Objek wisata di Garut kembali ditutup karena Level 3 PPKM
Elshinta
Selasa, 05 Oktober 2021 - 21:10 WIB |
Objek wisata di Garut kembali ditutup karena Level 3 PPKM
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Objek wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat kembali ditutup untuk umum karena masuk Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi COVID-19.

"Kalau berdasarkan Inmendagri di Level 3 seperti itu (wisata ditutup), kita tunggu Surat Edaran Bupati," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut, Selasa (5/10).

Ia menyampaikan Kabupaten Garut sebelumnya masuk pada PPKM Level 2 yang membolehkan destinasi wisata dibuka untuk umum dengan syarat mematuhi protokol kesehatan seperti membatasi kunjungan, tidak berkerumun, dan selalu pakai masker.

Kebijakan penerapan PPKM Level 3, kata dia, merupakan keputusan pemerintah pusat, pemerintah daerah hanya mengikuti aturan tersebut seperti menutup tempat wisata untuk mencegah penularan wabah COVID-19.

"Sekarang sedang dibahas, surat edaran akan disampaikan, berdasarkan Irmendagri di Level 3 itu ketentuannya sudah jelas seperti itu," katanya.

Ia mengungkapkan alasan Garut kembali menjadi PPKM Level 3 indikatornya dinilai dari tingkat vaksinasinya, bukan lagi dari tingkat penularan wabah maupun penerapan protokol kesehatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pandemi mereda, pemerintah pacu pengembangan pariwisata berkualitas
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:34 WIB
Pemerintah terus melakukan pengembangan pariwisata berkualitas baik dari sisi produk maupun pasar se...
Sepi kunjungan wisatawan, Pulau Tidung perlu icon baru  
Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:36 WIB
`Tidak ada lagi cinta di Jembatan Cinta Pulau Tidung Kepulauan Seribu`. Kalimat ini merupakan bias d...
Pengamat: Aturan pencegahan COVID-19 di objek wisata harus dipatuhi
Rabu, 01 Desember 2021 - 18:36 WIB
Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Chusmeru mengingatkan a...
BPS: Kunjungan wisman Oktober 2021 naik 21,73 persen
Rabu, 01 Desember 2021 - 14:13 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancan...
Bangkitkan wisata Kalsel, Borneo Camping Festival dan Arak Budaya 2022 digelar   
Minggu, 28 November 2021 - 16:25 WIB
Dalam rangka menggiatkan kondisi Pariwisata pasca pandemi, di era New Normal di tingkat Nasional ser...
Pemkot luncurkan Calender of Event 2022 dongkrak pariwisata Kota Bandung
Kamis, 25 November 2021 - 10:58 WIB
Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat meluncurkan Calender of Event 2022. Sebanyak 78 acara siap digel...
Terobosan SMKN 2 Malang, siapkan hotel khusus lansia
Kamis, 25 November 2021 - 10:25 WIB
SMKN 2 Malang yang resmi memiliki hotel khusus lansia `Kadoea Senior Living` mendapat apresiasi sej...
Upaya bangkitkan pariwisata DIY lewat JITM 2021 
Rabu, 24 November 2021 - 15:14 WIB
Jogja International Travel Mart (JITM) 2021 digelar sebagai upaya untuk membangkitkan pariwisata Dae...
Wagub Sumut dan Bupati Langkat tinjau wisata Bukit Lawang dan Tangkahan
Senin, 22 November 2021 - 19:58 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah didampingi Bupati Langkat Terbit Rencana PA meninjau la...
Bali masuk ke daftar 30 situs warisan dunia UNESCO terpopuler
Minggu, 21 November 2021 - 12:45 WIB
Pulau Bali di Indonesia masuk ke dalam daftar 30 situs warisan dunia UNESCO terpopuler berdasarkan p...
InfodariAnda (IdA)