KOI minta LADI selesaikan tanggung jawabnya dengan WADA
Elshinta
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:30 WIB |
KOI minta LADI selesaikan tanggung jawabnya dengan WADA
Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari saat memberi keterangan mengenai sanksi WADA, Jumat (8/10/2021). ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meminta Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) segera menyelesaikan tanggung jawabnya kepada Badan Anti-Doping Dunia (WADA) karena dampaknya sudah terasa, yakni tanpa bendera Merah Putih saat seremoni tim Indonesia menjadi juara Piala Thomas.

Tim Indonesia menjadi juara Piala Thomas setelah menunggu 19 tahun. Anthony Ginting dan kawan-kawan menang 3-0 atas Tim China di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10). Tidak bisa dikibarkannya Merah Putih di Piala Thomas 2021 menjadi kali pertama sanksi WADA atas LADI resmi diberlakukan.

“Saya sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia bangga dengan penampilan Tim Thomas kita, tetapi juga sekaligus sangat kecewa dan sedih karena seremoni medali dengan bendera PBSI," kata Ketua KOI (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya, Minggu malam.

"Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” sambung pria yang akrab dipanggil Okto itu.

Tim Thomas Indonesia kali terakhir menjuarai turnamen supremasi bulu tangkis beregu putra itu pada 2002. Sukses yang dibawa Jonatan Christie dan kawan-kawan ini menambah keunggulan rekor Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Piala Thomas menjadi 14 kali atau terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini digelar sejak 1949 di Preston, Inggris.

Namun, seremoni kemenangan Indonesia semalam tampak kurang sempurna dengan tidak bisa dikibarkannya Merah Putih. Alasannya, LADI masih dinyatakan tidak patuh karena gagal menerapkan Kode Anti-Doping WADA 2021.

Akibatnya, sejumlah hak-hak Indonesia di ajang olahraga internasional harus ditangguhkan. Di antaranya, tidak diperbolehkannya bendera negara berkibar di single event dan multievent internasional, tidak diizinkannya terpilih menjadi tuan rumah olahraga kelas regional, kontinental hingga dunia selama satu tahun sejak diberlakukannya sanksi tersebut, serta hak-hak eksklusif lainnya.

"Saya berharap LADI bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya sehingga dapat segera terbebas dari sanksi doping yang merugikan Indonesia di ajang Internasional,” tegas Okto.

Ada beberapa agenda multievent yang akan diikuti Indonesia pada 2022 mendatang, yaitu Asian Indoor and Martial Art Games (AIMAG) pada 10-20 Maret, SEA Games (Mei), Islamic Solidarity Games (9-18 Agustus), Asian Games (10-25 September) dan Asian Youth Games (20-28 Desember). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua atlet para-tenis meja jadi andalan Indonesia pada AYPG 2021
Kamis, 02 Desember 2021 - 13:47 WIB
Indonesia mengandalkan dua atlet yakni Faisatul Iksan dan Hilmi Azizi untuk mendulang medali pada ca...
Raducanu pukau penonton di Royal Albert Hall
Senin, 29 November 2021 - 11:23 WIB
Royal Albert Hall London memberikan panggung untuk penampilan pertama petenis remaja yang menjadi se...
Syuci Indriani gagal pertajam rekornas pada Peparnas Papua
Kamis, 11 November 2021 - 17:47 WIB
Perenang elite dari Riau Syuci Indriani belum berhasil mempertajam rekor nasional atas namanya sendi...
Jateng sementara memimpin medali para-atletik Peparnas Papua
Rabu, 10 November 2021 - 13:21 WIB
Provinsi Jawa Tengah memimpin sementara perolehan medali cabang olahraga para-atletik pada Pekan Par...
David Jacobs: Olahraga disabilitas makin populer
Selasa, 09 November 2021 - 14:11 WIB
Atlet elite tenis meja DKI Jakarta David Jacobs mengatakan olahraga disabilitas makin populer dan be...
Pemecahan rekornas renang menghiasi lomba hari kedua Peparnas Papua
Selasa, 09 November 2021 - 12:30 WIB
Sejumlah rekor nasional (rekornas) dalam cabang olahraga renang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas)...
Pelaksanaan pertandingan boccia hari pertama berjalan lancar
Senin, 08 November 2021 - 14:45 WIB
Pelaksanaan pertandingan boccia hari pertama yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih...
Upacara pembukaan Peparnas Papua tampilkan sesuatu yang berbeda
Jumat, 05 November 2021 - 09:59 WIB
Serangkaian acara bakal menghiasi upacara pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua ...
Pangdam: Sinergi semua pihak kunci sukseskan pembukaan Peparnas Papua
Rabu, 03 November 2021 - 11:30 WIB
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menegaskan kunci sukses pembukaan Pekan P...
13 atlet difabel arak obor Peparnas Papua
Selasa, 02 November 2021 - 13:47 WIB
Sebanyak 13 atlet difabel dilibatkan untuk mengikuti kirab obor Peparnas XVI Papua yang diambil dari...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI