Psikolog UI: `Bonding time` bersama anak tak perlu persiapan khusus
Elshinta
Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:15 WIB |
Psikolog UI: `Bonding time` bersama anak tak perlu persiapan khusus
Ilustrasi bermain bersama anak (Pixabay)

Elshinta.com - Psikolog anak dan remaja dari Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, Psikolog.,mengatakan tak perlu persiapan khusus saat orang tua ingin membangun kedekatan secara emosional dengan memanfaatkan waktu untuk fokus pada anak-anak mereka atau bonding time.

Bonding time tidak harus perlu persiapan khusus, perlu mainan khusus. Bisa kapan saja tergantung tersedianya waktu orang tua, jadi tetap harus diusahakan waktu setiap hari paling tidak 10-15 menit,” ujar dia dalam diskusi secara daring, Minggu.

Kegiatan yang bisa dilakukan selama bonding time pun beragam, mulai dari yang biasa dilakukan sehari-hari seperti makan bersama. Saat di meja makan, anggota keluarga melepaskan sejenak aktivitas memainkan gawai mereka, dan mencoba mengobrol sekedar bertanya kegiatan hingga saling bercanda.

Aktivitas mendongeng sebelum tidur, menonton, berolahraga dan berjemur bersama juga bisa menjadi pilihan bonding time termasuk di masa pandemi COVID-19 saat ini.

“Bisa juga aktivitas mendongeng sebelum tidur, itu salah satu kegiatan yang bonding-nya dapat banget, ada interaksi, kedekatan fisik,” tutur Vera.

Khusus untuk anak yang masih usia bermain, menurut dia, cara termudah membangun bonding yakni bermain bersamanya. Cobalah duduk bersama anak lalu nikmati permainan bersamanya.

Apabila orang tua memiliki bayi, mereka bisa melakukan pijat bayi demi memberikan sentuhan fisik sembari bernyanyi. Di sisi lain, sang buah hati bisa sembari melihat ekspresi dan wajah bunda atau orang tuanya sehingga terjalin rasa hangat dan sayang pada momen itu.

Bonding time memiliki sederet manfaat khususnya bagi anak, salah satunya membuat mereka merasa diterima, disayangi, dihargai dan dihargai kehadirannya sehingga menjadi lebih percaya diri.

Vera mengatakan, adanya interaksi antara orang tua dana anak memungkinkan komunikasi jadi lebih terasah. Anak bisa belajar cara mengungkapkan pendapat dan perasaannya pada orang tua karena ada kedekatan yang terjadi dan dia merasa nyaman dengan dirinya.

“Kalau dikaitkan dengan kreativitas, ketika anak diharapkan untuk kreatif pertama dia harus merasakan keleluasaan untuk berekspresi, adanya kebebasan untuk menunjukkan siapa dirinya. Anak bisa sampai ke situ kalau dia merasa nyaman dengan dirinya, merasa dia diterima apa adanya, dihargai, disayang. Itu bisa didapatkan dari mana? Dari bonding time tadi,” demikian kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Alasan belajar harus menyenangkan
Rabu, 08 Desember 2021 - 11:23 WIB
Psikolog anak dan remaja dari PION Clinician Katarina Ira Puspita, S.Psi., M.Psi mengatakan proses b...
Siasat agar si kecil doyan sayur
Selasa, 07 Desember 2021 - 00:09 WIB
Pola hidup sehat, terutama dalam hal asupan makanan, memang harus dibiasakan sejak dini. Sebab, seti...
Picu minat ilmu pengetahuan anak lewat beberapa kiat ini
Sabtu, 04 Desember 2021 - 11:23 WIB
Perusahaan multinasional 3M membagi sejumlah kiat bagi orang tua untuk memicu minat anak akan ilmu p...
Penting, 6 perabotan rumah tangga ini wajib ada di dapur!
Selasa, 30 November 2021 - 19:23 WIB
 Kalau berbicara soal dapur, barang-barang apa saja sih yang ada dibenak Anda? Saking banyaknya per...
Lengkapi imunisasi anak demi hindari penyakit yang bisa dicegah vaksin
Senin, 29 November 2021 - 21:11 WIB
Orangtua diimbau memeriksa kelengkapan imunisasi anak dan segera melengkapinya bila ada yang terting...
Serba-serbi Hari Dongeng Nasional
Minggu, 28 November 2021 - 10:15 WIB
Tanggal 28 November diperingati sebagai Hari Dongeng Nasional, bertepatan dengan hari lahir sosok mu...
Tayangan ramah anak cara media penyiaran genapi pemenuhan hak anak
Sabtu, 27 November 2021 - 21:41 WIB
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengatakan kehadiran tayangan yang r...
Kenali kecemasan akademik pada anak dan cara mengatasinya
Senin, 22 November 2021 - 11:11 WIB
Seiring dengan meredanya kasus COVID-19, pemerintah mulai mengizinkan sejumlah sekolah menjalankan p...
Delapan aktivitas untuk liburan bersama anak di Singapura
Minggu, 21 November 2021 - 10:15 WIB
Singapura tidak hanya punya tempat wisata bagi orang dewasa, anak-anak juga dapat bergembira sekalig...
Cara atur asupan gula untuk gizi tepat bagi si buah hati
Minggu, 14 November 2021 - 20:35 WIB
Makanan dan minuman manis sudah menjadi salah satu hal yang tidak terpisahkan bagi masyarakat Indone...
InfodariAnda (IdA)