Polda Metro panggil pengelola Apartemen Sentra Timur
Elshinta
Senin, 04 Oktober 2021 - 22:59 WIB |
Polda Metro panggil pengelola Apartemen Sentra Timur
Ilustrasi prostitusi daring (ANTARA)

Elshinta.com - Penyidik Polda Metro Jaya telah melayangkan pemanggilan terhadap pengelola Apartemen Sentra Timur untuk diperiksa sebagai saksi terkait dugaan praktik prostitusi daring di dalam apartemen tersebut.

Namun bila pihak pengelola kembali mangkir dari panggilan penyidik, pihak kepolisian akan melakukan jemput paksa.

 "Belum memenuhi panggillan, kalau tidak datang ya perintah membawa," kata Kepala Unit 4 di Sub Direktorat Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) pada Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi saat dikonfirmasi, Senin.

Dedi menyebut pihak kepolisian sebelumnya sudah memeriksa sekuriti apartemen sebagai saksi setelah polisi menggerebek praktik prostitusi daring anak dibawah umur di apartemen tersebut.

"Kalau kemarin sekuriti sudah kita mintai keterangan. Sementara yang sekarang ini pihak pengelolanya satu orang dulu. Kan dari situ ketahuan siapa yang bertanggung jawab terhadap lingkungan tersebut apakah ada keterkaitan dengan mereka atau tidak," ujar Dedi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek kasus prostitusi daring di Apartemen Sentra Timur, Pulogebang, Jakarta Timur, pada Rabu (28/9) sekitar pukul 17.00 WIB.

Polisi kemudian mengamankan empat orang wanita, tiga di antaranya yang masih berstatus anak.

 Polisi juga menangkap dua muncikari yang juga masih berstatus anak di bawah umur. Kedua muncikari tersebut masih berusia 17 tahun.

Kasus ini terungkap ketika salah satu korban meninggalkan rumah tanpa izin orang tuanya pada awal September lalu. Pihak keluarga terus berupaya menghubungi korban namun tidak pernah mendapatkan balasan dari korban.

Kemudian pada 24 September lalu, orang tua korban tanpa sengaja melihat sebuah iklan prostitusi daring di media sosial yang menggunakan foto putrinya, namun baru dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 28 September.

Atas laporan tersebut, Kepolisian langsung menggerebek  apartemen tersebut dan mengamankan korban.

Atas perbuatannya, para muncikari ini akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Pasal 76I Jo Pasal 88 UU Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi ungkap kronologi awal penembakan di Tol Bintaro
Rabu, 01 Desember 2021 - 07:01 WIB
Penyidik kepolisian mengungkapkan peristiwa penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Ju...
Pemindahan Tugu Jam Thamrin ke Monas dilakukan bertahap
Rabu, 01 Desember 2021 - 06:45 WIB
Pemindahan bangunan cagar budaya, Tugu Jam Thamrin, ke kawasan Monumen Nasional (Monas) dilakukan se...
MRT mulai gali terowongan MRT Fase 2A Januari 2022
Rabu, 01 Desember 2021 - 06:15 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) memulai pengerjaan penggalian terowongan (tunneling) pada Januari 2022 un...
Polda Metro siapkan `Crowd Free Night` pada malam Natal dan Tahun Baru
Selasa, 30 November 2021 - 18:48 WIB
Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan malam bebas kerumunan (Crowd Free Night/CFN) pada malam Nat...
Polda Metro tidak lakukan penyekatan arus mudik saat Natal
Selasa, 30 November 2021 - 17:37 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan tidak melakukan penyekatan terkait arus mudik saa...
Pengamat: Tepat, penerapan PPKM Level 3 menghadapi Nataru 
Selasa, 30 November 2021 - 15:27 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Peneliti SigmaPhi Joshua Breimamana, mengatakan kebijakan Pemberlakuan Pe...
Pemkab Tengerang dukung pembentukan daerah otonom Tangerang Utara
Selasa, 30 November 2021 - 14:37 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten mendukung pembentukan daerah otonom yaitu Daerah Tangerang Ut...
Pemerintah batasi kapasitas pengunjung mal di Jakarta jadi 50 persen
Selasa, 30 November 2021 - 12:25 WIB
Pemerintah membatasi kapasitas pengunjung mal, pusat perbelanjaan, dan pusat perdagangan di DKI Jaka...
Pengemudi Mercy lawan arah di Tol JORR jadi tersangka
Selasa, 30 November 2021 - 11:40 WIB
Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menetapkan pengemudi Mercedes Benz E300 yang ...
Kapasitas tempat wisata di Jakarta dipangkas jadi 25 persen
Selasa, 30 November 2021 - 11:37 WIB
Pemerintah memangkas kapasitas pengunjung di tempat wisata umum, area publik dan taman umum di DKI J...
InfodariAnda (IdA)