil kesenjangan produktivitas beras seluruh Indonesia
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:44 WIB
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Indra Setiawan menginginkan adanya kebijakan ya...
Kemenhub resmikan operasional Bus Trans Banyumas
Minggu, 05 Desember 2021 - 20:45 WIB
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Minggu, meresmikan operasi...
Survei: Ekonomi nasional membaik pengaruhi kepuasaan kinerja Jokowi
Minggu, 05 Desember 2021 - 20:24 WIB
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan naiknya kepuasan publi...
Polisi selidiki kenaikan harga Pertalite Rp50.000/liter di Jayawijaya
Minggu, 05 Desember 2021 - 17:10 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Provinsi Papua, baru menyelidiki kenaikan bahan bakar minyak (...
Wapres RI buka World Zakat Forum 2021
Minggu, 05 Desember 2021 - 16:38 WIB
Wakil Presiden K.H. Ma`ruf Amin membuka Konferensi World Zakat Forum (WZF) 2021 atau forum zakat dun...
KCIC pastikan kereta cepat dilengkapi dengan fasilitas kereta ukur
Minggu, 05 Desember 2021 - 14:36 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan dilengkap...
Kemenkominfo intensifkan komunikasi terkait manfaat presidensi G20 RI
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:56 WIB
Kemenkominfo akan terus melakukan komunikasi publik dalam negeri maupun luar negeri mengenai manfaat...
JPEN dan PGN kerjasama penuhi kebutuhan gas kawasan industri se-Jateng
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:47 WIB
Persoalan kelangkaan gas yang dikeluhkan sejumlah pengusaha di berbagai kawasan industri Jawa Tengah...
Bersinergi bangun negeri dengan ekonomi kreatif berbasis digital start up
Sabtu, 04 Desember 2021 - 17:58 WIB
Harvic Hasnul Qolbi, Wakil Menteri Pertanian mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan inspirasi bag...
UMKM pengguna QRIS capai 13 juta, lebihi target 2021
Jumat, 03 Desember 2021 - 18:23 WIB
Kepala Grup Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Retno Ponco Windarti mengatakan UM...
InfodariAnda (IdA)