Probolinggo akan miliki UKM Mart untuk bangkitkan UMKM di masa pandemi
Elshinta
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 09:55 WIB |
Probolinggo akan miliki UKM Mart untuk bangkitkan UMKM di masa pandemi
Kegiatan kurasi produk UMKM di di RM Rahayu, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/10/2021). (ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo)

Elshinta.com - Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akan segera memiliki UKM Mart sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah di masa pandemi yang diinisiasi oleh Pengelola Sentra Kuliner dan Pusat Oleh-oleh Rahayu.

"Pembukaan UKM Mart yang kami gagas itu dilatarbelakangi supaya bisa membantu pelaku UMKM di masa pandemi COVID-19," kata Pengelola Sentra Kuliner dan Pusat Oleh-oleh Rahayu, Nur'aini di Kabupaten Probolinggo, Sabtu.

Pandemi COVID-19 yang berlangsung hampir dua tahun tidak membuat para pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo berputus asa, bahkan produk UMKM terus menggeliat seiring dengan banyaknya fasilitasi baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo maupun pihak-pihak lain yang peduli terhadap perkembangan UMKM.

"Nantinya UKM Mart akan mewadahi semua produk UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo, namun produk UMKM yang bisa masuk di UKM Mart harus memiliki kriteria yang sudah ditentukan agar bisa laku di pasaran," tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, dilakukan kegiatan kurasi produk UMKM yang dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, Kasi Perekonomian Kecamatan Sumberasih Erna Dewi Ninuk Setiawati dan Ketua Forum UKM Provinsi Jawa Timur Nico Trisno Prahoro yang sudah digelar di RM Rahayu, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/10).

"Paling tidak nanti untuk pemasarannya supaya bisa lebih banyak dan kebetulan saya orang pariwisata, sehingga bisa bersinergi dengan teman-teman UMKM karena di sektor pariwisata biasanya yang dicari itu adalah produk unggulan yang ada di daerah," katanya.

Nur’aini menjelaskan Sentra Kuliner dan Pusat Oleh-oleh Rahayu nanti akan memprioritaskan produk UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo, sehingga para pelaku UMKM diundang untuk diberikan pemahaman supaya bisa mengisi produk UMKM yang dihasilkan.

Namun sebelum mengisi UKM Mart, pihaknya terlebih dahulu mengadakan kurasi produk UMKM agar bisa memilih produk UMKM yang benar-benar sesuai dengan selera pasar.

"Produk UMKM penampilannya harus menarik dan memiliki P-IRT untuk makanan dan minuman, baru kemudian akan diuji rasanya karena kadang ada produk UMKM yang menarik tetapi rasanya tidak cocok," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengucapkan terima kasih kepada Pengelola Sentra Kuliner dan Pusat Oleh-oleh Rahayu yang mempunyai keinginan membuat tempat khusus untuk mengangkat produk UMKM Kabupaten Probolinggo.

"Nantinya tanpa pilih-pilih, semua produk UMKM diberikan kesempatan yang sama untuk mengisi di Sentra Kuliner dan Pusat Oleh-oleh Rahayu yang kemudian akan diberi nama UKM Mart, namun tentunya harus sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan," katanya.

Ia mengatakan kurasi produk UMKM itu tentunya akan memilih dan memilah produk UMKM, sehingga bagaimana sebuah produk UKM itu layak untuk ditampilkan baik dari sisi kualitas maupun perizinannya.

"Produk UMKM harus mempunya Nomor Induk Berusaha (NIB), P-IRT, perijinan, legalitas, kualitas dan kemasan produknya harus menarik," katanya.

Menurutnya keberadaan UKM Mart itu nantinya akan mengawali di Kabupaten Probolinggo maupun Jawa Timur karena sebelumnya masih belum ada pusat oleh-oleh yang memprioritaskan produk UMKM.

"Dengan adanya UKM Mart itu, saya berharap agar ke depan UMKM di Kabupaten Probolinggo bisa lebih menggeliat karena sudah mempunyai tempat khusus," tuturnya.

Ia menjelaskan hal itu sejalan dengan jargon "Endless Probolinggo" yang artinya berbicara Kabupaten Probolinggo tidak akan ada habisnya baik dari sumber daya alam, potensi wisata maupun produk UMKM yang dimiliki.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mencetak talenta digital dimulai dari sekolah
Minggu, 28 November 2021 - 09:27 WIB
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tidak hanya fokus pada pengembangan usaha mikr...
OPD diminta berikan kontribusi di sektor UMKM untuk kendalikan inflasi
Jumat, 19 November 2021 - 17:45 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mendorong para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berk...
Kisah dua pahlawan masa kini, beri kesempatan kerja ratusan orang
Rabu, 10 November 2021 - 08:59 WIB
Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November yang tahun ini kembali berlangsung di tengah pandemi COVID...
PPUMI canangkan gerakan `Sejuta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM`
Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:35 WIB
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting bagi perekonomian Indonesia. Den...
Bagi tips kepada pelaku UMKM, Bahlil: jangan minder!
Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membagikan tips ke...
UMKM gula semut Rejang Lebong juara nasional
Minggu, 17 Oktober 2021 - 22:27 WIB
Produk gula semut Sari Aren Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, keluar sebagai juara pertama...
Program Active Selling dan upaya menolong UMKM bangkit dari pandemi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:49 WIB
Kondisi ekonomi saat ini tidak bisa disamakan dengan krisis yang pernah terjadi pada satu atau dua d...
Kisah sukses UMKM warung setalah gabung platform digital
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:37 WIB
Dwi Subekti, seorang ibu dua anak yang tinggal di Jakarta Timur, pernah mengalami masa terpuruk saat...
Ekonom: Penghapusan pajak UMKM sudah tepat
Minggu, 17 Oktober 2021 - 09:01 WIB
Pengamat Ekonomi Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Sulawesi Tengah, Sofyan Bachmid menilai langkah pe...
Kota Probolinggo dorong UMKM kembangkan produk olahan mangga
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:45 WIB
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo mendorong usaha ...
InfodariAnda (IdA)