BTNKT: 60 persen karang di kawasan konservasi Togean alami kerusakan
Elshinta
Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:47 WIB |
BTNKT: 60 persen karang di kawasan konservasi Togean alami kerusakan
Ilustrasi - Terumbu karang. ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) mengungkapkan kurang lebih 60 persen terumbu karang di kawasan konservasi Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, mengalami kerusakan.

"Rusak berat sekitar 40 persen dan rusak ringan 20 persen," kata Kepala BTNKT Bustang yang di hubungi dari Palu, Rabu.

Ia memaparkan kerusakan karang dipengaruhi dua faktor yakni transformasi lingkungan dan ulah manusia karena adanya aktivitas ilegal seperti bom ikan, bius dan kegiatan tangkap lainnya yang dilarang pemerintah. Oleh karena itu BTNKT sebagai instansi berwenang mengelola kawasan konservasi Togean memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan lingkungan.

Akibat kerusakan karang tersebut dampak ditimbulkan akan memengaruhi biota penghuni terumbu karang serta melemahkan potensi sumber daya ikan di perairan tersebut. Upaya dilakukan otoritas setempat, kata dia, dengan cara memulihkan kembali habitat terumbu karang lewat kegiatan transplantasi.

"Semakin banyak karang, maka semakin banyak pula ikan bermain di sekitarnya, begitu pun sebaliknya. Kalau seperti itu, maka potensi hasil tangkap nelayan bisa meningkat," ujar Bustang.

Transplantasi terumbu karang, tidak hanya dilakukan untuk memperbaiki habitat yang rusak, kata dia, tetapi dapat juga dimanfaatkan untuk menambah habitat buatan. Untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut, BTNKT mengajak penduduk di kepulauan tersebut terlibat menjaga kelestarian alam, termasuk ikut membantu pengawasan kegiatan ilegal fhising di perairan Teluk Tomini yang masuk dalam kawasan konservasi.

"Kami memiliki kader lingkungan dan mereka kami libatkan dalam menjaga kawasan lindung, karena mata pencaharian mereka memanfaatkan potensi alam, termasuk mengedukasi dan melatih keterampilan," ujar Bustang.

Ia mengemukakan BTNKT memiliki kawasan konservasi kurang lebih 363.150 hektare mencakup kawasan laut, pulau, hutan dan daratan dalam rangka menjaga kelangsungan ekosistem alam.

"Kawasan hutan yang menjadi kewenangan kami seluas 25 ribu hektare, dan semuanya masuk dalam hutan lindung, tidak ada lagi hutan produksi," kata Bustang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jaga kesejukan mahasiswa Papua tanam pohon
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:48 WIB
Kota Salatiga, Jawa Tengah yang terkenal sejuk karena berada di kaki Gunung Merbabu, beberapa saat t...
 Ganjar Praowo: Pemerintah pusat jangan asal beri izin penambangan
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak asal memberikan izin penambangan....
IISIA: Industri baja harus dukung pemerintah menuju nol karbon
Selasa, 30 November 2021 - 15:12 WIB
Vice Chairman Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA), Kimin Tanoto mengatakan, indus...
Masyarakat kurang perhatikan isu perubahan iklim akibat literasi rendah dan minim aksi
Selasa, 30 November 2021 - 15:06 WIB
Masih minimnya aksi nyata dan rendahnya literasi masyarakat Indonesia menjadikan isu perubahan iklim...
KLHK tegaskan peran penting generasi muda untuk pelestarian air
Senin, 29 November 2021 - 20:23 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan bahwa kerja sama semua pihak, terutama ...
DPW Partai Gelora Kalsel tanam 130.000 pohon untuk hijaukan kembali Banua
Senin, 29 November 2021 - 14:06 WIB
Isu perubahan lingkungan atau Climate Change yang menjadi program utama partai Gelora semakin masif,...
DEN dan Gubernur Jawa Tengah sepakat usung pengembangan EBT
Minggu, 28 November 2021 - 20:35 WIB
Dewan Energi Nasional (DEN) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat bersama-sama mengusung p...
DLH pastikan pengelolaan sampah WSBK Sirkuit Mandalika tuntas
Jumat, 26 November 2021 - 13:12 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat memastikan pengelolaan sam...
Rembang tanam 1000 bibit pohon lewat #AksiCintaBumi
Kamis, 25 November 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Rembang melakukan #AksiCintaBumi dengan menanam 1000 bibit pohon di kawasan GOR...
Kalsel terus berupaya pulihkan DAS
Selasa, 23 November 2021 - 20:55 WIB
Pemerintah Proviisi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan terutama di D...
InfodariAnda (IdA)