Polda Kalbar gagalkan upaya perdagangan orang ke Malaysia
Elshinta
Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:37 WIB |
Polda Kalbar gagalkan upaya perdagangan orang ke Malaysia
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggagalkan upaya perdagangan manusia dan mengamankan sebanyak 18 orang korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).

"Dalam kasus TPPO ini kami juga mengamankan satu orang tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes (Pol) Luthfie Sulistiawan di Pontianak, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, korban TPPO sebanyak 18 orang tersebut terdiri dari 13 pria dan lima wanita, dimana tiga orang di antaranya berasal dari luar Provinsi Kalbar.

"Dari tangan tersangka kami juga mengamankan uang hasil kejahatan, dan satu handphone sebagai alat bantu dalam melancarkan kejahatannya untuk menghubungi para agen luar yang ada di Malaysia," ungkapnya.

Luthfie mengatakan, bahwa modus pelaku TPPO tersebut adalah menjanjikan pekerjaan dengan gaji yang tinggi, sehingga para korbannya tergiur untuk bekerja di negara tetangga, Malaysia, meskipun secara ilegal.

"Modus operandinya kurang lebih sama dengan yang terdahulu. Mereka bujuk rayu keluarga dan para calon PMI dengan menjanjikan pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi untuk bekerja di Malaysia," tambahnya.

Dia mengimbau kepada warga agar tidak mudah tergiur dengan gaji besar dan fasilitas yang diterima selama bekerja di luar negeri. Jika hendak bekerja di luar negeri agar sesuai dengan prosedur dan jangan melalui calo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
SMA Negeri 1 Oksibil dibakar OTK
Minggu, 05 Desember 2021 - 11:47 WIB
Bangunan SMA Negeri 1 Oksibil, Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Minggu dini ...
Sindikat pencurian data pribadi digulung petugas
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:34 WIB
Unit Indag dan Siber, Direktorat Reserse Khusus Polda Jabar kembali berhasil menangkap sindikat pen...
 Produksi miras, gudang milik warga Kaliwungu digrebek Polres Kudus
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:36 WIB
Aparat Polres Kudus, Jawa Tengah menggerebek tempat pembuatan minuman keras (miras) yang berada di ...
Sepuluh kali lakukan `begal` payudara, Fendi terancam lima tahun penjara
Kamis, 02 Desember 2021 - 14:58 WIB
Fendi Indra Setyawan (31) warga Dusun Buntalan Rt 002/Rw 008, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tenga...
Polda Jateng tangkap enam penggendam lintas provinsi
Rabu, 01 Desember 2021 - 12:24 WIB
Jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Jateng berhasil membekuk enam orang anggota kawanan penipuan ...
Operasi Kancil Toba 2021 ungkap 129 kasus dan amankan 147 tersangka
Selasa, 30 November 2021 - 17:10 WIB
Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan dalam waktu 21 hari Ops Kancil T...
Curi alat berat perusahaan, cakades di Purwakarta ditangkap petugas
Senin, 29 November 2021 - 20:55 WIB
Seorang cakades saat Pilkades Purwakarta yang baru lalu, dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim...
Pembunuhan disertai mutilasi di Kedungwaringin bermotif dendam
Minggu, 28 November 2021 - 21:24 WIB
Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang...
Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Minggu, 28 November 2021 - 21:11 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk 11 anggota geng motor yang menganiaya...
Polres Sukoharjo gagalkan penjualan puluhan ekor anjing
Minggu, 28 November 2021 - 16:56 WIB
Polres Sukoharjo, Jawa Tengah berhasil menggagalkan perdagangan 51 ekor anjing ke Wilayah Sukoharjo....
InfodariAnda (IdA)