Inisiator GNK Habib Syakur: Pemberantasan radikalisme gunakan pendekatan `war rules`
Elshinta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Inisiator GNK Habib Syakur: Pemberantasan radikalisme gunakan pendekatan `war rules`
Sumber foto: Rizkiyanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Mabes Polri harus mengambil langkah tegas kepada siapapun mereka yang terafiliasi dengan kelompok teroris.
Bahkan jika perlu, bagi mereka yang melakukan gerakan radikal dan terorisme bisa ditindak dengan pendekatan war rules, bukan lagi pendekatan law enforcement.

"Law enforecement itu oke untuk kaum ibu-ibu dan anak-anak, tapi kalau pada lelaki dewasa saya sarankan agar war rules saja," kata Habib Syakur seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Rizkiyanto, Rabu (20/10).

Pemilihan dua pendekatan yang bereda ini adalah bentuk kejelian pemerintah dan aparat keamanan demi menumpas terorisme di Indonesia. Bahkan ia juga sepakat ketika pemerintah sedikit mengenyampingkan persoalan hak asasi manusia (HAM) kepada kelompok tersebut.

"Pemerintah harus bisa bersikap jeli dan bijaksana, karena mereka ini monster dan bisa merusak," ujarnya.

Kemudian, Habib Syakur juga menyentil siapapun yang mencoba menarasikan untuk pembubaran Densus 88. Baginya, justru mereka yang menyuarakan isu tersebut di saat seluruh aparat berwajib menjalankan tugasnya dalam memberantas terorisme bisa dipertanyakan latar belakang narasi tersebut.

"Banyak orang-orang tokoh masyarakat, tokoh nasional yang mendengang-dengungkan supaya Densus 88 dibubarkan, ini kan muncul bersamaan dengan hastag #percumalaporpolisi. Ini ada tarik-menarik untuk menginginkan Polisi tidak eksis, padahal Polisi pengembang amanah rakyat, ini perlu dicurigai ada benang merah dengan teroris internasional," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bhayangkari dan Polrestabes Surabaya kirim bantuan untuk warga korban erupsi Semeru
Rabu, 08 Desember 2021 - 20:22 WIB
Bhayangkari dan Polrestabes Surabaya mengirimkan bantuan logistik kebutuhan pokok termasuk pampers d...
Menkominfo: Pemerintah terapkan pengetatan kegiatan Nataru
Rabu, 08 Desember 2021 - 19:58 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan penerapan aturan pengetatan aktivitas ...
BMKG : Waspada cuaca buruk sepekan ke depan wilayah Maluku
Rabu, 08 Desember 2021 - 19:21 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca bur...
Ganjar imbau warga Jawa Tengah tidak bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru
Rabu, 08 Desember 2021 - 19:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau warga Jawa Tengah tidak bepergian selama libur Natal 2...
BMKG peringatkan gelombang tinggi di Manado tiga hari ke depan
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperingatkan ancaman gelombang tinggi dan angin kenca...
Bupati-Wabup Lumajang gunakan helikopter pantau daerah Pronojiwo
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:21 WIB
Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperawati menggunakan helikopter untuk memantau...
Pemkab Tapanuli Selatan kembangkan padi lokal `Siporang`
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:09 WIB
Bibit padi `Siporang` asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, mulai ditangkarkan o...
Rupiah masih menguat didukung meredanya kekhawatiran Omicron
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:02 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup menguat, m...
Kemenkes nyatakan temuan Omicron di Bekasi tidak benar
Rabu, 08 Desember 2021 - 16:21 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengonfirmasi laporan tem...
Warga Sintang: Kunjungan Presiden pengobat duka setelah banjir
Rabu, 08 Desember 2021 - 15:45 WIB
Warga Kelurahan Ladang Kecamatan Sintang wilayah Sintang Kalimantan Barat Eman Subekti mengatakan ku...
InfodariAnda (IdA)