Wagub NTT serahkan bantuan bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Ngada
Elshinta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Wagub NTT serahkan bantuan bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Ngada
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi (JNS) melakukan melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada. Politisi partai Golkar itu  memantau ruas jalan Provinsi (Bajawa-Poma) dan selanjutnya menyerahkan Bantuan Hibah sarana dan prasarana Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu kepada kelompok tani hutan pemegang ijin pengelola kawasan hutan, Selasa (19/10).

Dalam sambutannya, putra asal Ngada itu menegaskan, sarana dan prasana yang ada, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk peningkatan ekonomi masyarakat. 

"Harus memperhatikan betul perawatan alat-alat yang diberikan, jangan sampai tidak bisa merawat dan kemudian menjadi besi tua," ungkap JNS saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan di kantor UPT. KPH Wilayah Kabupeten Ngada, seperti yang dilaporkan Kontributor Elahinta, Yos Syukur, Rabu (20/10).

Wagub NTT itu juga menegaskan terkait dukungan  Pemerintah dalam pemberian izin pengolahan lahan dan kewajiban masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan serta memanfaatkan hutan untuk kesejahteraan kelompok.

"Silahkan memanfaatkan lahan kehutanan yang ada secara maksimal untuk kehidupan kesejahteraan kelompok tanpa merusak alamnya, untuk Izin pengolahan lahan oleh kelompok tani hutan,  jangan dipersulit oleh jenjang pemerintahan terkait sesuai dengan kewenangannya," tegasnya.

"Kelompok yang menerima hibah/bantuan yang bersumber dari dana alokasi khusus  ini dapat memanfaatkan Sarana dan prasarana yang ada secara maksimal, akan mendapat bantuan lagi," kata JNS menambahkan.

Sementara itu, dalam laporan Kepala UPT KPH yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Yoseph Kabe Dhey, menyampaikan terkait dengan pemberdayaan masyarakat disekitar hutan, pembiayaan dan potensi yang terdapat dalam kawasan hutan tersebut.

"Pembangunan potensi kehutanan khususnya hasil hutan bukan kayu diarahkan pada kawasan hutan yang telah memiliki Ijin Pemanfaatan HKM atau Hutan Kemasyarakatan, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan untuk bangkit menuju sejahtera," jelasnya.

Ia memaparkan, kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ngada yang sudah mendapatkan ijin pemanfaatan HKM terdapat di 3 Kawasan Hutan yaitu Kawasan Hutan (KH) Wolobobo sebanyak 30 KTH, Kawasan hutan  Inelika sebanyak 23 KTH dan Kawasan Hutan Watusipi 13 KTH dan Keunggulan hasil hutan yang ada di masing-masing Kawasan hutan terdiri dari kopi, kemiri, bambu, jahe, lebah madu dan kayu.

Yoseph menjelaskan, Bantuan Hibah Sarana dan Sarana Usaha ekonimi Produktif, di fokuskan pada Kelompok Tani Hutan Pemegang Hutan Kemasyarakatan dengan jumlah total 24 KTH.

Dikatakannya, KTH tersebar di 2 kawasan Hutan yaitu KH Wolobobo dan KH Inelika berupa bantuan Sarana dan Prasarana Usaha Ekonomi Produktif, mesin potong rumput, motor roda tiga,mesin goreng kopi, mesin giling kopi, timbangan digital, gerobak,hansprayer, perontok jagung, tandon air, pompa air.

"Bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kehutanan Tahun 2021 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi NTT sebesar Rp.4.800.000.000 ( empat milyar delapan ratus juta rupiah) untuk 24 Paket sasaran Kelompok Tani Hutan," tutup Yoseph.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot sosialisasi e-partisipasi kepada Forum RW se-Kota Bandung
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:48 WIB
Dalam rangka memberikan layanan informasi dan kemudahan bagi masyarakat dalam menghitung partisipasi...
121 pospam terpadu didirikan saat Nataru di Sumut
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:24 WIB
Sebanyak 121 pos pengamanan (Pospam) terpadu akan didirikan di sejumlah titik di Sumatera Utara, saa...
Polisi tangkap pelaku pembuangan mayat bayi baru lahir
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:06 WIB
Evi Afrida (20), warga Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan pol...
Kasus positif Covid-19 Sukoharjo bertambah diduga dibawa pendatang
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:55 WIB
Kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah cenderung bertambah sejak awal pekan ini. Setelah...
 Dubes Ukraina kunjungi Jateng: Bercerita soal Gadjah Mada hingga Pangeran Diponegoro
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:10 WIB
Biasanya sejumlah duta besar dari negara-negara asing datang ke Jawa Tengah untuk membahas soal kerj...
 Cegah Covid-19, puluhan peserta UKW PWI Malang Raya diswab antigen
Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:59 WIB
Puluhan wartawan dari Surabaya, Blitar, Situbondo, Lumajang, dan Malang Raya yang mengikuti Uji Komp...
Mobil DFSK buatan Pabrik Cikande diekspor ke 14 negara
Sabtu, 04 Desember 2021 - 13:11 WIB
PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek (APM) DFSK di Indonesia mengumumkan bahwa pabrik ...
Pemerintah dukung langkah APBI jalankan `good mining practice`
Sabtu, 04 Desember 2021 - 11:11 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendukung langkah Asosiasi Pertambangan Batubara I...
Hampir seluruh wilayah Indonesia diguyur hujan pada Sabtu
Sabtu, 04 Desember 2021 - 10:59 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hampir seluruh wilayah Indonesia ak...
Menteri BUMN siapkan empat platform untuk dukung kreator lokal
Sabtu, 04 Desember 2021 - 10:35 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyiapkan empat platform dalam rangka menduku...
InfodariAnda (IdA)